Pasaribu Habeahan, Rosdiana Oktaviani
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Faktor Pengetahuan dan Sarana Prasarana terhadap Pelayanan Kesehatan Jiwa Promotif di Puskesmas Kabupaten X: The Influence of Knowledge Factors and Infrastructure on Promotive Mental Health Services at the Health Centers in X Regency Pasaribu Habeahan, Rosdiana Oktaviani; Zahroh Shaluhiyah; Dwi Sutiningsih
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 7 No. 1 (2024): January 2024
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v7i1.4332

Abstract

Latar belakang: Pelayanan kesehatan jiwa di seluruh dunia masih dirasakan belum menjangkau seluruh lapisan masyarkat yang memerlukan. Demikian pula pelayanan kesehatan jiwa di Indonesia, masih memerlukan peningkatan yang signifikan, dengan tingkat cakupan saat ini hanya 58,9%. Provinsi Jawa Barat menghadapi masalah serupa dengan tingkat cakupan yang rendah hanya sebesar 37,6%. Selama empat tahun terakhir sejak tahun 2019 hingga 2022, Kabupaten X mencatat tingkat cakupan rata-rata sebesar 54,38% untuk layanan kesehatan jiwa sehingga masih belum memenuhi target pelayanan 100%. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh faktor pengetahuan (X1) dan sarana prasarana (X2) terhadap pelayanan kesehatan mental promotif (Y) di Puskesmas Kabupaten X. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain cross-sectional, Objek penelitian ini, yaitu seluruh tenaga kesehatan pemegang program kesehatan jiwa di seluruh Puskesmas Kabupaten X (62 Puskesmas) dengan total responden sebanyak 68 orang tenaga kesehatan. Analisis statistik menggunakan software SmartPLS 3. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan mempengaruhi pelayanan kesehatan jiwa promotif (p-value: 0,048 < 0,05) dan ketersediaan sarana prasarana tidak mempengaruhi pelayanan kesehatan jiwa promotif di Puskesmas Kabupaten X (p-value: 0,065 > 0,05). Kesimpulan: Berdasarkan hasil temuan penelitian ini diperoleh hasil bahwa faktor pengetahuan mempengaruhi pelayanan kesehatan jiwa promotif di Puskesmas Kabupaten X dan faktor sarana prasarana tidak mempengaruhi pelayanan kesehatan jiwa di Puskesmas Kabupaten X. Diperlukan peningkatan pengetahuan tenaga kesehatan yang menjadi penanggung jawab pelayanan kesehatan jiwa di Puskesmas Kabupaten X seperti memperbanyak pelatihan khususnya terkait pelayanan promotif.
Pelayanan Kesehatan Jiwa dan Faktor yang Mempengaruhinya di Pusat Kesehatan Masyarakat : Literature Review: Mental Health Services and Factors Affecting Them in Public Health Centers : Literature Review Pasaribu Habeahan, Rosdiana Oktaviani; Zahroh Shaluhiyah; Dwi Sutiningsih
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 6 No. 6 (2023): June 2023
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v6i6.3507

Abstract

Latar Belakang: Masalah kesehatan jiwa merupakan masalah yang banyak terjadi di seluruh dunia, berdasarkan data WHO (2017) diperkirakan jumlah penyandang gangguan jiwa mencapai 450 juta jiwa. Secara global masalah gangguan jiwa berkontribusi terhadap tahun hilang akibat kesakitan atau kecacatan dengan persentase (14,4%). Menurut WHO lebih dari (70%) diseluruh dunia mengalami kekurangan tenaga kesehatan jiwa, dan kekurangan anggaran untuk mengatasi permasalah kesehatan jiwa, sehingga masih banyak masyarakat dengan gangguan jiwa yang tidak mendapatkan pelayanan kesehatan jiwa secara optimal. Tujuan: Untuk mengkaji faktor-faktor apakah yang mempengaruhi pelayanan kesehatan jiwa di pusat kesehatan masyarakat. Metode: Metode literature riview dengan melakukan kajian artikel-artikel berbahasa Indonesia dan Inggris yang tersedia pada database online, diantaranya Science Direct, Springer Link, Pub Med Central, dan Google Scholar. Database yang menjadi sumber ditelusuri dengan menggunakan beberapa kata kunci yang telah ditentukan sesuai tujuan, kriteria inklusi dan eksklusi. Hasil: Terdapat delapan (8) artikel yang memenuhi tujuan dan kriteria yang telah ditetapkan. Sebagian besar penelitian memaparkan bahwa pelayanan kesehatan jiwa di beberapa pusat kesehatan masyarakat masih belum optimal dan terdapat beberapa hambatan dalam proses dan/atau kegiatan pemberian pelayanan kesehatan jiwa untuk masyarakat. Adapun beberapa faktor yang dapat mempengaruhi pelayanan kesehatan jiwa terhadap masyarakat. Kesimpulan: Faktor-faktor yang dapat mempengaruhi pelayanan kesehatan jiwa di pusat kesehatan masyarakat, diantaranya yaitu kurangnya sumber daya kesehatan yang memadai, anggaran kesehatan jiwa yang kurang, sarana prasaran pendukung pelayanan kesehatan jiwa yang kurang, kurangnya dukungan dari pemangku kebijakan, dan kurangnya advokasi.