Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Filosofi Dan Perwujudan Prinsip-Prinsip (Mabdi) Hukum Ekonomi Syariah; Tahidullah, Al-‘Adalah, Al-Amr Bi Al-Ma’ruf Wa Nahy ‘An Munkar, Dan Al-Birr Wa Al-Taqwâ Dalam; Bagi Hasil (Mudhârabah Dan Musyârakah) Rohmatulloh, Bagus; Jahidin
AL-IBANAH Vol. 8 No. 1 (2023): JOURNAL AL-IBANAH
Publisher : Institut Agama Islam Persis Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54801/ibanah.v8i1.160

Abstract

Artikel ini menjelaskan filosofi dan prinsip perwujudan Tauhȋdullah, Al-Adalah , Al-Amr Bi Al-Ma’ruf Wa Nahy ‘An Munkar, dan Al-Birr Wa Al-Taqwâ Dalam; Bagi Hasil (Mudhârabah dan Musyârakah). Pada pasal tersebut membahas Tauhȋdullah dan Al-'Adalah, Penjelasan Al-Amr Bi Al-Ma’ruf Wa Nahy ‘An Munkar, dan Al-Birr Wa Al-Taqwâ serta Mudhârabah dan Musyârakah dalam bagi hasil. Dan disimpulkan bahwa asas Tauhȋdillah merupakan asas yang memberikan aturan yang mengikat antara manusia dengan Tuhannya, dan Al-Adalah merupakan asas yang berdampak harmonis bagi umat, karena nilai keadilan tidak ada pihak yang merasa dirugikan atau dibohongi. Keempat prinsip ini merupakan landasan dari pelaksanaan transaksi tersebut sehingga terjalin hubungan baik dan kemerataan antara pelaku usaha Untuk memahami manifestasi Tauhȋdillah, Mudhârabah dan Musyârakah tersebut merupakan salah satu penerapan hukum syara’. Sehingga salah satu tujuan pelaksanaan kedua akad tersebut adalah pengimplementasian dari salah satu Maqashid Al Syari’ah, dengan tujuan tegaknya Al Amar Ma’ruf dan Anahy An Munkar. Yang sudah seharusnya diterapkan dengan benar menurut hukum Islam.
Peranan Matematika dalam Ilmu Ekonomi Rohmatulloh, Bagus
AL-IBANAH Vol. 9 No. 1 (2024): JOURNAL AL-IBANAH
Publisher : Institut Agama Islam Persis Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54801/ibanah.v9i1.254

Abstract

Masalah-masalah ekonomi biasanya dianalisis dengan pendekatan kuantitatif, salahsatunya dengan menggunakan analisis matematika ekonomi atau ekonometrika. Saat ini teknik ekonometrika non konvensional mulai banyak digunakan dalam analisis ekonomi, salah satunya model neural network. Model neural network merupakan suatu teknik alternatif dalam ekonometrika yang prinsip kerjanya meliputi kerja sistem syaraf. Secara prinsip, teknik ekonometrika merupakan gabungan antara beberapa disiplin ilmu: teori ekonomi, matematika ekonomi, statistika ekonomi, matematika statistik dan teknik komputasi. Dengan demikian, analisis ekonometri memerlukan pemahaman dan pendekatan multidisipliner. Untuk menganalisis suatu variabel ekonomi, kita dapat memperhatikannya melalui variabel-variabel lain yang terkait kemudian kita membuat model matematika yang dapat merepresentasikan hubungan variabel yang kita amati dengan variabel-variabel (faktor-faktor) lain yang mempengaruhinya melalui suatu teori yang mendasari hubungan tersebut.
Filosofi Dan Perwujudan Prinsip-Prinsip (Mabdi) Hukum Ekonomi Syariah; Tahidullah, Al-‘Adalah, Al-Amr Bi Al-Ma’ruf Wa Nahy ‘An Munkar, Dan Al-Birr Wa Al-Taqwâ Dalam; Bagi Hasil (Mudhârabah Dan Musyârakah) Rohmatulloh, Bagus; Jahidin
AL-IBANAH Vol. 8 No. 1 (2023): JOURNAL AL-IBANAH
Publisher : Institut Agama Islam Persis Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54801/ibanah.v8i1.160

Abstract

Artikel ini menjelaskan filosofi dan prinsip perwujudan Tauhȋdullah, Al-Adalah , Al-Amr Bi Al-Ma’ruf Wa Nahy ‘An Munkar, dan Al-Birr Wa Al-Taqwâ Dalam; Bagi Hasil (Mudhârabah dan Musyârakah). Pada pasal tersebut membahas Tauhȋdullah dan Al-'Adalah, Penjelasan Al-Amr Bi Al-Ma’ruf Wa Nahy ‘An Munkar, dan Al-Birr Wa Al-Taqwâ serta Mudhârabah dan Musyârakah dalam bagi hasil. Dan disimpulkan bahwa asas Tauhȋdillah merupakan asas yang memberikan aturan yang mengikat antara manusia dengan Tuhannya, dan Al-Adalah merupakan asas yang berdampak harmonis bagi umat, karena nilai keadilan tidak ada pihak yang merasa dirugikan atau dibohongi. Keempat prinsip ini merupakan landasan dari pelaksanaan transaksi tersebut sehingga terjalin hubungan baik dan kemerataan antara pelaku usaha Untuk memahami manifestasi Tauhȋdillah, Mudhârabah dan Musyârakah tersebut merupakan salah satu penerapan hukum syara’. Sehingga salah satu tujuan pelaksanaan kedua akad tersebut adalah pengimplementasian dari salah satu Maqashid Al Syari’ah, dengan tujuan tegaknya Al Amar Ma’ruf dan Anahy An Munkar. Yang sudah seharusnya diterapkan dengan benar menurut hukum Islam.
Peranan Matematika dalam Ilmu Ekonomi Rohmatulloh, Bagus
AL-IBANAH Vol. 9 No. 1 (2024): JOURNAL AL-IBANAH
Publisher : Institut Agama Islam Persis Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54801/ibanah.v9i1.254

Abstract

Masalah-masalah ekonomi biasanya dianalisis dengan pendekatan kuantitatif, salahsatunya dengan menggunakan analisis matematika ekonomi atau ekonometrika. Saat ini teknik ekonometrika non konvensional mulai banyak digunakan dalam analisis ekonomi, salah satunya model neural network. Model neural network merupakan suatu teknik alternatif dalam ekonometrika yang prinsip kerjanya meliputi kerja sistem syaraf. Secara prinsip, teknik ekonometrika merupakan gabungan antara beberapa disiplin ilmu: teori ekonomi, matematika ekonomi, statistika ekonomi, matematika statistik dan teknik komputasi. Dengan demikian, analisis ekonometri memerlukan pemahaman dan pendekatan multidisipliner. Untuk menganalisis suatu variabel ekonomi, kita dapat memperhatikannya melalui variabel-variabel lain yang terkait kemudian kita membuat model matematika yang dapat merepresentasikan hubungan variabel yang kita amati dengan variabel-variabel (faktor-faktor) lain yang mempengaruhinya melalui suatu teori yang mendasari hubungan tersebut.
Pemerataan dan Kesejahteraan Masyarakat Menurut Konsep Siklus Ibnu Khaldun Rohmatulloh, Bagus
JURNAL SYNTAX IMPERATIF : Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol. 6 No. 5 (2025): Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan
Publisher : CV RIFAINSTITUT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54543/syntaximperatif.v6i5.914

Abstract

Transisi sosial masyarakat dari agraris menuju industri mengubah kondisi sosial-ekonomi suatu wilayah dan kerap diasumsikan mendorong pemerataan serta kesejahteraan. Artikel ini mengkaji perubahan tersebut pada Kecamatan Dayeuhkolot yang berkembang menjadi kawasan industri. Penelitian menggunakan pendekatan library research melalui studi dokumenter dan studi kasus dengan membandingkan data literatur terhadap kondisi empiris setempat, lalu menafsirkannya dengan konsep siklus (populasi) Ibnu Khaldun. Temuan menunjukkan bahwa pertumbuhan industrialisasi tidak secara otomatis menghasilkan kesejahteraan yang merata. Dampak negatif yang menonjol meliputi menurunnya kesejahteraan penduduk asli, upah di bawah standar, praktik outsourcing yang merugikan, pencemaran/limbah industri yang memutus perairan pertanian, dominasi investor luar yang melemahkan ekonomi lokal, tata ruang yang semakin kumuh, serta kualitas pendidikan yang belum merata. Kesimpulannya, transisi agraris–industri di Dayeuhkolot belum menghadirkan kemakmuran yang “mulus” sebagaimana diharapkan; diperlukan peran kebijakan, keadilan, rasa aman, dan kerja sama sosial sebagaimana ditekankan dalam perspektif Ibnu Khaldun.