Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGARUH EKSTRAK DAUN GAMAL (Gliricidia sepium) DALAM PAKAN PELET TERHADAP PERTUMBUHAN DAN SURVIVAL RATE BENIH IKAN NILA KEKAR (Oreochromis niloticus) Sirait, Yohanes
FISHERIES Jurnal Perikanan dan Ilmu Kelautan Vol 5 No 1 (2023): April
Publisher : Universitas Hang Tuah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30649/fisheries.v5i1.70

Abstract

Ikan nila mengandung protein hewani kolestrol rendah dengan kandungan gizi protein 17,7% dan lemak 1,3%, sehingga banyak diminati masyarakat. Tanaman gamal merupakan tanaman jenis leguminosa yang memiliki kandungan protein tinggi, sehingga dalam penelitian ini daun gamal digunakan untuk campuran pakan ikan. Pada penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh ekstrak daun gamal (Gliricidia sepium) terhadap pertumbuhan dan survival rate benih ikan nila kekar (Oreochromis niloticus). Metode yang digunakan adalah eksperimental dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap yang terdiri dari 4 perlakuan dan 5 ulangan. Hasil penelitian dianalisa uji normalitas dan uji homogenitas kemudian dilanjut uji ANOVA dan Uji Beda Nyata Terkecil. Hasil penelitian menunjukan bahwa tidak ada pengaruh penambahan ekstrak daun gamal terhadap pertumbuhan dan survival rate benih ikan nila kekar. Pertumbuhan tertinggi diperoleh pada dosis kontrol dengan penambahan ekstrak daun gamal 0% dengan nilai pertumbuhan berat mutlak sebesar 1,32 gram dan survival rate sebesar 95%.
Analisis Efektivitas Komunikasi Kerja Melalui WhatsApp Divisi Crude Palm Oil di PT Miduk Arta Sirait, Yohanes; Marsofiyati Marsofiyati; Titis Fatarina Mahfirah
JURNAL ILMIAH EKONOMI, MANAJEMEN, BISNIS DAN AKUNTANSI Vol. 3 No. 2 (2026): MARET 2026
Publisher : CV. KAMPUSA AKADEMIK PUBLISING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jemba.v3i2.2169

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menginvestigasi efektivitas komunikasi kerja berbasis media digital instan (WhatsApp) pada sektor logistik berisiko tinggi, dengan fokus spesifik pada dinamika koordinasi antara instruksi manajerial dan eksekusi lapangan di Divisi Crude Palm Oil (CPO) PT. Miduk Arta. Studi ini mengadopsi pendekatan kualitatif melalui desain studi kasus intrinsik. Teknik purposive sampling diterapkan dengan melibatkan partisipan kunci yang terdiri dari supervisor operasional dan pengemudi armada logistik yang beroperasi di jalur distribusi ekstrem. Data dianalisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil empiris mengungkap bahwa penggunaan WhatsApp secara signifikan meningkatkan kecepatan respons dan akurasi koordinasi operasional dibandingkan metode konvensional. Secara spesifik, fitur visual (pengiriman foto/kamera) terbukti menjadi instrumen paling vital dalam mengatasi hambatan literasi digital (low digital literacy) dan keterbatasan fisik pengemudi, jauh lebih efektif dibandingkan instruksi berbasis teks panjang. Namun, studi ini menemukan fenomena paradoksal di mana peningkatan konektivitas justru memicu kaburnya batasan waktu kerja dan pribadi (blurred work-life boundaries), serta efektivitas yang sangat rentan terganggu oleh kendala infrastruktur fisik (blank spot) di area perkebunan. Studi ini memperkaya literatur komunikasi organisasi dengan menyoroti adaptasi teknologi pada lingkungan pekerja lapangan (non-desk employees). Temuan ini menantang asumsi bahwa kecanggihan fitur adalah penentu utama keberhasilan komunikasi digital, membuktikan bahwa kesederhanaan visual dan kepercayaan pada bukti gambar adalah motivasi intrinsik yang mendorong kepatuhan operasional. Penelitian ini terbatas pada satu divisi logistik spesifik. Studi masa depan disarankan untuk memperluas cakupan pada lintas industri atau menggunakan metode campuran (mixed methods) guna mengukur dampak efisiensi secara statistik. Manajemen operasional perlu menggeser fokus dari sekadar adopsi alat menuju pembentukan regulasi etika komunikasi digital dan standardisasi instruksi visual. Protokol yang konsisten mengenai penggunaan bukti foto dan manajemen waktu komunikasi terbukti lebih esensial dalam menjaga keberlanjutan kinerja dibandingkan sekadar kecepatan pertukaran pesan. Penelitian ini menawarkan perspektif baru mengenai pentingnya harmonisasi antara kapabilitas teknologi dan kompetensi sumber daya manusia sebagai solusi mitigasi risiko di industri logistik.