Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengembangan Program Edukasi Kreativitas Anak Usia Dini di TK Nurul Islam Desa Gung Pinto Kecamatan Nama Teran Kabupaten Karo Khadijah, Khadijah; Hasibuan, Rahmania; Hayati, Nita; Nabila, Mauliza; Khairani, Rida; Pohan, Annisa
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengembangan Program Edukasi Kreativitas Pendidikan Islam Anak Usia Dini di TK Nurul Islam Desa Gung Pinto, Kecamatan Naman Teran, Kabupaten Karo, bertujuan untuk meningkatkan imajinasi dan kreativitas anak melalui kegiatan seni. Kegiatan ini merupakan bagian dari pengabdian masyarakat yang dilakukan oleh mahasiswa Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri Sumatera Utara, Medan. Metode pelaksanaan meliputi pengenalan, mewarnai, dan kegiatan lain yang berfokus pada seni dan motorik halus anak, seperti membuat pelangi dari tisu, bermain kantung angka, dan menonton video edukatif. Kegiatan ini menumbuhkan keterampilan imajinasi, kognitif, dan kreativitas siswa. Manfaat utama program ini meliputi peningkatan pemahaman masyarakat akan pentingnya kreativitas bagi perkembangan anak, serta penerapan prinsip kreativitas dalam kehidupan sehari-hari. Program ini diharapkan menjadi contoh bagi sekolah lain dalam pengembangan program pendidikan kreatif untuk anak usia dini.
Upaya Pelestarian Warisan Budaya Di Pantai Air Manis Kota Padang Sebagai Daya Tarik Wisata Heritage Pohan, Annisa
Journal of Tourism Sciences, Technology and Industry Vol 4, No 2 (2025): JTSTI-Journal of Tourism Science, Technology and Industry
Publisher : Institut Seni Indonesia Padangpanjang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26887/jtsti.v4i2.6142

Abstract

This study examines how the community and government play a role in preserving the cultural heritage of Air Manis Beach, Padang City, which has two main elements: the Malin Kundang Stone and its folklore. This research is motivated by the declining condition of cultural preservation in the area, where tourism development is prioritized over cultural protection. Using qualitative descriptive methods, data were collected through field observations, interviews with local residents and visitors, and literature studies. Based on field findings, conservation activities in this area are still focused on the development of tourist facilities, while aspects of cultural protection are not optimal. This study reveals that conservation should be carried out in an integrated manner, balancing physical conservation and cultural revitalization. This study contributes to the development of cultural heritage tourism by offering a community-based and educational approach that strengthens local identity and encourages sustainable tourism in Air Manis Beach.