Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Kepemimpinan Transformasional Terhadap Kinerja Karyawan Pada PT. Wom Finance Makassar Tokii, Olov; Baharuddin, Baharuddin; Tandirerung, Ch Jeane
Jurnal Maneksi (Management Ekonomi Dan Akuntansi) Vol. 14 No. 1 (2025): Maret
Publisher : Politeknik Negeri Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31959/jm.v14i1.2942

Abstract

Transformational leaders can inspire and motivate their followers. This offers an approach that is different from conventional leadership approaches. Transformational leaders not only focus on supervision and control; they also pay attention to the growth potential of each employee. They strive to create clear and engaging goals and build strong team connections. This leadership style can help PT WOM Finance improve employee discipline more humanely. to understand how the performance of PT WOM Finance employees is influenced by transformational leadership. This research was conducted quantitatively with a sample of 47 employees. Validity Test, t-Test, coefficient of determination (r2), and correlation coefficient test were used as data analysis techniques. This research was conducted using SPSS, which measures the performance of employees at PT. WOM Finance Makassar is influenced by 26% by the transformational leadership variable, also known as X. The correlation test between variable X and Y is significant. The employee performance variable is explained by 26% of the determinant of variable X, transformational leadership. Other variables not examined by the researcher affect the remainder. According to the t-test of the transformational leadership variable (X), the significance value of 0.001 is less than 0.05, and the calculated value of 4.187 is greater than the t-table value of 2.011. Thus, H1 can be accepted.
Pengaruh Budaya Organisasi terhadap Kinerja Karyawan pada PT. Pos Indonesia (Persero) KCU Makassar Ruminding, Adelvia; Tandirerung, Ch Jeane; Rasinan, Djusniati
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.5593

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengkaji dan menganalisis tingkat keterkaitan antara budaya organisasi dan kinerja karyawan pada PT Pos Indonesia (Persero) KCU Makassar. Latar belakang penelitian berfokus pada kebutuhan perusahaan untuk memperkuat daya saing seiring dengan kemajuan teknologi dan meningkatnya persaingan dalam industri logistik. Budaya organisasi dianggap sebagai faktor krusial karena dapat membentuk pola pikir, perilaku kerja, serta motivasi pegawai. Dengan penerapan budaya organisasi yang kuat, perusahaan diharapkan mampu menciptakan suasana kerja yang mendukung tercapainya kinerja optimal secara berkelanjutan. Pendekatan kuantitatif digunakan dalam penelitian ini. Dengan populasi yang mencakup seluruh karyawan yang bekerja di PT Pos Indonesia (Persero) KCU Makassar 50 karyawan dipilih sebagai responden menggunakan teknik pengambilan sampel jenuh. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner skala Likert dan dianalisis menggunakan uji korelasi Pearson, koefisien determinasi, dan uji t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa budaya organisasi sangat berkorelasi dengan kinerja karyawan, dengan nilai korelasi sebesar 0,860. Nilai koefisien determinasi sebesar 73,9% menandakan bahwa budaya organisasi berperan besar dalam memengaruhi kinerja, sedangkan 26,1% sisanya dipengaruhi faktor lain. Uji t menghasilkan nilai t sebesar 11,682, lebih tinggi dari nilai t tabel sebesar 2,010, yang menunjukkan hasil yang signifikan. Hasil ini menunjukkan bahwa peningkatan implementasi budaya organisasi akan disertai dengan peningkatan pergantian karyawan. Budaya kerja yang positif—yang tercermin dari kesadaran diri, sikap proaktif, karakter yang baik, performa kerja, serta orientasi pada kerja tim—mampu meningkatkan kualitas hasil kerja, kuantitas penyelesaian tugas, ketepatan waktu, kolaborasi, dan kedisiplinan pegawai. Oleh karena itu, penguatan budaya organisasi merupakan langkah strategis bagi perusahaan dalam meningkatkan efektivitas dan produktivitas karyawan.