Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Implementasi Model Pembelajaran Berbasis Masalah dalam Pembelajaran IPA Kelas IV SDN Pelret Kidul Riyanti , Desy Dwi; Nisa , Ana Fitrotun
Research in Science and Mathematics Education Vol. 1 No. 01 (2024): RISEME APRIL 2024
Publisher : Piramida Akademi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62385/riseme.v1i01.95

Abstract

Tujuan – Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mendeskripsikan implementasi model Pembelajaran Berbasis Masalah pada muatan IPA kelas IV Sekolah Dasar Metode – Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian fenomenologi. Sumber data pada penelitian ini adalah Peneliti dan siswa kelas IV SD.Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan, wawancara, dokumentasi dan observasi. Data yang diperoleh dianalisis dengan tahapan, pertama reduksi data, kedua penyajian data, ketiga menarik kesimpulan dan verifikasi data. Temuan – Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa implementasi model pembelajaran berbasis masalah pada muatan IPA di SD tiga tahap dalam mengimplementasi yaitu : (1) tahap persiapan, (2) tahap pelaksanaan(3) tahap tindak lanjut. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa dalam pengimplementasian model pembelajaran berbasis masalah pada muatan IPA kelas IV SD Negeri Pleret Kidul merupakan model pembelajaran yang diterapkan oleh guru, sehingga menciptakan pembelajaran yang menyenangkan.
Implementasi Pembiasaan Literasi untuk Meningkatkan Kemampuan Membaca Permulaan Siswa Kelas I SDN Bugels Febriani, Venny; Nisa , Ana Fitrotun
Jurnal Ilmiah Profesi Guru (JIPG) Vol 5 No 1 (2024): Volume 5 No 1 Februari 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Profesi Guru, Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa Yogyakarta, Indonesia.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30738/jipg.vol5.no1.a15041

Abstract

Dalam kehidupan sehari-hari, kita tidak lepas dari pengunaan bahasa sebagai alat komunikasi. Bahasa digunakan sebagai alat komunikasi utama bagi manusia untuk mengungkapkan ide, perasaan, maupun keinginannya. Salah satu fokus pembelajaran bahasa di Sekolah Dasar yang memegang peranan penting adalah pembelajaran membaca. Anak akan mengalami kesulitan belajar dikemudian hari apabila mereka tidak memiliki kemampuan membaca yang memadai sejak dini. Kemampuan membaca ini menjadi dasar utama tidak hanya di pembelajaran bahasa sendiri, tetapi juga bagi pembelajaran mata pelajaran lain. Ketertarikan anak pada kegiatan membaca bisa dibiasakan dengan melakukan kegiatan literasi secara teratur dan berkelanjutan. Tujuan dari artikel ini adalah untuk menganalisa implementasi pembiasaan literasi untuk meningkatkan kemampuan membaca permulaan bagi siswa kelas I SD Negeri Bugel. Penelitian ini menggunakan desain penelitian kuantitatif. Adapun temuan dari hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi pembiasaan literasi di SD Negeri Bugel sudah terlaksana. Melalui penerapan metode scramble kalimat, siswa kelas I menjadi lebih antusias dalam belajar sehingga kemampuan membaca permulaannya pun meningkat.
Meningkatkan Pendidikan Karakter dengan Pemahaman Unggah-Ungguh Bahasa Jawa Kelas II SD Negeri Pleret Lor Asih, Tri; Nisa , Ana Fitrotun
Jurnal Ilmiah Profesi Guru (JIPG) Vol 5 No 1 (2024): Volume 5 No 1 Februari 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Profesi Guru, Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa Yogyakarta, Indonesia.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30738/jipg.vol5.no1.a15097

Abstract

Pendidikan unggah-ungguh penting dilaksanakan dalam proses belajar mengajar di sekolah, pendidikan “unggah-ungguh” memuat pembelajaran etika, estetika, susila, sopan santun dalam berpikir, bersikap dan bertingkah laku. Pendidikan “unggah-ungguh” yang dilaksanakan di SD Negeri Pleret Lor termasuk pada mata pelajaran Bahasa Jawa dan ekstrakulikuler “Budaya Kemataraman” mendukung pendidikan karakter yang menjadi program kurikulum yang dicanangkan SD Negeri Pleret Lor. Penelitian dilakukan di SD Negeri Pleret Lor, Panjatan, Kulon Progo dengan metode penelitian kualitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas II SD Negeri Pleret Lor yang berjumlah 15 dari 9 siswa laki-laki dan 6 siswa perempuan. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini adalah menggunakan observasi dan wawancara. Sedangkan Teknik analisis data yaitu dilakukan dengan pengumpulan, reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan data. kan rangkaian angka. Hasil penelitian adalah pendidikan karakter dengan pemahaman “unggah-ungguh” Bahasa Jawa bertujuan untuk memberikan pengalaman etika dalam bentuk kegiatan yang berkreasi dan pembiasaan dalam tata krama kehidupan sehari-hari, misal : dalam hal apresiasi, belajar sopan santun dan tata krama, sejarah kebudayaan, permainan tradisional dan lain-lain. Melalui pendidikan karakter dengan pemahaman “unggah-ungguh” diharapkan siswa dapat mengembangkan nilai-nilai Iman dan taqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, cinta tanah air, dan penghargaan terhadap budaya nasional.
Implementasi Project Based Learning dalam Pembelajaran IPAS Sekolah Dasar Wulandari, Imas; Nisa , Ana Fitrotun
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v10i1.7756

Abstract

Kajian ini bertujuan menganalisis implementasi Project Based Learning (PjBL) sebagai strategi pembelajaran dalam memperkuat Profil Pelajar Pancasila pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) di sekolah dasar. Penelitian menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) dengan menelaah dan mensintesis hasil penelitian empiris yang dipublikasikan pada periode 2020–2025 di jurnal nasional dan internasional. Hasil kajian menunjukkan bahwa penerapan PjBL yang terintegrasi dengan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) secara konsisten berdampak positif terhadap peningkatan kemampuan berpikir kritis, kolaborasi, kreativitas, kemandirian, serta penguatan nilai-nilai sosial peserta didik. Berbagai bentuk proyek kontekstual, seperti permainan edukatif digital, pengolahan limbah sederhana, dan kerja kelompok tematik, terbukti efektif dalam menumbuhkan enam dimensi utama Profil Pelajar Pancasila. Temuan ini mengindikasikan bahwa keberhasilan PjBL sangat dipengaruhi oleh kesiapan guru dalam perancangan proyek, dukungan manajemen sekolah, serta pemanfaatan media pembelajaran yang inovatif. Secara praktis, kajian ini merekomendasikan guru IPAS untuk merancang proyek berbasis konteks lokal dan refleksi nilai Pancasila agar implementasi PjBL lebih optimal dalam Kurikulum Merdeka. Kebaruan penelitian ini terletak pada pemetaan sistematis keterkaitan antara PjBL, P5, dan pembelajaran IPAS di sekolah dasar, yang belum banyak dikaji secara komprehensif dalam penelitian sebelumnya.