Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Analisis Kebijakan Ekonomi Islam Umar Bin Khattab dalam Menghadapi Krisis Telaah Histori dan Implementasi di Era Modern Annisa Nur’aini; Adinda Farhania Ma’rufa; Seli Saelurrohmah Syam; Lina Marlina
Journal of Islamic Economics and Finance Vol. 3 No. 2 (2025): Mei: Journal of Islamic Economics and Finance
Publisher : STIKes Ibnu Sina Ajibarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59841/jureksi.v3i2.2627

Abstract

Umar bin Khattab's Islamic economic policy in facing the crisis based on historical review and its relevance in the modern era. As the second Caliph, Umar bin Khattab implemented economic policies based on sharia principles, such as the establishment of Baitul Mal, management of zakat, kharaj, jizyah, and ushr, and the establishment of hisbah institutions to supervise the market. This policy succeeded in creating economic stability through fair distribution of wealth and a subsidy system for the poor. In addition, Umar carried out administrative reforms by establishing a transparent fiscal system and procuring currency to support the country's economy. In the modern context, Umar's economic principles are relevant to addressing global challenges such as social inequality, poverty, and economic crisis. This study confirms that Umar bin Khattab's Islamic economic thinking can be an alternative model that is humanistic and sustainable for current economic development.
PREFERENSI TERHADAP SIRUP ASAM JAWA HERBAL BERDASARKAN PENILAIAN HEDONIK Annisa Nur’Aini; Mauren Gita Miranti; Hanif Naufal Ahmi; Fitri Komala Sari; Aulia Bayu Yushila; Sri Handajani
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 5 No. 6 (2025): Nopember 2025
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sirup herbal berbahan dasar asam jawa memiliki potensi sebagai minuman fungsional yang praktis dan kaya manfaat. Produksi asam jawa di Indonesia tinggi, sementara diversifikasi produk berbasis bahan lokal masih terbatas. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi pengaruh variasi formulasi terhadap penilaian hedonik panelis terlatih pada sirup herbal asam jawa. Tiga formulasi diuji dengan perbedaan konsentrasi asam jawa dipadukan kunyit, temulawak, serai, jahe merah, jahe emprit, secang, keningar, kapulaga, gula, madu, dan garam. Penilaian dilakukan oleh 50 panelis terlatih menggunakan skala hedonik 1-4 untuk atribut warna, aroma, rasa, dan penerimaan keseluruhan. Hasil menunjukkan perbedaan signifikan pada warna dan rasa, sementara aroma relatif stabil antar formulasi. Formulasi SA02 memperoleh skor tertinggi pada keseluruhan atribut, menunjukkan keseimbangan optimal antara warna, aroma, dan rasa yang paling disukai panelis. Temuan menegaskan bahwa pengaturan proporsi bahan, khususnya asam jawa, sangat penting dalam menghasilkan sirup herbal harmonis secara sensoris. Penelitian ini memberikan panduan bagi pengembangan produk sirup herbal berbasis bahan lokal, mempertahankan citarasa tradisional sekaligus memiliki daya tarik sensori tinggi.
Institusi Baitul Mal dalam Keuangan Islam: Optimalisasi Peran Baitul Maal wa Tamwil Mengatasi Rentenir di Tasikmalaya Eva Dwi Suciati; Risma Hermawati; Annisa Nur’aini; Azmia Siti Munasifah; Silvi Sa’adah
Jurnal Ekonomi Manajemen Dan Bisnis (JEMB) Vol. 3 No. 4 (2026): Maret
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jemb.v3i4.7191

Abstract

Penelitian ini membahas peran institusi Baitul Mal dalam sistem keuangan Islam serta optimalisasi peran Baitul Maal wa Tamwil (BMT) dalam mengatasi praktik rentenir di masyarakat, khususnya di Tasikmalaya. Permasalahan yang diangkat adalah masih banyaknya pelaku usaha mikro dan masyarakat berpenghasilan rendah yang terjerat pinjaman rentenir karena keterbatasan akses terhadap lembaga keuangan formal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsep Baitul Mal, sumber pendapatan negara dalam Islam, fungsi dan perannya dalam keuangan negara, serta implementasinya dalam meningkatkan kesejahteraan sosial masyarakat. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka (library research) melalui pengumpulan data dari buku, jurnal ilmiah, dan artikel akademik yang relevan, kemudian dianalisis menggunakan metode analisis isi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Baitul Mal memiliki peran penting dalam menghimpun, mengelola, dan mendistribusikan dana sosial seperti zakat, infak, sedekah, dan wakaf untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Selain itu, BMT dapat menjadi alternatif lembaga keuangan syariah yang membantu UMKM memperoleh pembiayaan yang lebih adil dan bebas riba sehingga mampu mengurangi ketergantungan masyarakat terhadap rentenir. Dengan optimalisasi peran Baitul Mal dan BMT, diharapkan tercipta sistem ekonomi yang lebih adil, inklusif, dan berkelanjutan bagi masyarakat.