Alfiantiningsih, Alfiantiningsih
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Implementasi Program Tatalaksana Gizi Buruk Agar Segera Pulih (Laksa Gurih) dalam Upaya Mencegah Stunting Alfiantiningsih, Alfiantiningsih; Syafei, Abdullah; Fitri, Yuni Pradilla
Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol 13 No 05 (2024): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat
Publisher : UIMA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33221/jikm.v13i05.3380

Abstract

Stunting merupakan gangguan pertumbuhan dan perkembangan anak yang disebabkan kekurangan gizi jangka panjang dan infeksi berulang. Di Kota Tangerang, salah satu upaya pencegahan stunting dilakukan melalui Laksa Gurih (Tatalaksana Gizi Buruk agar Segera Pulih). Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis implementasi Program Laksa Gurih dalam upaya mencegah stunting di Kelurahan Periuk Jaya Kota Tangerang. Penelitian dilakukan di Kelurahan Periuk Jaya pada bulan Desember 2023. Penelitian kualitatif ini menggunakan desain penelitian studi kasus terkait variabel input, proses dan produk. Informan dalam penelitian ini berjumlah 13 orang terdiri Informan utama, Informan kunci, dan informan pendukung. Pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Teknik pengambilan data dilakukan melalui hasil observasi program Laksa Gurih, dokumen catatan lapangan dan dokumen resmi lainnya. Instrumen penelitian ini berupa pedoman wawancara terkait evaluasi program Laksa Gurih di Kelurahan Periuk Jaya Kota Tangerang, dengan proses analisis data menggunakan content analysis. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa implementasi program Laksa Gurih di Kelurahan Periuk Jaya, Kota Tangerang telah berjalan dengan baik dalam upaya mencegah stunting. Namun terdapat beberapa komponen yang belum optimal terutama pada komponen input yaitu regulasi, sarana dan SDM; komponen proses yaitu pencatatan pelaporan berbasis elektronik melalui aplikasi Laksa Gurih serta monitoring pada saat pendampingan balita. Keberhasilan program Laksa Gurih akan terwujud jika terdapat komitmen yang kuat dari semua pihak, sehingga diperlukan penguatan peran dan komitmen tenaga kesehatan agar Laksa Gurih dapat berjalan dengan lebih baik dan komprehensif. Selain itu, perlu dilakukan pemantauan dan evaluasi secara berkala dan berkelanjutan terhadap pelaksanaan program Laksa Gurih.
Analisis Implementasi Program Tatalaksana Gizi Buruk Agar Segera Pulih (Laksa Gurih) dalam Upaya Mencegah Stunting Alfiantiningsih, Alfiantiningsih; Syafei, Abdullah; Fitri, Yuni Pradilla
Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol. 13 No. 05 (2024): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat
Publisher : UIMA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33221/jikm.v13i05.3380

Abstract

Stunting merupakan gangguan pertumbuhan dan perkembangan anak yang disebabkan kekurangan gizi jangka panjang dan infeksi berulang. Di Kota Tangerang, salah satu upaya pencegahan stunting dilakukan melalui Laksa Gurih (Tatalaksana Gizi Buruk agar Segera Pulih). Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis implementasi Program Laksa Gurih dalam upaya mencegah stunting di Kelurahan Periuk Jaya Kota Tangerang. Penelitian dilakukan di Kelurahan Periuk Jaya pada bulan Desember 2023. Penelitian kualitatif ini menggunakan desain penelitian studi kasus terkait variabel input, proses dan produk. Informan dalam penelitian ini berjumlah 13 orang terdiri Informan utama, Informan kunci, dan informan pendukung. Pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Teknik pengambilan data dilakukan melalui hasil observasi program Laksa Gurih, dokumen catatan lapangan dan dokumen resmi lainnya. Instrumen penelitian ini berupa pedoman wawancara terkait evaluasi program Laksa Gurih di Kelurahan Periuk Jaya Kota Tangerang, dengan proses analisis data menggunakan content analysis. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa implementasi program Laksa Gurih di Kelurahan Periuk Jaya, Kota Tangerang telah berjalan dengan baik dalam upaya mencegah stunting. Namun terdapat beberapa komponen yang belum optimal terutama pada komponen input yaitu regulasi, sarana dan SDM; komponen proses yaitu pencatatan pelaporan berbasis elektronik melalui aplikasi Laksa Gurih serta monitoring pada saat pendampingan balita. Keberhasilan program Laksa Gurih akan terwujud jika terdapat komitmen yang kuat dari semua pihak, sehingga diperlukan penguatan peran dan komitmen tenaga kesehatan agar Laksa Gurih dapat berjalan dengan lebih baik dan komprehensif. Selain itu, perlu dilakukan pemantauan dan evaluasi secara berkala dan berkelanjutan terhadap pelaksanaan program Laksa Gurih.