Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

BERAS ARTIFISIAL BERBAHAN KULIT SINGKONG [Manihot esculenta] BERINDEKS GLIKARTIFICIAL RICE MADE FROM CASSAVA [Manihot esculenta] Firdaus; Aorama, Aulia; Nadya, Salshabila; Milla, Viona Izzatul
Penelitian Gizi dan Makanan (The Journal of Nutrition and Food Research) Vol. 47 No. 1 (2024): PGM VOL 47 NO 1 TAHUN 2024
Publisher : Persagi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36457/pgm.v47i1.787

Abstract

Diabetes is a chronic disease that can occur if the body is unable to use the insulin it produces effectively. People with diabetes have special dietary arrangements that are different from non-diabetic people. One of them is by consuming foods with a low glycemic index. Cassava peel has good potential for development. Artificial rice from cassava peel waste, besides having good nutritional content, is also very minimally used, especially in the city of Padang. This research aims to develop analog rice from cassava peel waste, which has the potential to have a low glycemic index and be an alternative food for people with diabetes. The method of this research is that this research uses an experimental test method using a randomized design comparing cassava peel flour and sago starch flour with the ratio F1(60:40), F2(70:30), and F3(80:20). Organoleptic tests were carried out on 30 semi-trained panelists. Data analysis used software with the Kruskal Wallis and Mann Whitney tests at a 5% level. The Glycemic Index test was carried out by taking blood using a finger prick test or glucometer at 0, 30, 60, 90, and 120 minutes. Results: From organoleptic and proximate testing, the best formulation was obtained, namely F3(80:20). The nutritional content of this formulation is 3.51% ash content; fat content 6.3%; protein content 1.64%; carbohydrates 81.16%; amylose 16.47%; crude fiber 6.07%; dietary fiber 29.14%. The glycemic index result was 20.63. Artificial rice from cassava skin has a low glycemic index, so it has the potential as a food for diabetes mellitus.  
Efektivitas Video Animasi terhadap Perubahan Pengetahuan dan Sikap Remaja Mengenai Minuman Berpemanis di Kecamatan Pauh Kota Padang Aorama, Aulia; Nur, Nadia Chalida
Indonesian Journal of Public Health and Nutrition Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijphn.v5i2.35876

Abstract

Latar belakang: Konsumsi minuman manis yang berlebihan telah terbukti berdampak buruk bagi kesehatan. Oleh karena itu, penerapan edukasi gizi telah diidentifikasi sebagai langkah pencegahan yang krusial. Tujuan : Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh video animasi sebagai media edukasi gizi tentang minuman berpemanis terhadap pengetahuan dan sikap pada remaja sekolah menengah atas di Kecamatan Pauh. Metode: Jenis penelitian ini adalah Quasy Experiment dengan desain two group pre-test post-test. Penelitian ini dilaksanakan di SMAN 9 Padang dan SMAN 15 Padang. Sampel dipilih secara acak dengan jumlah 31 siswa pada masing-masing kelompok intervensi dan kontrol. Kelompok intervensi mendapatkan edukasi gizi menggunakan media video animasi, sedangkan kelompok intervensi tanpa adanya pemberian media.  Analisis data untuk uji perbedaan perlakukan dengan Paired T Test, dan uji efektivitas dengan N-gain. Instrumen penelitian berupa kuesioner pengetahuan, sikap, dan video animasi. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan skor pengetahuan dan sikap pada kelompok intervensi sebelum dan setelah perlakuan (p-value = 0,0001). Terdapat perubahan pengetahuan dan sikap pada kelompok intervensi, dengan persentase n-gain pengetahuan sebesar 76% (efektif) dan 60% (cukup efektif) untuk sikap. Kesimpulan: Media video animasi tentang minuman berpemanis efektif meningkatkan pengetahuan dan sikap pada remaja. Diharapkan sekolah berperan aktif dalam memberikan edukasi gizi dengan memanfaatkan media yang menarik