Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pelatihan Gosok Gigi dan Cuci Tangan sebagai Edukasi PHBS di TK Candra Kirana Kec.wonoasih Chasifah, Lailatul; Hibbatullah, Robbiah Ratna Swari; Septiani, Elviana Yustika; Susilawati, Susilawati; Ardli, Muhammad Nabat
Jurnal Medika: Medika Vol. 4 No. 4 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/8yjyht22

Abstract

Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) sejak usia dini merupakan faktor penting dalam pencegahan penyakit menular dan peningkatan kualitas hidup anak. Namun, hasil observasi di TK Candra Kirana Kecamatan Wonoasih menunjukkan rendahnya kesadaran dan keterampilan anak dalam menerapkan PHBS, terutama pada praktik menggosok gigi dan mencuci tangan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, sikap, dan keterampilan anak dalam melaksanakan PHBS melalui pelatihan berbasis Participatory Action Research (PAR). Metode pelaksanaan terdiri dari tiga tahap, yaitu persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Pada tahap persiapan dilakukan pemetaan kondisi awal anak melalui observasi dan pre-test. Tahap pelaksanaan meliputi sosialisasi, demonstrasi, dan praktik langsung teknik gosok gigi dan cuci tangan yang benar. Evaluasi dilakukan melalui post-test, observasi, dan refleksi bersama guru untuk menilai perubahan perilaku anak. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan, di mana 85% anak mampu memperagakan teknik gosok gigi yang benar dan 90% anak dapat melakukan enam langkah mencuci tangan sesuai standar WHO setelah mengikuti pelatihan. Kegiatan ini juga berdampak positif pada guru dan orang tua yang memperoleh pemahaman baru dalam mendukung pembiasaan PHBS di sekolah maupun di rumah. Dengan demikian, pelatihan ini terbukti efektif dalam membentuk perilaku hidup bersih dan sehat sejak usia dini, serta berkontribusi pada pembangunan budaya sehat yang berkelanjutan di lingkungan sekolah dan masyarakat.
Sosialisasi Peningkatan Kesadaran Orang Tua Tentang Pencegahan Pernikahan Usia Dini di Kelurahan Wonoasih Probolinggo: Sosialisasi Peningkatan Kesadaran Orang Tua Tentang Pencegahan Pernikahan Usia Dini di Kelurahan Wonoasih ProbolinggoEarly marriage remains a significant social issue in Indonesia, including in Wonoasih Village, Probolinggo City. Low parental awareness of the negative impacts of early marriage is a major contributing factor to its persistence. This community service research emp chasifah, lailatul; Moh Husnan; Mardiana; Zahroil Warda; Aisyah Bashiratul Mahiroh; M. Nabat Ardli
Amaliah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 9 No 2 (2025): Amaliah Jurnal: Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : LPPI UMN AL WASHLIYAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32696/ajpkm.v9i2.5832

Abstract

Early marriage remains a significant social issue in Indonesia, including in Wonoasih Village, Probolinggo City. Low parental awareness of the negative impacts of early marriage is a major contributing factor to its persistence. This community service research employed the Participatory Action Research (PAR) method to enhance parents’ understanding and awareness of the importance of preventing early marriage. The activities were conducted through preparation, interactive socialization, and evaluation stages using pre-test and post-test assessments. Results indicated a significant increase in parental knowledge and a positive shift in attitudes supporting the postponement of marriage until children reach maturity. Despite cultural resistance challenges, the participatory approach proved effective in empowering parents as agents of change within the community. These findings suggest the need for sustained socialization programs involving local stakeholders to effectively reduce the incidence of early marriage.