Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pemberdayaan Masyarakat Pesisir Dalam Kajian Participation Action Research  Di Desa Beras Basah Rahmadani, Suci; Herlina, Sri; Asmayani, Asmayani; Angriani, Weny Lovia; Lubis, Lewis Pramana; Barus, Dana Syahputra
Kawanad : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2025): October
Publisher : Yayasan Kawanad

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56347/kjpkm.v4i2.362

Abstract

This study aims to analyze the community empowerment model implemented in Beras Basah Village, North Sumatra, focusing on active citizen participation as the core of development. The research employed a qualitative descriptive approach through the Participatory Action Research (PAR) model. Data were collected through interviews, focus group discussions, and field observations involving local officials, fishermen’s groups, and coastal women. The findings indicate that the success of empowerment initiatives largely depends on collaboration among local government, the community, and academia. Collective commitment to environmental preservation, participatory leadership, and the establishment of locally based institutions emerged as key factors sustaining the program’s continuity. Beyond improving income, empowerment has fostered social solidarity, collective responsibility, and critical awareness regarding sustainable resource management. Thus, community empowerment in Beras Basah Village not only enhances economic resilience but also strengthens social foundations rooted in adaptability and democratic values
PERAN HAKAM KELUARGA MENURUT TAFSIR KLASIK DAN TAFSIR KONTEMPORER QS. AN-NISA : 35 DAN IMPLIKASINYA TERHADAP HUKUM KELUARGA MODERN Pohan, Nur Habibah; Lubis, Lewis Pramana
QANUN: Journal of Islamic Laws and Studies Vol. 4 No. 4 (2026): QANUN: Journal of Islamic Laws and Studies, Juni 2026
Publisher : ASIAN PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58738/qanun.v4i4.1390

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara komprehensif institusi hakam sebagai mekanisme penyelesaian sengketa dalam hukum perkawinan Islam, dengan menelaah hubungan antara landasan tekstual klasik dan implementasinya dalam hukum keluarga modern di Indonesia. Penelitian ini juga mengidentifikasi kedudukan serta otoritas hakam dalam perspektif teologis, fiqhiyah, dan yuridis, serta mengevaluasi efektivitas penerapannya dalam praktik peradilan agama. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode library research dalam kerangka normatif-empiris (socio-legal). Pengumpulan data dilakukan melalui studi kepustakaan terhadap Al-Qur’an, Hadis, literatur tafsir klasik dan kontemporer, peraturan perundang-undangan, putusan pengadilan, serta jurnal ilmiah yang relevan. Analisis data dilakukan secara deskriptif-analitis dengan pendekatan hermeneutis dan yuridis. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan pandangan ulama mengenai kedudukan hakam, yaitu sebagai wakil dengan kewenangan terbatas dan sebagai otoritas independen yang berwenang memutus perkara. Dalam hukum positif Indonesia, konsep hakam telah diakomodasi melalui Undang-Undang Nomor 7 Tahun 1989 dan Kompilasi Hukum Islam, namun implementasinya masih menghadapi kendala, terutama adanya dualisme antara mekanisme hakam dan mediasi modern yang diatur dalam PERMA. Dalam kasus Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT), efektivitas hakam juga terbatas sehingga perlindungan korban perlu menjadi prioritas utama. Penelitian ini menyimpulkan perlunya rekonstruksi prosedural untuk mengharmonisasikan konsep hakam dengan sistem mediasi formal serta pendekatan Alternative Dispute Resolution (ADR) berbasis kearifan lokal guna mewujudkan penyelesaian sengketa keluarga yang lebih efektif, adaptif, dan berkeadilan.