Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PREFERENSI TERHADAP SIRUP ASAM JAWA HERBAL BERDASARKAN PENILAIAN HEDONIK Annisa Nur’Aini; Mauren Gita Miranti; Hanif Naufal Ahmi; Fitri Komala Sari; Aulia Bayu Yushila; Sri Handajani
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 5 No. 6 (2025): Nopember 2025
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sirup herbal berbahan dasar asam jawa memiliki potensi sebagai minuman fungsional yang praktis dan kaya manfaat. Produksi asam jawa di Indonesia tinggi, sementara diversifikasi produk berbasis bahan lokal masih terbatas. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi pengaruh variasi formulasi terhadap penilaian hedonik panelis terlatih pada sirup herbal asam jawa. Tiga formulasi diuji dengan perbedaan konsentrasi asam jawa dipadukan kunyit, temulawak, serai, jahe merah, jahe emprit, secang, keningar, kapulaga, gula, madu, dan garam. Penilaian dilakukan oleh 50 panelis terlatih menggunakan skala hedonik 1-4 untuk atribut warna, aroma, rasa, dan penerimaan keseluruhan. Hasil menunjukkan perbedaan signifikan pada warna dan rasa, sementara aroma relatif stabil antar formulasi. Formulasi SA02 memperoleh skor tertinggi pada keseluruhan atribut, menunjukkan keseimbangan optimal antara warna, aroma, dan rasa yang paling disukai panelis. Temuan menegaskan bahwa pengaturan proporsi bahan, khususnya asam jawa, sangat penting dalam menghasilkan sirup herbal harmonis secara sensoris. Penelitian ini memberikan panduan bagi pengembangan produk sirup herbal berbasis bahan lokal, mempertahankan citarasa tradisional sekaligus memiliki daya tarik sensori tinggi.
Developing a framework for Green Curriculum in higher culinary education Nurlaela, Luthfiyah; Sri Handajani; Mauren Gita Miranti; Annisa Nur'aini; Hanif Naufal Ahmi; Ratna Palupi Nurfatimah; Diwyacitta Antya Putri; Mohd Yusof Bin Kamaruzaman
Jurnal Cakrawala Pendidikan Vol. 45 No. 1 (2026): Cakrawala Pendidikan (February 2026)
Publisher : LPMPP Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/cp.v45i1.91077

Abstract

The accelerating global environmental crisis demands the integration of sustainability within higher culinary education. This study aims to analyze the implementation of the Green Curriculum (GC) framework at Universitas Negeri Surabaya (UNESA) and Universiti Pendidikan Sultan Idris (UPSI). Utilizing a qualitative content analysis with simple frequency quantification involving 50 participants, the findings reveal that implementation is in a transitional phase marked by three fundamental gaps. First, a significant gap exists between the high level of philosophical awareness among internal stakeholders and the lack of systemic action, despite new demands for sustainability competencies. Second, implementation is critically impeded by the university support system; infrastructure ('Facilities & Infrastructure,' f=84) was the most frequent concern, creating a 'hidden curriculum' conflict in which poor facilities (e.g., wastewater treatment) contradict pedagogical goals. Third, the framework is overwhelmingly inward-looking, rendering the community participation pillar the least emphasised (frequency <2%). This research concludes that achieving a mature GC requires a radical shift from conceptual adoption to tangible systemic alignment, prioritizing investment in critical infrastructure and the institutionalization of external partnerships for holistic operational reality.