Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Faktor-Faktor Restoratif pada Tata Ruang dan Lanskap NuArt Sculpture Park, Bandung Pratama, Krisna Eka; Sakya, Kharista Astrini
Lintas Ruang: Jurnal Pengetahuan dan Perancangan Desain Interior Vol 13, No 2 (2025): September 2025
Publisher : Institut Seni Indonesia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24821/lintas.v13i2.16170

Abstract

Ruang publik seni seperti galeri dan taman patung memiliki peran ganda, tidak hanya sebagai wadah pameran karya tetapi juga sebagai lingkungan yang dapat memengaruhi kondisi psikologis pengunjung. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana desain lingkungan di NuArt Sculpture Park, Bandung, berkontribusi dalam menciptakan pengalaman restoratif bagi pengunjung. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, data dikumpulkan melalui observasi partisipatif dan wawancara semi-terstruktur. Analisis data dilakukan secara tematik dengan kerangka konseptual utama Attention Restoration Theory (ART) yang dikembangkan oleh Rachel dan Stephen Kaplan. Teori ini mengidentifikasi empat komponen kunci lingkungan restoratif: being away (menjauh dari rutinitas), fascination (ketertarikan tanpa usaha), extent (cakupan dan koneksi), dan compatibility (kesesuaian dengan tujuan). Hasil penelitian menunjukkan bahwa NuArt Sculpture Park secara efektif mengintegrasikan keempat komponen ART. Integrasi harmonis antara patung monumental, lanskap alam yang rindang, variasi spasial, serta sirkulasi yang fleksibel menciptakan kondisi being away dan fascination. Luasnya area dan keragaman elemen menyediakan extent untuk eksplorasi, sementara desain fasilitas dan suasana yang tenang menunjukkan compatibility yang tinggi dengan kebutuhan pengunjung untuk relaksasi dan apresiasi seni. Kajian ini menyimpulkan bahwa NuArt Sculpture Park bukan hanya berfungsi sebagai destinasi wisata seni, tetapi juga sebagai oase pemulihan mental di tengah lanskap urban. Temuan ini memberikan wawasan penting bagi desainer, arsitek, dan pengelola ruang publik seni mengenai urgensi penerapan prinsip-prinsip psikologi lingkungan untuk meningkatkan kesejahteraan pengunjung.
Peningkatan Layanan di Laboratorium dengan Aplikasi POLAR (Portal Layanan Laboratorium Berbasis Mobile) Rahmawati, R; Pratama, Krisna Eka
Jurnal Pengelolaan Laboratorium Pendidikan Vol.8, No.1, Januari 2026
Publisher : UPT Laboratorium Terpadu, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jplp.8.1.13-22

Abstract

Laboratories function as essential academic support units for knowledge acquisition in the implementation of education, research, and community service; therefore, they require effective management and utilization. To enhance integrated laboratory services and management, the POLAR Application (Mobile-Based Laboratory Service Portal) was developed as an innovative solution. This application aims to improve the quality of integrated laboratory services by digitizing service data. Accessible features include the Integrated Chemical Management System (SIBAKI) and the Digitalization of Laboratory Instruments (DILab) utilizing QR Code technology. The POLAR Application is available for download via the Google Play Store and App Store and currently serves over 1,000 active users across various countries, including Indonesia, the United States, France, India, and Japan. The development process involved several stages: conceptualization and feature analysis, database and application structure design, frontend and backend coding, periodic system testing and debugging, and finally, the User Acceptance Test (UAT). This service improvement provides users with a modern, transparent system that synergizes directly with the community. Feedback results indicate that 100% of respondents are now aware of the available laboratory services. This demonstrates that the optimization process has successfully achieved efficiency, making the retrieval of information regarding laboratory services significantly faster and easier.