Claim Missing Document
Check
Articles

Found 37 Documents
Search
Journal : SCIENCE ELECTRO

SISTEM MONITORING LIGHTNING ARRESTER GAGAL OPERASI SECARA ONLINE DI JARINGAN 20 KV PENYULANG KOLONEL SUGIONO UNIT LAYANAN BULULAWANG Mohamad Mukhorobin; Bambang Dwi Sulo; M Jasa Afroni
SCIENCE ELECTRO Vol 14, No 1 (2022)
Publisher : Science Elektro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (813.358 KB)

Abstract

Lighning arrester merupakan proteksi yang berfungsi mengamankan peralatan dari tegangan lebih yang diakibatkan baik oleh sambaran petir (lightning strike) maupun gelombang hubung singkat (switching), tingginya frekuensi arrester dalam memproteksi tegangan lebih resiko arrester gagal operasi sangat tinnggi .salah satu Kegagalan operasi lightning arrester kurangnya monitoring kondisi arrester dimana menurunnya kondisi tingkat isolasi arrester tidak termonitoring. Maka diperlukan sistem monitoring online, dengan metode analisis arus bocor total riel pada lighning arrester dapat mengetahui kondisi arrester, dengan dibuatkan sistem monitoring secara online diusahakan dapat mencegah terjadinya arrester gagal operasi. Hasil pembacaan sistem, nilai arus bocor terbaca rata-rata 3,12 mA. Keakurasian sistem dalam mengukur leakage current menunjukkan tingkat keakurasian rata-rata 97,35 % terhadap alat LCM kyoritsu.Kata kunci : Lighning Arrester, Leakage Current, Sistem Monitoring Online
PENGENDALI HAMA BURUNG DAN SERANGGA MENGGUNAKAN SUARA DAN LAMPU ULTRAUNGU BERTENAGA SURYA Muhammad Ainur Rahim; Bambang Dwi Sulo; M Taqijjuddin Alawiy
SCIENCE ELECTRO Vol 10, No 1 (2019): SCIENCE ELECTRO
Publisher : Science Elektro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu masalah yang dapat mengurangi produksi padi adalah serangan hama burung pipit dan serangga wereng coklat pada sawah tempat penanaman. Serangan hama burung pipit dapat mengurangi produksi padi hingga 50% saat panen. Selain itu terdapat hama wereng coklat yang juga menjadi permasalahan bagi petani padi. Untuk membantu mengatasi hama burung pipit dan serangga wereng coklat tersebut, maka akan dikembangkan sebuah perangkat anti hama burung dan serangga dengan menggunakan suara di waktu siang hari dan lampu ultraungu di waktu malam hari. Sumber listrik untuk perangkat tersebut diperoleh dari panel surya yang disimpan di dalam baterai. Karena menggunakan sumber listrik yang terbatas, maka akan dilakukan penghematan pada perangkat ini berupa suara pengusir burung yang terarah dan hanya bekerja saat diperlukan. Hal ini akan dilakukan dengan sensor yang mendeteksi keberadaan burung dari empat penjuru. Suara dari sirene akan digunakan karena cukup keras untuk bisa mengusir burung pipit. Pengendalian waktu untuk aktifnya sirine tersebut dan arahnya dilakukan selain untuk menghemat penggunaan listrik juga untuk meminimalisir gangguan suara pada masyarakat sekitarnya. Cahaya lampu ultraungu diaktifkan pada malam hari yang berfungsi untuk menarik serangga sehingga terperangkap pada tempat yang dibuat. Pengaktifan lampu ultraungu dilakukan dengan menggunakan sensor cahaya sekitar, sehingga tidak memerlukan perangkat jam yang kerap harus dilakukan penyesuaian waktunya. Perangkat pengendali hama burung dan serangga yang dibangun berhasil melakukan deteksi dan mengambil aksi sesuai yang dibutuhkan oleh petani.Kata kunci: sistem kendali, pengendali hama, burung, serangga, panel surya, suara
SISTEM KONVERSI ENERGI BERBASIS AIR LAUT GUNA MENDAPATKAN ENERGI LISTRIK DENGAN METODE SEL VOLTA Taufiqur Rohman; Bambang Dwi Sulo; Oktriza Melfazen
SCIENCE ELECTRO Vol 11, No 1 (2019): SCIENCE ELEKTRO
Publisher : Science Elektro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (345.413 KB)

Abstract

Energi listrik alternatif merupakan sumber energi yang perlu dikembangkan mengingat semakin habis energi fosil di bumi. Salah satu sumber energi yang tidak akan habis adalah air laut. Air laut mengandung campuran dari 96,5% air murni dan 3,5% material berupa garam, gas terlarut, bahan organik dan partikel tak terlarut. Senyawa yang terkandung dalam air laut adalah Natrium Clorida (NACL) dan oleh H20 diraikan menjadi Na+ dan Cl-. Bertemunya dua partikel bebas Na+ dan Cl- yang dipadukan dengan metode sel volta akan menghasilkan perubahan/ konversi menjadi arus listrik sehingga dapat dimanfaatkan sebagai energi alternatif. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan pada air laut di pantai selatan kota Malang dengan volume 100 ml sampai 2000 ml, hasil tetinggi pada saat siang hari dengan cuaca normal suhu 30° C dan kelembaban 68% menghasilkan energi 1,78 Watt, pada saat pasca hujan dengan suhu 25° C dan kelembaban 70% menghasilkan energi 1,8 Watt, dan pada malam hari dengan suhu 23,5° C dan kelembaban 84% menghasilkan energi 2,56 Watt. Untuk menghasilkan energi yang lebih besar maka dilakukan step up dengan dirangkai menjadi cell-cell yang dihubungkan seri sebanyak 10 cell dengan volume 250 ml pada masing-masing cell menghasilkan energi listrik sebesar 11,73 Watt. Jadi energi yang dihasilkan air laut dapat dipengaruhi oleh volume, suhu, kelembaban dan pergerakan air laut.Kata kunci : energi alternatif, air laut, sel volta, listrik
KONTROL DAN MONITORING MOTOR - GENERATOR MENGGUNAKAN PLC LS DAN INVERTER VF-S9 AHMAD NURHADI; M Jasa Afroni; Bambang Dwi Sulo
SCIENCE ELECTRO Vol 12, No 1 (2020): Science of Electro
Publisher : Science Elektro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (762.874 KB)

Abstract

Generator DC merupakan sebuah perangkat mesin listrik dinamis yang mengubah energimekanis menjadi energi listrik arus searah. Agar dapat menghasilkan listrik yang berkualitastinggi dengan tegangan output yang selalu stabil, generator harus bekerja pada kecepatan putar(rpm) tertentu sehingga digunakan sistem closeloop dimana terdapat pengkondisi sinyal yangberfungsi sebagai feedback. Untuk dapat menghasilkan energi listrik, rotor generator harusdihubungkan dengan mesin penggerak yang dapat berupa motor bakar, turbin uap, kincir angin,kincir air, dsb. Dalam penelitian ini penulis menggunakan motor induksi 3 phase sebagai mesinpenggerak, dimana kecepatan putaran motor ini diatur oleh inverter (Variable Speed Drive)dengan mengubah frekuensi dan tegangan yang masuk ke motor.Selain itu alat kontrol dan monitoring ini dihubungkan ke PLC (Programmable LogicController) yang berfungsi untuk memberikan input perintah ke inverter dan memonitor kerjagenerator. Alat kontrol ini menggunakan sistem closeloop, dimana sinyal output dari generatordigunakan sebagai feedback yang mempunyai pengaruh langsung pada aksi pengontrolan olehPLC dan inverter. Dalam sistem ini, sinyal error yang merupakan selisih antara sinyal masukandan sinyal umpan balik yang berupa sinyal tegangan diumpankan ke input PLC untukmemperkecil error dan membuat output generator mendekati nilai yang diinginkan. Dengandemikian alat kontrol akan bekerja secara otomatis dan generator akan menghasilkan outputyang lebih stabil.Kata Kunci : sistem kontrol, generator, sistem closeloop, pembangkit listrik
ANALISIS SISTEM EKSITASI TERHADAP KONDISI JENIS BEBAN PADA GENERATOR 11 KV DI PT. PUPUK INDONESIA ENERGI Aldian Fajar Ismail; H. Muhammad Taqiyyuddin A; Bambang Dwi Sulo
SCIENCE ELECTRO Vol 13, No 1 (2021): SCIENCE ELECTRO
Publisher : Science Elektro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (365.388 KB)

Abstract

 PLTG ( Pembangkit Listrik Tenaga Gas) PT. Pupuk Indonesia Energi adalah salah satu unit pembangkit di PT. Petrokimia yang mempunyai tugas untuk menunjang listrik pada pabrik Petrokimia. Proses energi listrik pada PLTG PT. Pupuk Indonesia Energi yang dilakukan oleh generator akan berlangsung jika sistem>eksitasi ada. Sistem>eksitasi merupakan sistem terpenting pada pembangkitan generator sinkron, dimana sistem ini berfungsi untuk membangkitkan fluks generator dan menyediakan daya DC ke kumparan medan generator. Sistem>eksitasi mengontrol dan melindungi fungsi-fungsi penting dalam sistem tenaga untuk operasi dan kinerja yang optimal. Dalam penelitian ini, diketahui tegangan keluaran generator pada sistem pembangkit dapat berubah-ubah, maka untuk mengatasi perubahan tegangan bisa dengan mengatur arus>eksitasi. Sistem>eksitasi diimplementasikan dalam generator sinkron berkapasitasi 22 MW, 11 KV dengan menggunakan bantuan perangkat lunak MATLAB>Simulink_R2010a. Dengan mengatur beban yang diberikan pada generator, arus>eksitasi dapat mempengaruhi tegangan keluaran dan arus keluaran yang dihasilkan generator. Dalam kondisi beban  P = 18 MW, Q = 14 MVAR, hasil penelitian menunjukkan ketika simulasi dijalankan pada sudut alfa 0°, diketahui nilai arus eksitasi sebesar 2.439 A dengan tegangan keluaran sebesar 6 KV dan arus keluaran sebesar 1124 A. Stabilitas perubahan tegangan akibat perubahan beban bisa diantisipasi dengan arus_eksitasi.
STUDI KELAYAKAN TEKNIS KERETA CEPAT PADA REL KERETA API LISTRIK (COMMUTER LINE) DI INDONESIA Muhammad Abdullah Umar; M. Taqiyyuddin Alawiy; Bambang Dwi Sulo
SCIENCE ELECTRO Vol 13, No 2 (2021): SCIENCE ELECTRO
Publisher : Science Elektro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (513.186 KB)

Abstract

Usaha peternakan kambing cukup menjajikan karena mudah untuk dipelihara  Kambing adalah salah satu  penyedia protein hewani asal ternak berupa daging atau susu. Kondisi ini menyebabkan banyak peternak kambing memerah susu kambing saat laktasi untuk meningkatkan hasil ekonomi pemeliharaan kambing, dan menyapih anak kambing secara dini, untuk mendapatkan hasil susu yang lebih banyak dan mempercepat induk berkembang biak lagi. Sedangkan anak kambing diberi susu pengganti dari air susu sapi segar. Tujuan dari alat pemberi minum dan suhu otomatis ini adalah suatu alat yang berfungsi untuk melakukan pemberian susu pada anak kambing dan menjaga range suhu kandang dan suhu susu secara otomatis dengan menggunakan sensor DHT11 sebagai sensor suhu kandang dan DS18B20 sebagai sensor air susu, yang dapat dimonitoring melalui website. Metode penelitian ini adalah dengan menggunakan data kuantitaif dengan menggunakan data angka – angka dalam menganalisis angka yang ditemukan. Alat ini akan bekerja secara otomatis dengan menggunakan modul RTC sebagai pengaturan waktu pemberian air susu ke anak kambing melalui dot, alat ini juga dapat memonitoring jumlah yang di minum anak kambing dengan sensor water level yang bearada di dalam wadah air minum, lalu dikirim ke website.
Desain Inverter Pada Sunber Listrik Pikohidro nizam mawadzatul falikhin; Mohammad Jasa' Afroni; Bambang Dwi Sulo
SCIENCE ELECTRO Vol 15, No 1 (2022): SCIENCE ELECTRO
Publisher : Science Elektro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (807.363 KB)

Abstract

Pemanfaatan sumber energi listrik yang selama ini masih didominasi dari sumber energi konvensional (bahan bakar minyak) membuat ketergantungan yang sulit dihilangkan terhadap jenis energi tersebut yang ketersediaannya sudah sangat terbatas. Sesuai dengan kebijakan energi Nasional dan untuk mengurangi ketergantungan terhadap pengguna bahan bakar minyak, maka harus dicari sumber energi lain atau sumber energi alternatif. Beberapa sumber daya alam yang menjadi alternatif yaitu menggunakan PLTPH yang memanfaatkan air sungai untuk menggerakan generator sebagai sumber listrik yang disimpan pada baterai (accu). Namun terdapat kekurrangan yaitu tegangan pada PLTPH masih menggunakan tegangan DC. Dari permasalahan tersebut penelitian ini mengusulkan desain Inverter dengan jenis SPWM (Sinusoida Pulse-Width modulation) salah satu teknik pensaklaran yang menghasilkan bentuk gelombang keluaran inverter dengan karakteristik mendekati sinusoida. Pada penelitian ini diawali dengan perancangan menggunakan Matlab Simulink untuk dapat mendesain inverter yang kinerjanya dapat disimulasikan dengan baik untuk dapat direalisasikan menjadi inverter yang dapat bekerja seperti yang diharap.
MONITORING, STARTING AND SAFETY INDUCTION MOTOR SYSTEM 3 PHASE BERBASIS MIKROKONTROLLER ATMega328 Maulana Torikil Huda; Bambang Dwi Sulo; M Jasa Afroni
SCIENCE ELECTRO Vol 8, No 1 (2018): SCIENCE ELECTRO
Publisher : Science Elektro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (380.013 KB)

Abstract

Safety pada motor induksi tiga fasa sangat penting, karena motor induksi membutuhkan perawatan dalam penggunaannya, selain menjaga usia motor induksi lebih panjang nilai ekonomis juga diperoleh bila pengawatan motor induksi dilakukan dengan benar. Tujuan dari pembuatan tugas akhir ini adalah untuk merancang sebuah pengaman dan mengetahui kinerja motor induksi tiga fasa dengan sistem monitoring menggunakan mikrokontroller ATmega328 (Arduino Nano) dan Progammable Logic Controller (PLC)). Untuk menampilkan data tegangan, arus dan kecepatan (RPM) peneliti menggunakan Licuid Crystal Display( LCD) 20x4. Adapun starting system yang digunakan pada motor induksi tiga fasa adalah star-delta baik mode auto maupun manual. Beberapa pengaman yang digunakan sebagai safety pada sistem antara lain hilangnya satu atau lebih fasa pada jaringan tiga fasa, naik atau turunnya tegangan secara tidak normal dan arus lebih. Ada beberapa Sensor yang digunakan pada sistem untuk melihat sinyal tegangan, arus dan kecepatan antara lain sensor ZMPTB101B yang berfungsi sebagai pembaca tegangan, Sensor SCT-013-000 yang berfungsi sebagai pembaca arus dan Sensor IR OBSTACLE FLYING FISH yang berfungsi sebagai pembaca kecepatan (RPM). Sistem pengontrollan utama menggunakan PLC, pada saat bersamaan PLC juga mengamankan dari gangguan hilangnya satu atau lebih fasa pada jaringan. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem monitoring, starting dan safety yang telah dirancang dapat berjalan sesuai dengan yang diharapkan.Kata kunci: Monitoring, Starting, Safety, Motor Induksi 3 Fasa, Mikrokontroller, Progammable Logic Controller
Studi Susut Energi Pada Penyulang Sumberpucung Dengan Perbaikan Susut Di Wilayah PT. PLN (Persero) Rayon Sumberpucung Isya Asep Fatmana; Bambang Dwi Sulo; Bambang Minto Basuki
SCIENCE ELECTRO Vol 13, No 2 (2021): SCIENCE ELECTRO
Publisher : Science Elektro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (322.922 KB)

Abstract

Salah satu permasalahan utama yang dihadapi PLN adalah besarnya rugi-rugi daya yang terjadi selama proses pengiriman Energi listrik  kepada konsumen. Rugi-rugi daya ini menyebabkan daya yang dikirimkan tidak sebesar daya yang dihasilkan.. Susut energi merupakan kerugian energi akibat masalah teknis dan non teknis. PT PLN (PERSERO) Rayon Sumberpucung sedang berupaya meminimalisir terjadinya susut energi dimana besarnya susut energi tidak seperti yang diharapkan. Dalam penelitian ini dilakukan perhitungan susut teknis, yaitu dengan menghitung susut penghantar JTM dan susut transformator pada penyulang sehingga akan diketahui seberapa besar susut energi yang disebabkan oleh penghantar JTM dan transformator pada penyulang. Dari hasil perhitungan didapatkan besar susut energi teknis pada penyulang Sumberpucung  yaitu susut energi penghantar JTM adalah 241279 kWh dengan persentase susut sebesar 7,9 % dan susut energi teknis pada Transformator adalah 10922 kWh dengan persentase susut sebesar 0,3559 %. Total susut energi teknis pada penyulang sumberpucung pada penghantar JTM dan transformator adalah 252201 kWh. Besar susut energi teknis setelah perbaikan pada penghantar JTM adalah 163591 kWh dengan persentase susut menjadi 5,3 %, dapat menekan susut sebesar 77688 kWh dengan persentase penurunan susut sebesar 2,6 %. Sedangkan besar susut energi teknis setelah perbaikan pada transformator besar susut energi teknis adalah 10885 kWh dengan persentase susut menjadi  0,3547 %, dapat menekan susut sebesar 37 kWh dengan persentase penurunan susut sebesar 0,0012 %
RANCANG BANGUN INVERTER SATU FASA BERKAPASITAS 100 WATT Siska Viminawati; Bambang Minto Basuki; Bambang Dwi Sulo
SCIENCE ELECTRO Vol 12, No 2 (2020): Internet of Things Pada Bidang Elektro
Publisher : Science Elektro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (551.414 KB)

Abstract

Inverter merupakan salah satu alat elektronika yang berfungsi mengubah arus searah (DC)menjadi arus bolak-balik (AC) dengan besaran tegangan dan frekuensi yang bisa diatur. Melalui penelitian ini penulis mencoba melakukan perancangan inverter satu fasa dengan kapasitas 100 Watt. Penambahan rangkaian driver menggunakan IC 4017 serta sistem pensaklaran(switching) menggunakan IRF 3205. Dalam perancangan inverter satu fasa ini menggunakan sumbertegangan dari batrai DC 12V. Pengujian rangkaian inverter menggunakan dua trafo yang berbedamenghasilkan Vac driver sebesar 6,1 V pada Trafo UPS 5A dan 4,8 V pada trafo CT 10A. Dengantrafo yang berbeda Inverter sama-sama mampu mengubah tegangan 12Vdc menjadi 220Vac.Tegangan dan Frekuensi yang dihasilkan dari inverter dengan trafo CT UPS 5A lebih stabil. Tetapidari kelebihan tersebut penggunaan trafo CT UPS 5A terdapat kelemahan yakni penggunaanyaterbatas oleh waktu. Trafo dan kabel yg menuju rangkaian pensaklaran akan panas dan jika di paksamaka mosfet IRF 3205 akan meledak. Sedangkan pada penggunaan trafo CT 10A inverter mampubekerja melebihi batas waktu kerja dari penggunaan trafo UPS 5A, namun terbatas kemampuanpembebanan pada daya 250 Watt.Kata kunci : Inverter, PLTMH, UPS (Uninterruptible Power Supply),Trafo CT, driver