Narullita, Dewi
Institut Adminidtrasi Dan Kesehatan Setih Setio

Published : 11 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : SCIENTIA JOURNAL

HUBUNGAN SELF-ESTEEM DENGAN TINGKAT DEPRESI PADA LANSIA DI KAB.BUNGO Narullita, Dewi; Yuniati, Erni
SCIENTIA JOURNAL Vol 9 No 2 (2020): SCIENTIA JOURNAL
Publisher : Universitasdiwangsa Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penuaan akan mengakibatkan perubahan keadaan fisik, psikologis, maupun sosial yang saling berinteraksi satu sama lain. Menurunnya fungsi fisik, psikologis, sosial pada lansia ditandai dengan menurunnya beberapa fungsi organ tubuh, seiring dengan menurunnya fungsi organ fisik juga berpengaruh terhadap adanya penurunan fungsi organ non-fisik, yang ditandai dengan munculnya masalah sosial maupun masalah psikologis. Selain itu, lansia mulai kehilangan pekerjaan, kehilangan tujuan hidup, kehilangan teman, risiko terkena penyakit, terisolasi dari lingkungan, dan kesepian. Hal tersebut dapat memicu terjadinya gangguan mental pada lansia. Depresi merupakan salah satu gangguan mental yang banyak dijumpai pada lansia akibat proses penuaan. Jenis penelitian ini adalah deskriptif dan dilakukan melalui pendekatan potong lintang (cross sectional). Penelitian ini bertujuan untuk melihat hubungan self-esteem dengan kejadian depresi pada lansia di Kab.Bungo. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, dapat disimpulkan bahwa hampir seluruh responden adalah wanita (84,0%), hampir sebagian besar responden memiliki harga diri sedang (59,3%), hampir setengah responden mengalami depresi ringan (45,7%) serta ada hubungan antara self-esteem dengan tingkat depresi pada lansia. Self esteem merupakan salah satu kebutuhan dasar manusia. Lansia yang memiliki self esteem yang positif akan selalu merasa puas dan bangga terhadap capaian yang telah ia lalui serta lansia dapat beradaptasi terhadap perubahan-perubahan yang terjadi terhadap dirinya.
PENERAPAN REMINISENCE THERAPY DALAM MENGATASI DEPRESI PADA LANSIA Narullita, Dewi
SCIENTIA JOURNAL Vol 9 No 2 (2020): SCIENTIA JOURNAL
Publisher : Universitasdiwangsa Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Meningkatnya populasi penduduk lansia membutuhkan perhatian dan tindak lanjut, seiring dengan bertambahnya usia, lansia akan timbul perubahan-perubahan yang berpotensi menimbulkan masalah fisik dan psikososial pada lansia. Hal tersebut dapat memicu terjadinya gangguan mental. Salah satu gangguan mental yang terjadi akibat proses penuaan yaitu depresi. Masalah depresi pada lansia perlu diatasi salah satunya dengan tindakan reminiscence therapy. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh reminisence therapy pada lansia yang mengalami depresi di PSTW Kab.Bungo. Desain penelitian ini adalah quasi experiment pretest and posttest with control group. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik purposive sampling yaitu sebanyak 34 orang dan diklasifikasikan menjadi 17 orang pada kelompok intervensi dan 17 orang pada kelompok kontrol. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah Geriatric Depression Scale (GDS). Hasil uji paired t test didapatkan rata-rata depresi pada pada kelompok intervensi sebelum diberikan terapi sebesar 20.56 dan setelah diberikan terapi sebesar 14.18, dengan nilai p value = 0,000. Hal ini menunjukkan bahwa ada perbedaan yang bermakna depresi pada lansia setelah diberikan terapi reminisence pada kelompok intervensi. Terapi reminisence direkomendasikan untuk mengatasi depresi pada lansia yang tinggal di PSTW.
HUBUNGAN POLA ASUH ORANG TUA DENGAN PERKEMBANGAN PERSONAL SOSIAL ANAK USIA PRASEKOLAH (3-6 TAHUN) DI KAB. BUNGO Narullita, Dewi
SCIENTIA JOURNAL Vol 10 No 1 (2021): SCIENTIA JOURNAL
Publisher : Universitasdiwangsa Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pertumbuhan dan perkembangan dalam kehidupan manusia adalah hal yang terjadi secara terus menerus dan berkesinambungan selama kehidupan manusia. Anak dengan usia 3-6 tahun adalah tahapan periode yang sangat kondusif dalam tumbuh kembang anak terkait kemampuan, kecerdasan, bakat, kemampuan fisik, kognitif, bahasa, sosio-emosional dan spiritual. perkembangan sosial merupakan sebuah pencapaian dari kematangan seseorang dalam berhubungan sosial serta menyesuaikan diri terhadap norma-norma kelompok, moral, tradisi, serta mampu berkomunikasi dan bekerjasama dengan orang lain. World Health Organization (WHO) melaporkan bahwa 5-25% dari anak-anak usia prasekolah menderita gangguan perkembangan. Berbagai masalah perkembangan anak, seperti keterlambatan motorik, bahasa, dan perilaku sosial dalam beberapa tahun terakhir ini semakin meningkat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pola asuh orang tua terhadap perkembangan personal sosial anak usia prasekolah (3-6 tahun) di Wilayah Kerja Puskesmas Rimbo Tengah Kab.Bungo. Desain penelitian ini adalah asosiatif kausal dengan menggunakan pendekatan kuantitatif. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik purposive sampling dimana jumlah responden dalam penelitian ini adalah 96 responden. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara pola asuh orang tua terhadap perkembangan personal sosial anak usia prasekolah (3-6 tahun) di Wilayah Kerja Puskesmas Rimbo Tengah Kab.Bungo. Perkembangan personal sosial merupakan perkembangan yang sangat penting dalam tahap tumbuh kembang anak usia prasekolah (3-6 tahun).