Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

TINGKAT KECUKUPAN DAN BIOAVAILABILITAS ASUPAN ZAT BESI PADA IBU HAMIL DI KOTA TANGERANG Yuni Pradilla Fitri; Dodik Briawan; Ikeu Tanziha; Siti Madanijah
Media Kesehatan Masyarakat Indonesia Vol. 12 No. 3: SEPTEMBER 2016
Publisher : Faculty of Public Health, Hasanuddin University, Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (261.388 KB) | DOI: 10.30597/mkmi.v12i3.1083

Abstract

Anemia merupakan masalah kesehatan masyarakat yang masih umum dijumpai. Sebagian besar anemia pada ibu hamil disebabkan oleh defisiensi zat besi. Penelitian ini secara umum bertujuan menganalisis kecukupan dan bioavailabilitas asupan zat besi pada ibu hamil di Kota Tangerang. Penelitian ini menggunakan desain cross-sectional. Wawancara mengenai konsumsi pangan dilakukan kepada 91 orang ibu hamil pada bulan Februari sampai Juni 2015 menggunakan food frequency questionnaire semi-kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 97,8% ibu hamil memiliki tingkat kecukupan zat besi yang berada dalam kategori kurang. Seluruh ibu hamil memiliki bioavailabilitas besi dalam kategori rendah. Terdapat hubungan signifikan antara frekuensi konsumsi nasi (p=0,000), kacang-kacangan (p=0,000), dan lauk hewani (p=0,028) dengan tingkat kecukupan zat besi ibu hamil. Frekuensi konsumsi lauk hewani (p=0,006), sayuran dan buah-buahan (p=0,004) secara signifikan berhubungan positif dengan bioavailabilitas besi ibu hamil, frekuensi konsumsi nasi (p=0,000) dan kacang-kacangan (p=0,000) secara signifikan berhubungan negatif dengan bioavailabilitas besi. Penelitian ini menunjukkan pentingnya pendidikan gizi tentang konsumsi gizi seimbang selama kehamilan dan perlunya suplementasi besi sebagai bagian dari program pencegahan anemia defisiensi besi pada ibu hamil.
PEDULI KURANG ENERGI KRONIS (KEK) REMAJA PUTRI DENGAN EDUKASI SEHAT TANPA KEK (SETAPAK) Laras Sitoayu; Renita Febriana; Rizkita Windhiyaningrum; Yolanda Krisna Dewi; Juliana Juliana; Yuni Pradilla Fitri; Maria Tambunan
J-ABDI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 2 No. 10: Maret 2023
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jabdi.v2i10.5144

Abstract

KEK merupakan salah satu masalah gizi yang sering dan masih banyak dialami oleh remaja putri. Remaja putri cenderung mudah terpengaruh oleh lingkungan sekitar sehingga memiliki gaya hidup tidak baik yang merugikan kesehatan tubuhnya. Rendahnya pengetahuan pada remaja putri menjadi penyebab mudahnya seorang remaja putri terpengaruh lingkungan sekitar. Tujuan kegiatan ini adalah memberikan edukasi terkait KEK pada remaja putri. Kegiatan ini dilakukan dengan metode penyuluhan secara online menggunakan media video kepada 23 siswi SMK Mutiara 17 Agustus. Sebagai evaluasi dilakukan pre dan post test selama kegiatan berlangsung. Hasil edukasi menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan terkait KEK sebesar 28 poin. Agar peningkatan kesehatan dan gizi remaja menjadi lebih baik, perlu dilakukan edukasi gizi menggunakan media yang menarik pada remaja putri secara komprehensif dan berkesinambungan
Pengaruh Edukasi Pencegahan Stunting dengan Media Buku Saku Digital dan Video Animasi Terhadap Tingkat Pengetahuan dan Sikap Ibu Balita di Posyandu Merah Delima, Kota Tangerang Vivien Carin; Aisya Rahma Juwandhi; Khoirul Anwar; Ardani Setyowati; Yuni Pradilla Fitri
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 4 No 1 (2024): JAMSI - Januari 2024
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.1047

Abstract

Stunting merupakan salah satu masalah gizi kompleks di Indonesia. Salah satu penyebab masalah stunting adalah kurangnya pengetahuan ibu tentang kesehatan dan gizi anak yang menyebabkan ibu melewatkan beberapa hal penting yang harus dilakukan. Penyuluhan edukasi gizi tentang stunting menjadi salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan pengetahuan dan sikap ibu-balita mengenai gizi dan stunting. Program GERAY CETING (Gebang Raya Cegah Stunting) merupakan program kelanjutan penyuluhan stunting dengan inovasi media buku saku digital, video animasi, metode ceramah dengan powerpoint, serta praktik penyajian makanan tinggi protein. Perolehan data dari kuesioner pre-test dan post-test diolah menggunakan aplikasi komputer Microsoft Excel LTSC 2021 dan IBM SPSS Statistics 27. Hasil analisis menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan ibu-balita yang signifikan dengan nilai p=0.008 (p<0.05) dan nilai rerata pre-test 5.46±1.26, serta nilai rerata post-test 5.92±1.38. Sikap ibu-balita juga mengalami peningkatan, tetapi tidak signifikan dengan nilai p=0.07 (p>0.05) dan nilai rerata pre-test 25.61±2.10, serta rerata post-test 25.84±1.14. Program penyuluhan edukasi gizi tentang stunting dengan menggunakan media buku saku digital, video animasi, dan metode ceramah dengan powerpoint terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan ibu-balita.
Edukasi Melalui Video Meningkatkan Pengetahuan Ibu Hamil Tentang ASI Eksklusif Salsabila Ramadhani; Laras Sitoayu; Yuni Pradilla Fitri; Yuni Ismawati; Putri Ronitawati
JURNAL RISET GIZI Vol 12, No 1 (2024): Mei 2024
Publisher : Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/jrg.v12i1.11257

Abstract

Latar Belakang: ASI eksklusif merupakan salah satu program yang sedang gencar digalakkan oleh bidang kesehatan untuk menurunkan angka morbiditas dan mortalitas pada anak. Di Puskesmas Kedaung Wetan cakupan bayi usia 0 – 6 bulan yang memperoleh ASI eksklusif yaitu 22,1%, angka ini masih di bawah indikator capaian target yaitu 50%. Salah satu penyebabnya yaitu kurangnya pengetahuan tentang pentingnya pemberian ASI eksklusif.Tujuan: Untuk mengetahui pengaruh media edukasi video terhadap pengetahuan ibu hamil tentang ASI eksklusif di wilayah kerja Puskesmas Kedaung Wetan Kota Tangerang.Metode: Penelitian pre-experimental dengan rancangan one-group pretest-posttest without control group. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Desember 2022. Subjek pada penelitian ini yaitu ibu hamil sebanyak 40 orang menggunakan teknik purposive sampling. Analisis data dilakukan dengan uji Wilcoxon.Hasil: Hasil dari 40 responden didapatkan bahwa 29 orang (72,5%) berumur 26 – 35 tahun, 39 orang (97,5%) sebagai ibu rumah tangga, 24 orang (60%) berpendidikan terakhir SD. Berdasarkan hasil uji Wilcoxon, didapatkan bahwa nilai p-value yaitu 0.0001 atau p 0.05 yaitu terdapat pengaruh pemberian media edukasi video terhadap peningkatan pengetahuan ibu hamil tentang ASI Eksklusif di Wilayah Kerja Puskesmas Kedaung Wetan.Kesimpulan:  Edukasi menggunakan video tentang ASI eksklusif efektif meningkatkan pengetahuan ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Kedaung Wetan Kota Tangerang
KASIH IBU (Edukasi Mengenai ASI Eksklusif dan MP-ASI Pada Ibu) At Posyandu Kenanga 1, Cipadu Village, Larangan District, Tangerang City : Program KASIH IBU (Edukasi Mengenai ASI Eksklusif dan MP-ASI Pada Ibu) Di Posyandu Kenanga 1, Kelurahan Cipadu, Kecamatan Larangan, Kota Tangerang Anwar, Khoirul; Nanda, Elza; Permana, Juwita Cahaya; Sulistyaningsih, Lilis; Fitri, Yuni Pradilla; Maskar, Dadi H
Jurnal Pengabdian Masyarakat: Svasta Harena Vol. 3 No. 1 (2023): Agustus 2023
Publisher : Poltekkes Kemenkes Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33860/jpmsh.v3i1.1876

Abstract

Wasting is one of the malnutrition that occurs in children and is a nutritional problem that is currently still occurring in Indonesia with the prevalence of wasting in Indonesia in 2021 namely 7.1% while in Tangerang City it is 5.9% in 2021. The purpose of the implementation of this program is to increase the knowledge of pregnant and lactating mothers at Posyandu Kenanga 1, Cipadu Village, Larangan District, Tangerang City regarding exclusive breastfeeding and complementary feeding. The method used in the implementation of this program is counseling and cooking demonstrations using leaflet as a media through 3 stages, namely the stages of preparation, implementation, and evaluation. Based on the implementation of the "KASIH IBU", it was found that there was an increase in knowledge of the respondents which was indicated by a P-value of 0.001 obtained through pre-test and post-test data. Based on the programs that have been carried out, it shows that there is an increase in knowledge of the respondents and respondents like the menu of the RUAS TOL which is demonstrated and respondents think that this program is well implemented, so that educational programs like this are important to do in order to increase knowledge in the community.
Faktor Risiko Lingkungan yang Berhubungan dengan Stunting pada Balita di Kelurahan Periuk Jaya Kota Tangerang Handoyo, Eko; Joko, Tri; Nurjazuli, Nurjazuli; Fitri, Yuni Pradilla
Muhammadiyah Journal of Nutrition and Food Science (MJNF) Vol 5, No 1 (2024): Muhammadiyah Journal of Nutrition and Food Science (MJNF)
Publisher : Faculty of Medicine and Health Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/mjnf.5.1.29-40

Abstract

Latar Belakang: Stunting adalah gangguan pertumbuhan dan perkembangan anak akibat kekurangan gizi kronis dan infeksi berulang, yang ditandai dengan panjang atau tinggi badannya berada di bawah standar yang ditetapkan oleh menteri yang menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang kesehatan. Indonesia termasuk ke dalam negara ketiga dengan prevalensi tertinggi di regional Asia Tenggara. Hasil Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) tahun 2018 menunjukkan prevalensi stunting pada balita di Indonesia sebesar 30,8%. Tahun 2022, melalui Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) angka stunting pada balita di Indonesia mengalami penurunan menjadi 21,6%. Tujuan: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor risiko lingkungan yang berhungungan dengan kejadian stunting. Metode: Penelitian ini menggunakan desain penelitian observasional cross-sectional. Penelitian dilaksanakan pada bulan Juli hingga Agustus 2023 di Kota Tangerang, Banten, Indonesia. Dari 1066 balita di Kelurahan Periuk Jaya, 42 balita dipilih secara acak sebagai sampel penelitian. Selanjutnya riwayat kesehatan balita, wawancara ibu, kondisi lingkungan rumah tangga, dan deteksi kualitas E. Coli dan coliform dalam air minum dilakukan dan dicatat. Uji chi-square digunakan untuk menganalisis hubungan antara stunting dengan variabel lingkungan. Hasil: Mencuci tangan memakai sabun (p=0,003) dan mencuci tangan setelah BAB (p=0,026; PR=11,00; 95%CI: 1,294–93,474) berhubungan signifikan dengan stunting. Tidak terdapat hubungan antara kandungan E. Coli (p=0,532; PR=1,667; 95%CI: 0,202–13,784), kandungan Coliform (p=0.558) pada air minum, sarana konsumsi air minum (p=0,293), mengolah air sebelum minum (p=1,000), penyimpanan air minum (p=0,095), kepemilikan jamban (p=1,000), sarana pembuangan air limbah (p=0,341; PR=3,167; 95%CI: 0,422–23,754), dengan kejadian stunting di Kelurahan Periuk Jaya. Simpulan: Meningkatkan promosi kesehatan dan mengawasi program air, sanitasi dan hygiene penting dilakukan untuk menurunkan prevalensi stunting pada balita.
Edukasi Melalui Video Meningkatkan Pengetahuan Ibu Hamil Tentang ASI Eksklusif Ramadhani, Salsabila; Sitoayu, Laras; Fitri, Yuni Pradilla; Ismawati, Yuni; Ronitawati, Putri
JURNAL RISET GIZI Vol 12, No 1 (2024): Mei 2024
Publisher : Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/jrg.v12i1.11257

Abstract

Latar Belakang: ASI eksklusif merupakan salah satu program yang sedang gencar digalakkan oleh bidang kesehatan untuk menurunkan angka morbiditas dan mortalitas pada anak. Di Puskesmas Kedaung Wetan cakupan bayi usia 0 – 6 bulan yang memperoleh ASI eksklusif yaitu 22,1%, angka ini masih di bawah indikator capaian target yaitu 50%. Salah satu penyebabnya yaitu kurangnya pengetahuan tentang pentingnya pemberian ASI eksklusif.Tujuan: Untuk mengetahui pengaruh media edukasi video terhadap pengetahuan ibu hamil tentang ASI eksklusif di wilayah kerja Puskesmas Kedaung Wetan Kota Tangerang.Metode: Penelitian pre-experimental dengan rancangan one-group pretest-posttest without control group. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Desember 2022. Subjek pada penelitian ini yaitu ibu hamil sebanyak 40 orang menggunakan teknik purposive sampling. Analisis data dilakukan dengan uji Wilcoxon.Hasil: Hasil dari 40 responden didapatkan bahwa 29 orang (72,5%) berumur 26 – 35 tahun, 39 orang (97,5%) sebagai ibu rumah tangga, 24 orang (60%) berpendidikan terakhir SD. Berdasarkan hasil uji Wilcoxon, didapatkan bahwa nilai p-value yaitu 0.0001 atau p 0.05 yaitu terdapat pengaruh pemberian media edukasi video terhadap peningkatan pengetahuan ibu hamil tentang ASI Eksklusif di Wilayah Kerja Puskesmas Kedaung Wetan.Kesimpulan:  Edukasi menggunakan video tentang ASI eksklusif efektif meningkatkan pengetahuan ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Kedaung Wetan Kota Tangerang
Hubungan Pengetahuan PMBA dengan Kejadian Stunting di Desa Langensari UPT Puskesmas DTP Saketi Silfianti, Silfianti; Nuzrina, Rachmanida; Sitoayu, Laras; Fitri, Yuni Pradilla
Jurnal Nutrire Diaita (Ilmu Gizi) Vol 16, No 2 (2024): NUTRIRE DIAITA
Publisher : Lembaga Penerbitan Unversitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47007/nut.v16i2.6443

Abstract

Stunting merupakan kondisi gagal tumbuh pada anak balita akibat dari kekurangan gizi kronis sehingga anak menjadi terlalu pendek untuk usianya. Kurangnya pengetahuan dan informasi selama masa PMBA merupakan salah satu penyebab tidak  tercukupinya kebutuhan anak, yang dapat berpengaruh pada status gizi anak. hasil SSGI 2021 prevalensi balita stunted di Provinsi Banten sebesar 24,5% dan salah satu penyumbang tertinggi berasal dari Kabupaten Pandeglang sebesar 37,8%. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan PMBA dengan kejadian stunting di desa Langensari UPT Puskesmas DTP Saketi. Metode pada penelitian ini yaitu kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Jenis data yang diambil adalah data primer dan data sekunder. Kuesioner berisi tentang data karakteristik responden (umur, jenis kelamin, nama anak, nama ibu, TB, BB) dan bagaimana pemberian makan balita dan anak yang berjumlah 12 soal dengan dua pilihan jawaban yaitu benar dan salah. Analisis data menggunakan uji statistik chi-square. Hasil : terdapat hubungan hubungan yang signifikan antara pengetahuan PMBA Ibu dengan kejadian stunting pada balita di Posyandu X Desa Langensari Wilayah Kerja UPT Puskesmas DTP Saketi Pandeglang dengan hasil p-value= 0,001 (p<0,05). Kata Kunci: Stunting, SSGI, PMBA 
Edukasi Melalui Video Meningkatkan Pengetahuan Ibu Hamil Tentang ASI Eksklusif Ramadhani, Salsabila; Sitoayu, Laras; Fitri, Yuni Pradilla; Ismawati, Yuni; Ronitawati, Putri
JURNAL RISET GIZI Vol 12, No 1 (2024): Mei 2024
Publisher : Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/jrg.v12i1.11257

Abstract

Latar Belakang: ASI eksklusif merupakan salah satu program yang sedang gencar digalakkan oleh bidang kesehatan untuk menurunkan angka morbiditas dan mortalitas pada anak. Di Puskesmas Kedaung Wetan cakupan bayi usia 0 – 6 bulan yang memperoleh ASI eksklusif yaitu 22,1%, angka ini masih di bawah indikator capaian target yaitu 50%. Salah satu penyebabnya yaitu kurangnya pengetahuan tentang pentingnya pemberian ASI eksklusif.Tujuan: Untuk mengetahui pengaruh media edukasi video terhadap pengetahuan ibu hamil tentang ASI eksklusif di wilayah kerja Puskesmas Kedaung Wetan Kota Tangerang.Metode: Penelitian pre-experimental dengan rancangan one-group pretest-posttest without control group. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Desember 2022. Subjek pada penelitian ini yaitu ibu hamil sebanyak 40 orang menggunakan teknik purposive sampling. Analisis data dilakukan dengan uji Wilcoxon.Hasil: Hasil dari 40 responden didapatkan bahwa 29 orang (72,5%) berumur 26 – 35 tahun, 39 orang (97,5%) sebagai ibu rumah tangga, 24 orang (60%) berpendidikan terakhir SD. Berdasarkan hasil uji Wilcoxon, didapatkan bahwa nilai p-value yaitu 0.0001 atau p 0.05 yaitu terdapat pengaruh pemberian media edukasi video terhadap peningkatan pengetahuan ibu hamil tentang ASI Eksklusif di Wilayah Kerja Puskesmas Kedaung Wetan.Kesimpulan:  Edukasi menggunakan video tentang ASI eksklusif efektif meningkatkan pengetahuan ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Kedaung Wetan Kota Tangerang
Pelatihan Aksi Bergizi Dapat Meningkatkan Pengetahuan Kader Remaja Dalam Upaya Pencegahan Anemia di Kota Tangerang Fitri, Yuni Pradilla; Gifari, Nazhif; Sa'pang, Mertien; Nuzrina, Rachmanida; Ronitawati, Putri; Tambunan, Maria; Rakhmawati, Yenny Dewi; Arofah, Sari Nur; Anggraeni, Dini
Jurnal Sains Kesehatan Vol 32, No 2 (2025)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Tri Mandiri Sakti Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37638/jsk.32.2.278-284

Abstract

Anemia masih merupakan masalah kesehatan global dengan prevalensi sebesar 30,7% pada wanita usia 15–49 di tahun 2023. Remaja putri merupakan kelompok yang rentan mengalami anemia. Upaya penanggulangan anemia pada remaja puteri saat ini dilakukan melalui Aksi Bergizi. Pelatihan Aksi Bergizi bagi kader remaja diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan dan mencegah anemia bagi dirinya dan teman sebayanya di sekolah, yang pada akhirnya dapat menurunkan angka anemia pada remaja putri. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pelatihan Aksi Bergizi terhadap pengetahuan kader remaja dalam upaya pencegahan anemia di Kota Tangerang. Metode penelitian ini menggunakan desain pra eksperimen dengan rancangan one group pretest-postest. Peserta pelatihan berjumlah 40 orang yang dipilih secara purposive. Pengetahuan diukur menggunakan kuesioner. Perbedaan pengetahuan peserta sebelum dan setelah pelatihan dianalisis menggunakan uji Wilcoxon. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya peningkatan persentase peserta yang memiliki pengetahuan dengan kategori baik serta terdapat perbedaan pengetahuan kader remaja sebelum dan setelah mendapatkan pelatihan Aksi Bergizi (p=0.000). Hal ini menunjukkan bahwa pelatihan Aksi Bergizi dapat meningkatkan pengetahuan kader remaja dalam upaya pencegahan anemia di Kota Tangerang. Pelatihan Aksi Bergizi yang dilakukan secara luas serta monitoring dan evaluasi secara berkala diharapkan dapat mendukung upaya pencegahan dan penanggulangan anemia pada remaja puteri di sekolah.Kata Kunci: aksi bergizi, anemia, kader remaja, pengetahuan, remaja putri