Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

STUDI INTEGRASI ISLAM DAN SAINS: PERAN PENDIDIKAN ISLAM MENUJU ERA REVOLUSI INDUSTRI 5.0 Diinu Tsabitul Azmi; M. Hajar Dewantoro
At-Thullab : Jurnal Mahasiswa Studi Islam Vol. 6 No. 1 (2024): Ahwal Syakhsiyah, Pendidikan Agama Islam, Ekonomi Islam
Publisher : Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20885/tullab.vol6.iss1.art7

Abstract

Teknologi menjadi nilai primer di era revolusi industry 5.0. percepatan kemajuan teknologi informasi telah memberikan dampak signifikan terhadap pola kehidupan manusia terutama dalam dunia Pendidikan. Lantas bagaimana peran sebuah pola integrasi antara islam dan sains dalam dunia Pendidikan islam serta implikasinya berkaitan dengan perilaku manusia di era society 5.0. banyak anggapan bahwa islam dan sains merupakan suatu ikatan bersifat integral, hal ini menunjukan islam memandang positif ilmu pengetahuan modern yang semakin canggih karena dipengaruhi oleh arus teknologi. Artinya tidak ada dikotomi Pendidikan islam dan ilmu sains itu sendiri. Adapun tujuan penelitian ini untuk mengetahui pola strategi integrasi antara islam dan sains baik dalam perilaku atau perbuatan manusia serta tantanganya diera Society 5.0. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif, yakni menelaah studi Pustaka dan mencari data yang bersumber dari jurnal,studi kepustakaan atau dokumentatif seperti kajian sumber data dari literature-literature yang berkaitan dengan judul pembahasan. Selanjutnya akan menghasilkan sebuah opini argumentatif berupa artikel yang akan di dipublikasikan menjadi sebuah jurnal ilmiah.
UPAYA PBB DALAM PENYELESAIAN SENGKETA KASHMIR (INDIA-PAKISTAN): STUDI PENDEKATAN KAJIAN ISLAM KONTEMPORER Diinu Tsabitul Azmi; Mukhsin Achmad
Lisyabab : Jurnal Studi Islam dan Sosial Vol 6 No 2 (2025): Lisyabab, Jurnal Studi Islam dan Sosial
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Sekolah Tinggi Agama Islam Mulia Astuti (STAIMAS) Wonogiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58326/jurnallisyabab.v6i2.411

Abstract

Abstrack The Kashmir conflict between India and Pakistan has been a chronic source of regional instability since the mid-20th century, despite various mediation and resolution efforts initiated by the United Nations (UN). This study critically evaluates the effectiveness of UN interventions in resolving the Kashmir dispute, highlighting the geopolitical constraints and internal resistance that limit the implementation of resolutions. Originally, this research expands the analytical framework by integrating the perspective of contemporary Islamic studies as both a theoretical and practical lens. We argue that Islamic principles founded on justice, peace, consultation (syura), and reconciliation offer a conflict resolution paradigm that has not been extensively explored in the Kashmir context. Initial findings suggest that while the UN faces structural challenges, integrating an Islamic approach one that emphasizes consensus building and substantive justice can provide novelty and essential depth in formulating sustainable solutions. This represents a significant contribution to the literature on international conflict resolution, particularly concerning disputes rooted in historical and cultural complexities. Keywords: Kashmir, India-Pakistan, UN, Contemporary Islam