p-Index From 2021 - 2026
0.659
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Diskursus Islam
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Jurnal Diskursus Islam

Pengaruh Penerapan Model Interaksi Sosial Berbasis Distance Learning terhadap Aktivitas Belajar SKI di MTs Negeri 1 Enrekang Saprin, Saprin; Syamsuddin, Syamsuddin; Thulfitrah B., Nurlathifah; Haeril, Haeril; Nur Saprin, Rafiqah
Jurnal Diskursus Islam Vol 11 No 3 (2023): December
Publisher : Program Pascasarjana, UIN Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/jdi.v11i3.36352

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh penerapan model interaksi sosial berbasis distance learning terhadap aktivitas belajar Sejarah Kebudayaan Islam di MTs Negeri 1 Enrekang. Penelitian Ex Post Facto menggunakan angket dan pedoman observasi sebagai instrumen penelitian pada populasi sebesar 554 orang peserta didik yang disampel dengan teknik proportionate stratifield random sampling sebesar 15% yang berjumlah 83 orang peserta didik untuk memperoleh data yang diolah dan dianalisis dengan teknik statistik deskriptif dan statistik inferensial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model interaksi sosial berbasis distance learning berpengaruh positif terhadap aktivitas belajar SKI di MTs Negeri 1 Enrekang dengan nilai signifikansi sebesar 0,000 < 0,05, dan nilai thitung 9,937 > ttabel 1,993.
HOW TO MANAGE CLASSES OF INTERNATIONAL STUDENTS IN SOUTHERN THAILAND: STUDY OF ALAUDDIN UNIVERSITY TRAINEES Thulfitrah B., Nurlathifah; Ahmad, La Ode Ismail; Arifin, Nur
Jurnal Diskursus Islam Vol 10 No 3 (2022): December
Publisher : Program Pascasarjana, UIN Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/jdi.v10i3.25058

Abstract

This study describes the effect of microteaching learning to manage classes of international trainees of Tarbiyah and the Teacher Training Faculty. This quantitative type of research was conducted on 13 students with a non-probability sampling technique, namely a saturated sample, where all members of the population were sampled using a questionnaireand documentation checklist as a research instrument, to obtain data that was processed and analyzed by statistical techniques, both descriptive statistics, and inferential statistics. Through data analysis, it was concluded that the results of testing data on the effect of microteaching learning to manage classes of international trainees were indicated by a low category or a weak relationship of 0.275 and significant at 4.179 with a contribution percentage of 7.6. %, while the remaining 92.4% is influenced by other variables. The ability to manage classes of the international trainee can be applied well through microteaching learning according to existing theories, but because the results have a low/not strong effect, it is necessary to improve or look for other factors that can improve the teaching practice abilities of an international trainee.
DILEMA HUKUMAN FISIK DALAM PENDIDIKAN: Telaah Kritis Perspektif Empat Aliran Pembelajaran Putra B., Muhammad Nuralamsyah; N., Abd. Muid; Lubis, Zakaria Husin; Thulfitrah B., Nurlathifah
Jurnal Diskursus Islam Vol 13 No 3 (2025): Desember: Pendidikan, Menajemen, Bahasa Arab
Publisher : Program Pascasarjana, UIN Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/jdi.v13i3.55671

Abstract

Artikel ini membahas tentang praktik hukuman fisik dalam pendidikan telah menjadi perdebatan panjang di kalangan akademisi dan praktisi pendidikan. Sebagian pihak berpendapat bahwa hukuman fisik efektif dalam menanamkan disiplin, sementara yang lain menyoroti dampak negatifnya terhadap perkembangan psikologis dan emosional siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penggunaan hukuman fisik dalam pendidikan dari perspektif empat teori pembelajaran utama: behaviorisme, kognitivisme, humanisme, dan konstruktivisme. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kepustakaan dengan menelaah berbagai literatur yang membahas hubungan antara teori pembelajaran dan efektivitas hukuman fisik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa behaviorisme cenderung membenarkan penggunaan hukuman fisik sebagai alat penguatan negatif untuk mengurangi perilaku yang tidak diinginkan. Sebaliknya, kognitivisme, humanisme, dan konstruktivisme menolak hukuman fisik karena dapat menghambat proses pembelajaran, merusak motivasi intrinsik, serta mengganggu perkembangan sosial dan emosional siswa. Implikasi dari temuan ini menegaskan pentingnya penerapan metode disiplin alternatif yang lebih humanis dan berbasis pemahaman, seperti pemberian penguatan positif dan pendekatan reflektif. Dengan demikian, penelitian ini memberikan kontribusi bagi pendidik dalam merancang strategi disiplin yang lebih sesuai dengan prinsip-prinsip pendidikan modern yang menekankan pembelajaran yang efektif dan empatik.