Lutfia Hapsari
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Strategi Pengembangan Ekonomi Kreatif Berbasis Talenta Generasi Emas di Era Digital Divani Akbar; Alifiana, Alifiana; Febrianti Dian Kusuma Wardani; Lutfia Hapsari; Shahibah Yuliani
Jurnal Riset Rumpun Ilmu Ekonomi Vol. 4 No. 2 (2025): Oktober: Jurnal Riset Rumpun Ilmu Ekonomi
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jurrie.v4i2.5974

Abstract

This study aims to identify the types of products or creative works produced by Indonesia’s golden generation in the context of developing a talent-based creative economy in the digital era. A talent-based economy refers to an economic model that leverages individual skills, creativity, and innovation as the main capital for generating economic value. Using a literature review approach, this research analyzes the implementation of a talent- driven creative economy, particularly how the youth especially Gen Z and millennials produce various digital outputs such as illustrations, animations, educational applications, video content, NFTs, and social media-based e-commerce products. This implementation reflects the integration of individual creativity with digital technology utilization, aligning with core 21st-century skills such as critical thinking, collaboration, communication, and digital literacy. The findings reveal that the creative economy contributes not only to cultural and artistic sectors but also to real economic sectors such as digital MSMEs, content industries, educational technology (edutech), and the broader digital economy. These insights show that with the support of digital infrastructure, technological literacy, and affirmative policies, the golden generation can foster innovation with economic value while enhancing national competitiveness amid global transformation toward Indonesia Emas 2045.
SELF-DISCLOSURE DI KALANGAN MAHASISWA FISH UNJ MELALUI APLIKASI LINE PADA FITUR PEOPLE NEARBY Lutfia Hapsari; Desy Safitri; Sujarwo Sujarwo
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 2 No. 6 (2025): Desember 2025 - Januari 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana fenomena self-disclosure terjadi di kalangan mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum (FISH) Universitas Negeri Jakarta melalui penggunaan fitur People Nearby pada aplikasi Line, serta memahami relasi sosial yang terbentuk sebagai dampak dari proses pengungkapan diri tersebut. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, penyebaran kuesioner, dan wawancara dengan populasi sebanyak 50 mahasiswa FISH UNJ yang aktif menggunakan fitur People Nearby, yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa cenderung melakukan self-disclosure secara bertahap, dimulai dari pengungkapan informasi umum hingga informasi yang lebih personal, seiring dengan meningkatnya rasa nyaman dan kepercayaan terhadap lawan bicara. Proses pengungkapan diri ini berperan penting dalam pembentukan relasi sosial, baik dalam bentuk pertemanan, relasi sosial informal, maupun hubungan yang lebih personal. Namun demikian, penelitian ini juga menemukan adanya kesadaran mahasiswa dalam membatasi informasi pribadi yang dibagikan sebagai bentuk pengelolaan privasi agar terhindar dari resiko penggunaan media daring.