p-Index From 2021 - 2026
0.444
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Inovasi Global
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PELAYANAN ADMINISTRASI PUBLIK BERBASIS DIGITAL DI KANTOR IMIGRASI KELAS I TPI PADANG Anggara, Tosa; Aditya, Ryandi; Fazrul Hisham, Muhammad; Genta Rahmadhan, Alfado; Syamsir, Syamsir
Jurnal Inovasi Global Vol. 1 No. 2 (2023): Jurnal Inovasi Global
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/jig.v1i2.25

Abstract

Kemajuan teknologi menyebabkan perkembangan di segala bidang. Hal ini ditandai dengan hadirnya pelayanan berbasis digital di istansi pemerintahan. Salah satu istansi yang menyediakan pelayanan berbasis digital adalah Kantor Imigrasi Kelas I TPI Padang. Istansi ini sekarang menggunakan pelayanan berbasis digital dengan menghadirkan aplikasi M-Passport sehingga dapat melengkapi data pembuatan paspor dari rumah. Untuk melakukan penelitian ini, penulis menggunakan metode wawancara dengan melakukan studi observasi dan penelitian di Kantor Imgrasi Kelas I TPI Padang. Wawancara dilakukan kepada salah satu pegawai yang bekerja di istansi tersebut dan beberapa masyarakat pengguna layanan yang berada di kantor tersebut. Selain itu, penulis juga melakukan studi literatul dengan mencari sumber data dari artikel yang berkaitan dengan penelitian yang sedang dibuat.
REFORMASI STRUKTUR KELEMBAGAAN BIROKRASI KEPEGAWAIAN NEGARA Alghiffari, Habib; Nababan, Jaditio; Fazrul Hisham, Muhammad; Muhamadani, Rival; Aditya, Ryandi; Syamsir, Syamsir
Jurnal Inovasi Global Vol. 2 No. 1 (2024): Jurnal Inovasi Global
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kualitas kepegawaian berkorelasi menggunakan kualitas birokrasi pada suatu negara di mana reformasi kepegawaian ialah prasyarat absolut buat mengklaim terselenggaranya manajemen tata pemerintahan yang profesional. Pemerintah Indonesia memanfaatkan momentum reformasi pada tahun 1999 menggunakan menetapkan Undang-Undang No 43 Tahun 1999 perihal Perubahan Atas Undang-Undang No 8 Tahun 1974 tentang utama-pokok Kepegawaian. Reformasi dilakukan pada setiap aspek kepegawaian, tetapi masih terdapat berbagai pertarungan yg dapat dikemukakan menjadi berikut: (1) perseteruan internal kepegawaian itu sendiri. (2) perseteruan eksternal yang berkaitan dengan fungsi dan profesionalisme kepegawaian. Mulai asal prinsip sistem merit yang belum diterapkan pada proses rekrutmen. Kegagalan pemerintah melaksanakan reformasi kepegawaian melahirkan sikap birokrat yang menyimpang dan jua kesenjangan kemampuan dalam pelaksanaan tugas serta tanggung jawab (tidak kompeten). pemugaran secara komprehensif perlu dilakukan tak sekedar pada domain sistem dan regulasi, namun pula di tata cara dan tatanan nilai yang wajib ditanamkan kepada pegawai negeri menjadi pelayan publik. perbaikan secara komprehensif diharapkan akan mampu menaikkan kualitas dan kinerja birokrasi yg berorientasi di kebutuhan rakyat (budaya penyelenggara pelayanan publik).