Perubahan peradaban Arab Jahiliah menjadi peradaban Islam merupakan salah satu transformasi sosial, budaya, dan religius yang paling signifikan dalam sejarah manusia. Sebelum kedatangan Islam, masyarakat Arab hidup dalam tatanan sosial yang didominasi oleh budaya kesukuan, konflik antar suku, penyembahan berhala, serta ketidakadilan sosial, terutama terhadap perempuan dan kelompok marjinal. Era Jahiliah ditandai dengan kekacauan moral, lemahnya ikatan sosial, serta ketiadaan sistem hukum yang adil. Dengan diutusnya Nabi Muhammad SAW dan diturunkannya Al-Qur'an, transformasi tersebut dimulai secara bertahap melalui pembentukan akidah tauhid, penerapan prinsip-prinsip keadilan, dan pembentukan sistem hukum yang berlandaskan syariat Islam. Islam memperkenalkan nilai-nilai baru seperti monoteisme, persamaan hak, keadilan sosial, dan solidaritas antar umat, yang menggantikan norma-norma pra-Islam yang eksploitatif dan diskriminatif. Konversi peradaban ini tidak hanya mengubah cara hidup masyarakat Arab, tetapi juga menciptakan fondasi bagi kemajuan sosial, ekonomi, dan politik yang membawa Arab menjadi pusat peradaban dunia pada masa kekhalifahan. Abstrak ini mengeksplorasi dinamika perubahan peradaban dari era Jahiliah menuju era Islam, serta dampak transformasi tersebut dalam menciptakan stabilitas sosial, mengubah pola pikir masyarakat, dan membangun tatanan sosial yang lebih adil dan harmonis.