Rohaeti, Popon
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Mengungkap Jejak Kuasa Tersembunyi di Balik Pemberitaan Menteri Airlangga dengan Pendekatan Wacana Kritis Rohaeti, Popon; Hamdani, Agus
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 13, No 3 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/131054-019883

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis wacana media terkait peran politik Airlangga Hartarto dan relasi kekuasaan dengan Presiden Joko Widodo menjelang pemilihan Ketua Umum Partai Golkar. Latar belakang penelitian ini adalah pengaruh politik yang signifikan dari Airlangga dan perannya dalam pemerintahan Jokowi, yang menjadi sorotan media. Metode yang digunakan adalah Analisis Wacana Kritis (AWK) Norman Fairclough, yang mencakup analisis mikrostruktural, mesostruktural, dan makrostruktural. Pada level mikrostruktural, penelitian ini mengeksplorasi penggunaan kata dan citra diri Airlangga yang diperkuat oleh media. Pada level mesostruktural, analisis berfokus pada hubungan antara media dan elit politik dalam produksi berita. Sementara itu, pada level makrostruktural, penelitian menyoroti dominasi ideologi yang mempengaruhi pemberitaan, terutama dalam kaitannya dengan penguatan kekuasaan Airlangga di Golkar dan dukungan strategis dari Jokowi.Hasil penelitian menunjukkan bahwa media secara umum menggambarkan Airlangga sebagai tokoh politik sentral yang didukung Jokowi, yang bertujuan menjaga stabilitas politik. Berita juga mengindikasikan adanya bias dalam pemberitaan yang cenderung menguntungkan posisi politik Airlangga.Kata Kinci:Wacana Kritis, Norman Fairclough, Berita 
HOTS-Based Learning Versus HOTS-Based Test Instruments: A Study Analysis of Elementary School Teachers' and Students' Readiness Isrokatun, Isrokatun; Sunaengsih, Cucun; Maulana, Maulana; Syahid, Aah Ahmad; Karlina, Dety Amelia; Rohaeti, Popon
Mimbar Sekolah Dasar Vol 11, No 3 (2024)
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53400/mimbar-sd.v11i3.75404

Abstract

The research is motivated by the demands for the readiness of elementary school teachers and students to face the Merdeka Curriculum, one of which is the demand for HOTS- based learning. The implementation of HOTS-based learning requires an evaluation using HOTS- based test questions as well. The objectives are, 1) to analyze and examine the readiness of teachers in supporting the implementation of HOTS-based learning and its evaluation using HOTS-based test instruments, and 2) to analyze and examine how students' readiness to receive HOTS-based tests, especially in mathematics. This study used the survey method. The survey was conducted on 172 teachers and 154 high grade students in West Java, Indonesia. The instrument used questionnaires, for teachers distributed through Google Form, while for students using paper questionnaires that were filled in manually. Research results: 1) Elementary school teachers aren’t fully prepared to implement HOTS-based learning, there are still misconceptions of teachers' understanding of HOTS learning; 2) In Mathematics, there are still many students who aren’t ready to accept the presence of HOTS-based test questions, because they haven’t mastered basic arithmetic skills. This is the biggest obstacle for students to be able to absorb, accept, and solve HOTS-based math questions as an evaluation standard in the Merdeka Curriculum.