Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Perbedaan Pengaruh Media Edukasi Terhadap Kepatuhan Orang Tua Anak Cerebral Palsy Untuk Melaksanakan Home Program Abdullah, Khabib; Amalia, Ichsanul; Wijaya, Aji Sukma
Jurnal Fisioterapi Terapan Indonesia Vol. 3, No. 1
Publisher : UI Scholars Hub

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Cerebral palsy (CP) is a condition of movement and function disorders in children that requires continuous physiotherapy. One factor in the successful development of children with CP is the existence of a home program/independent therapy carried out by parents at home. In providing the home program, physiotherapists at YPCP Surabaya gave leaflets to parents. However, this was less effective because it was easily damaged, so the home program media was replaced with video. The effectiveness of both in increasing parental compliance in carrying out the home program every day is not yet known. Objective: to find out the difference in parental compliance in carrying out a home program between using leaflet media or video media. Method: 20 parents of children with CP were randomly divided into leaflet groups and video groups, 10 people each. Each person is monitored for compliance in carrying out the home program for 1 week (7 days). Measurement of compliance with checklists every day. Results: parents in the video media group were more compliant in carrying out the home program than parents in the leaflet media group. Conclusion: video media is more effective in increasing the compliance of parents of children with CP in carrying out home programs compared to leaflet media.
Pengaruh Terapi Latihan Postur dan Mobilisasi Shoulder Girdle pada Kemampuan Fungsional Tangan Anak Cerebral Palsy Abdullah, Khabib; Swandari, Atik; Wijaya, Aji Sukma; Salsabiila, Shabrina Sahla
JUKEJ : Jurnal Kesehatan Jompa Vol 5 No 1 (2026): JUKEJ: Jurnal Kesehatan Jompa
Publisher : Yayasan Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57218/jkj.Vol5.Iss1.2413

Abstract

Cerebral palsy (CP) spastik diplegia ditandai dengan gangguan motorik dominan pada ekstremitas bawah, namun sering kali disertai penurunan kemampuan fungsional tangan akibat ketidakstabilan postur dan kontrol shoulder girdle yang buruk. Stabilitas postur merupakan prasyarat mutlak untuk mobilitas tangan dan kaki yang efektif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kombinasi terapi latihan postur dan mobilisasi shoulder girdle terhadap peningkatan kemampuan fungsional tangan pada anak CP spastik diplegia usia 3-5 tahun. Penelitian ini menggunakan desain one group pre-test and post-test. Sampel terdiri dari 12 anak CP spastik diplegia (8 laki-laki dan 4 perempuan) di YPCP Surabaya 4,2±0,9 tahun yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Intervensi dilakukan selama 8 minggu dengan frekuensi 3 kali seminggu. Instrumen pengukuran fungsional tangan menggunakan Melbourne Assessment 2 (MA2). Analisis data dilakukan menggunakan uji normalitas Shapiro-Wilk dan uji inferensial paired t-test. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan rerata skor fungsional tangan MA2 dari 5,2 (pre-test) menjadi 7,6 (post-test) atau meningkat 46%. Uji paired t-test menunjukkan nilai signifikan p<0,001. Kesimpulan: terapi latihan postur dan mobilisasi shoulder girdle meningkatkan kemampuan fungsional tangan pada anak CP spastik diplegia.