Rahma Alviana
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

ANALISIS PROBLEMATIKA GURU DALAM IMPLEMENTASI KURIKULUM MERDEKA DI SD NEGERI 1 LAMBHEU KABUPATEN ACEH BESAR Rahma Alviana; Intan; Aida
Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Vol. 2 No. 3 (2024): Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran
Publisher : Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.572349/cendikia.v2i3.1065

Abstract

Implementasi Kurikulum merdeka diterapkan di SD Negeri 1 Lambheu mulai tahun ajaran 2022/2023 dan dilaksanakan secara bertahap. Dalam pelaksanaan pembelajarannya, tidak terlepas dari permasalahan baik dalam perencanaan, pelaksanaan maupun evaluasi pembelajaran. Permasalahan dalam penelitian ini adalah “Bagaimana problematika guru dalam implementasi kurikulum merdeka di SD Negeri 1 Lambheu Kabupaten Aceh Besar?”. Karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan problematika guru dalam implementasi Kurikulum Merdeka di SD Negeri 1 Lambheu Kabupaten Aceh Besar. Adapun pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Proses pengumpulan data dilakukan menggunakan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisis data yang dilakukan oleh peneliti yaitu menggunakan metode reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa problematika yang dihadapi guru yaitu dalam menyususun perangkat pembelajaran seperti CP, TP, ATP, dan modul ajar, minimnya penggunaan model dan metode pembelajaran, terbatasnya media, menentukan projek yang sesuai dengan tema, alokasi waktu yang kurang dalam pelaksanaan projek, dan melakukan asesmen pada saat pelaksanaan projek. Hasil dari wawancara dan observasi ini dianalisis dan kemudian disajikan dalam bentuk deskriptif.
TRANSFORMASI PEMBELAJARAN MATEMATIKA PASCABENCANA MELALUI RME-ETHNOPEDAGOGI UNTUK PENGUATAN PEMECAHAN MASALAH SISWA Hayati, Rahmi; Marzuki; Rohantizani; Fuja Rullayali Br; Rahma Alviana
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 02 (2026): Volume 11 No. 2, Juni 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i02.49403

Abstract

This study aims to develop mathematics learning in post-disaster situations through the implementation of ethnopedagogy-based Realistic Mathematics Education (RME) to improve students’ problem-solving abilities and psychosocial conditions. Post-disaster conditions often affect students’ concentration, learning motivation, and emotional stability, causing the learning process to become less effective. Therefore, a contextual and student-centered learning approach is needed to support both academic achievement and psychosocial recovery. This study employed a mixed methods approach with an embedded quasi-experimental design using a one-group pretest-posttest model. The participants were 28 students of UPTD SD Negeri 3 Percontohan Peusangan, Aceh. Data were collected through tests, observations, questionnaires, and interviews, then analyzed quantitatively and qualitatively. The findings revealed that RME and ethnopedagogy-based learning improved students’ mathematical problem-solving skills. The students’ average score increased from 54.21 to 78.64 with a significance value of 0.000 < 0.05, while the average N-Gain score of 0.53 was categorized as moderate. In addition, students’ psychosocial conditions also improved, particularly in self-confidence, social interaction, and emotional stability. The integration of Acehnese cultural values, such as mutual cooperation and deliberation, created a more active, meaningful, and supportive learning environment in post-disaster mathematics education.