Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

ASPEK PERKEMBANGAN BAHASA ANAK USIA DINI DALAM SURAT AL KAHFI AYAT 109 DAN SURAT THAHA AYAT 25-28 Dewi Purnamasari; Qurniatun, Istijabah
Jurnal Warna Vol. 7 No. 2 (2023)
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini Fakultas Keagamaan Islam UNUGHA Cilacap

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52802/warna.v7i2.841

Abstract

Perkembangan bahasa pada anak usia dini memiliki keterkaitan yang erat dengan teori-teori psikologi perkembangan anak. Teori-teori tersebut memberikan wawasan tentang tahapan-tahapan perkembangan kognitif anak, termasuk dalam hal penguasaan bahasa. Teori Piaget menekankan interaksi sosial dan pengalaman langsung dalam pembentukan bahasa anak, sementara teori Vygotsky menyoroti peran lingkungan sosial dan budaya. Dalam konteks Al-Qur'an, Surat Al Kahfi ayat 109 dan Surat Taha ayat 25-28 dianggap sebagai sumber nilai-nilai yang mempengaruhi perkembangan bahasa anak usia dini. Surat Al Kahfi mengajarkan tentang kebesaran Allah dan tak terbatasnya ilmu-Nya, sementara Surat Taha menekankan pentingnya berbicara dengan jelas dan tidak terburu-buru dalam menerima ajaran Al-Qur'an. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan pemahaman yang mendalam tentang bagaimana ayat-ayat dalam Al-Qur'an, khususnya Al Kahfi ayat 109 dan Surat At Thaha ayat 25-28, dapat memengaruhi perkembangan bahasa pada anak usia dini. Melalui studi teoritik, analisis struktur bahasa, dan kontekstualisasi ayat-ayat, diharapkan dapat ditemukan pola-pola yang mendukung pengembangan bahasa anak. Metode penelitian yang digunakan adalah kajian pustaka dengan pendekatan deskriptif. Data dikumpulkan melalui studi literatur, analisis tafsir, dan pembahasan kontekstual. Hasil penelitian diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam pengembangan pendekatan pembelajaran bahasa Islam pada anak usia dini dengan memanfaatkan nilai-nilai yang terkandung dalam Al-Qur'an. Kesimpulannya, pemahaman tentang perkembangan bahasa anak usia dini perlu dipahami dengan memperhatikan teori-teori psikologi perkembangan anak dan memanfaatkan sumber nilai seperti Al-Qur'an. Dengan demikian, pendidikan bahasa pada anak usia dini dapat dirancang secara holistik, mengintegrasikan aspek kognitif, sosial, dan nilai-nilai keagamaan.
Pembinaan Pengetahuan Berorganisasi Remaja Masjid untuk Meningkatkan Jiwa Sosial Kemasyarakatan melalui Seminar Pendidikan di Desa Slarang Kecamatan Kesugihan Cilacap Hazhari, Alvan; Astuti, Wiji; Qurniatun, Istijabah
Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2026): Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/bajpm.v6i1.3670

Abstract

Remaja masjid memiliki peran penting dalam membentuk karakter generasi muda yang religius sekaligus peduli terhadap kehidupan sosial di sekitarnya. Namun, masih banyak remaja masjid yang kurang memiliki pemahaman dan keterampilan dalam berorganisasi sehingga partisipasi sosial mereka belum optimal. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan menganalisis berbagai upaya yang diterapkan, mengidentifikasi strategi yang digunakan, mengukur hasil yang diperoleh dari pembinaan pengetahuan berorganisasi remaja masjid dalam upaya meningkatkan jiwa sosial kemasyarakatan melalui seminar pendidikan di Desa Slarang, Kecamatan Kesugihan, Cilacap. Metode pengabdian yang diterapkan meliputi penyampaian materi, diskusi interaktif, serta simulasi kegiatan organisasi, sedangkan teknik analisis data dilakukan melalui tahap pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman remaja masjid terhadap konsep dasar organisasi, kepemimpinan, dan peran sosial dalam masyarakat. Selain itu, kegiatan ini juga mampu menumbuhkan sikap tanggung jawab, kemampuan komunikasi, serta semangat kolaboratif dalam menggerakkan kegiatan keagamaan dan sosial di lingkungan mereka. Kesimpulan dalam pengabdian ini bahwa pembinaan remaja masjid melalui seminar pendidikan berhasil meningkatkan pengetahuan berorganisasi, kepemimpinan, serta menumbuhkan kepedulian sosial dan tanggung jawab dalam kehidupan bermasyarakat di Desa Slarang.