Siomay Oishii merupakan industri rumah tangga berbasis ikan yang berkoordinasi dengan 12 UMKM mitra. Produksi mencapai 1.000 pcs/hari dengan jam operasional Senin–Sabtu (09:00–17:30) dan Minggu (06:00–10:00). Pemasaran masih terbatas pada WhatsApp dan promosi mulut ke mulut, padahal konsumen kini lebih banyak beralih ke e-commerce. Program pengabdian ini fokus pada dua aspek: (1) manajemen usaha (pencatatan standar, produksi, dan stok); (2) pemasaran produk (Shopee, branding, promosi digital). Tujuannya adalah memberdayakan mitra dalam transformasi digital pemasaran, meningkatkan kemampuan pencatatan keuangan sederhana, serta mengembangkan strategi branding dan desain kemasan kompetitif. Metode pelaksanaan meliputi lima tahapan: sosialisasi, pelatihan, penerapan teknologi, pendampingan dan evaluasi, serta keberlanjutan program. Hasilnya, 13 mitra UMKM telah menggunakan pencatatan digital, menerapkan SOP sehingga efisiensi produksi meningkat 20%, penjualan naik lebih dari 20%, seluruh produk menggunakan kemasan, dan tercipta 104 konten media sosial yang menaikkan followers 20%. Capaian positif meliputi pencatatan standar (85%), manajemen produksi dan stok (75%), pemanfaatan Shopee (90%), branding produk (80%), dan promosi digital (70%). Program ini berhasil mendorong transformasi digital UMKM mitra melalui manajemen usaha dan pemasaran berbasis marketplace, sehingga meningkatkan efisiensi, jangkauan pasar, dan daya saing produk.