Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PENDAMPINGAN UNIT PENGOLAHAN TEPUNG CANGKANG GONGGONG DALAM MENENTUKAN HARGA JUAL Hasnarika, Hasnarika; Fauzi, Fauzi; Afriyadi, Afriyadi; Mutiara Adinda Febrian; Siti Syahra; Bella Afrilia
J-ABDI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 4 No. 2: Juli 2024
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jabdi.v4i2.8102

Abstract

Pengabdian ini menjelaskan mengenai program pengabdian masyarakat khususnya pada tepung cangkang gonggong di Desa Pengujan yang dilakukan oleh mahasiswa KKN yang merupakan kegiatan KKN-P3M (kuliah kerja nyata- pusat penelitian dan pengabdian masyarakat) tahun 2023 di Desa Pengujan, kecamatan teluk bintan, kabupaten bintan, provinsi kepulauan riau, Indonesia. Analisa ini dilakukan berfokus pada permasalahan dari segi pengenalan produk tepung cangkang gonggong dalam menentukan harga pokok penjualan. Metode yang digunakan adalah metode observasi, interview, dokumentasi, dan sosialisasi. Dengan metode penyelesaian masalah tersebut, diharapkan dapat membantu menyelesaikan masalah yang ada dalam pembuatan produk tepung cangkang gonggong
ANALISIS KARAKTERISTIK PEMBELAJARAN MATEMATIKA DI SEKOLAH DASAR BERBASIS KURIKULUM MERDEKA Putri Rofia’tus Sholikhah; Bella Afrilia; Adhyla Noorhafida Aulia Hakim; Afifah Kurniawati; Aryadi Nursantoso
MERDEKA : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 3 No. 3 (2026): Februari
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/merdeka.v3i3.6825

Abstract

Implementasi Kurikulum Merdeka di sekolah dasar menuntut transformasi paradigma dalam pembelajaran matematika, dari sekadar menghafal rumus menuju pemahaman konsep yang mendalam dan kontekstual. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik pembelajaran matematika di SD berbasis Kurikulum Merdeka melalui tiga pilar utama: pendekatan kontekstual (Contextual Teaching and Learning), pemanfaatan media dan bahan ajar, serta implementasi pembelajaran aktif dan interaktif. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan (library research). Data dikumpulkan dari berbagai literatur ilmiah, buku, dan dokumen resmi yang relevan, kemudian dianalisis secara deskriptif-analitis. Hasil kajian menunjukkan bahwa: (1) Pendekatan kontekstual efektif menjembatani materi abstrak dengan kehidupan nyata siswa sehingga pembelajaran lebih bermakna; (2) Penggunaan media konkret dan digital (seperti GeoGebra) serta LKPD berbasis konteks sangat vital dalam mentransformasi konsep abstrak menjadi representasi visual; dan (3) Pembelajaran aktif yang menempatkan guru sebagai fasilitator mampu meningkatkan keterlibatan siswa serta keterampilan berpikir kritis. Keberhasilan pembelajaran matematika dalam Kurikulum Merdeka sangat bergantung pada kreativitas guru dalam mengintegrasikan metode dan media yang relevan dengan kebutuhan peserta didik.
PENERAPAN METODE PEER TEACHING DALAM PEMBELAJARAN PJOK UNTUK MENGEMBANGKAN KETERAMPILAN GERAK DASAR DAN KEAKTIFAN BELAJAR SISWA KELAS IV SEKOLAH DASAR Bella Afrilia; Nafisa Mar’atus Sholikhah; Annisa Qurratu A’yuni; Danang Isworo Wijayato
MERDEKA : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 3 No. 3 (2026): Februari
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/merdeka.v3i3.6956

Abstract

Pembelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) di sekolah dasar memiliki peran penting dalam mengembangkan keterampilan gerak dasar dan keaktifan belajar siswa. Namun, pelaksanaan pembelajaran PJOK masih sering didominasi metode konvensional yang berpusat pada guru sehingga keterlibatan siswa kurang optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan metode peer teaching dalam pembelajaran PJOK serta dampaknya terhadap pengembangan keterampilan gerak dasar dan keaktifan belajar siswa kelas IV Sekolah Dasar. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, dokumentasi, dan refleksi pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode peer teaching melalui tahapan perencanaan, pembekalan tutor sebaya, pelaksanaan pembelajaran, serta evaluasi dan refleksi mampu meningkatkan keterampilan gerak dasar siswa, meliputi keterampilan lokomotor, non-lokomotor, dan manipulatif. Selain itu, metode peer teaching juga berdampak positif terhadap keaktifan belajar siswa yang ditunjukkan melalui meningkatnya partisipasi, keberanian mencoba gerakan, kerja sama, dan interaksi sosial antarsiswa. Dengan demikian, metode peer teaching dapat dijadikan sebagai alternatif strategi pembelajaran PJOK yang efektif untuk menciptakan pembelajaran yang aktif, partisipatif, dan bermakna di Sekolah Dasar.