Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pemanfaatan Limbah Bonggol Jagung Sebagai Media Tumbuh Jamur Janggel di Desa Wonocolo Anggara, Oktavianus Cahya; Al Irvan, Setyo Wahono; Permatasari, Lia; Saputra, Ricki Yoga
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 6 No. 4 (2025): Edisi Oktober - Desember
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Limbah bonggol jagung yang melimpah di desa masih belum dimanfaatkan secara optimal, sehingga berpotensi menimbulkan masalah lingkungan serta kehilangan peluang ekonomi bagi masyarakat setempat. Pentingnya pengelolaan limbah ini sebagai sumber daya lokal menjadi fokus utama dalam pengabdian kepada masyarakat, guna meningkatkan kesadaran dan keterampilan masyarakat dalam pengolahan limbah menjadi produk bernilai. Tujuan kegiatan ini adalah memanfaatkan limbah bonggol jagung sebagai media tumbuh jamur janggel yang mampu meningkatkan pendapatan dan keberlanjutan lingkungan. Mitra utama kegiatan adalah kelompok tani dan warga desa yang aktif terlibat dalam sosialisasi dan pelatihan langsung untuk pembuatan media jamur janggel. Metode yang digunakan meliputi observasi awal, koordinasi, demonstrasi, dan praktek langsung pembuatan media. Hasil menunjukkan bahwa masyarakat mampu membuat media tumbuh jamur janggel dari limbah bonggol jagung secara mandiri dan menunjukkan antusiasme tinggi dalam pengembangan usaha ini. Temuan ini menunjukkan bahwa pengelolaan limbah berbasis sumber daya lokal dapat memberikan manfaat ekonomi dan mendukung keberlanjutan lingkungan. Hasil pengabdian ini penting karena memberikan solusi inovatif, serta meningkatkan wawasan dan keterampilan masyarakat untuk menerapkan pengelolaan limbah secara berkelanjutan.
Penerapan Teknik Vertikultur Berbahan Bambu sebagai Upaya Adaptasi Tanaman Obat Keluarga (TOGA) Terhadap Banjir di Desa Ngablak Al Irvan, Setyo Wahono; Farahdiansari, Ardana Putri; Anam, Ahmad Qoirul; Prayitno, Muhammad Edi
Abdimas Universal Vol. 8 No. 1 (2026): April
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Balikpapan (LPPM UNIBA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/abdimasuniversal.v8i1.2757

Abstract

Ngablak Village in Dander Subdistrict, Bojonegoro Regency, is a flood-prone area due to the annual overflow of the Bengawan Solo River. This condition hinders the community, especially traditional herbal medicine artisans, in cultivating Family Medicinal Plants (TOGA) as the main raw material. Through a community service program, the PPK Ormawa UKM P2J team from Universitas Bojonegoro introduced an agricultural innovation using a bamboo-based verticulture system as an environmentally friendly and flood-adaptive solution. The activities included site surveys, coordination with village officials, socialization, training, hands-on practice in planting TOGA, as well as monitoring and evaluation. The results show that verticulture not only reduces the risk of crop damage caused by flooding but also utilizes the abundant local bamboo resources that are often underutilized. Participants gained practical skills in constructing, maintaining, and applying verticulture media, enabling them to implement it independently. This program provides Ngablak villagers, particularly herbal medicine artisans, with an alternative solution to ensure sustainable raw material availability. In conclusion, bamboo-based verticulture can enhance community self-reliance, strengthen traditional herbal enterprises, and support local economic resilience in flood-prone areas.