SR, Naharuddin
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

The Lifestyle of Wives and the Harmony of Samawa Families in Bilalangnge Village: A Review from the Perspective of Islamic Law Jumiati, Jumiati; Basri, Rusdaya; Soemena, Moh. Yasin; SR, Naharuddin
Jurnal Marital: Kajian Hukum Keluarga Islam Vol 2 No 2 (2024): MARITAL: Kajian Hukum Keluarga Islam
Publisher : IAIN Parepare

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35905/marital_hki.v2i2.3180

Abstract

Gaya hidup merupakan suatu sekumpulan kebiasaan, pandangan dan pola-pola respon terhadap gaya hidup, terutama perlengkapan untuk hidup. Cara berpakaian, cara kerja, pola konsumsi, bagaimana individu mengisi kesehariannya merupakan unsur-unsur yang membentuk gaya hidup. Gaya hidup dipengaruhi oleh keterlibatan seseorang dalam sekelompok sosial dari seringnya berinteraksi dan menanggapi berbagai stimulasi. Jenis penelitian yang digunakan dalam skripsi ini ialah field research dengan metode kualitatif, dan penelitian ini menggunakan analisis data deskriptif kualitatif.data dalam penelitian ini diperoleh dari data primer dan sekunder. Teknik pengumpulan data yang digunakan ialah observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) Life style para istri di Desa Bilalangnge Kecamatan Bacukiki dalam pengunaan produk kecantikan yakni: Hedonisme, boros, mudah terpengaruh dengan penampilan teman, melalaikan tugas dan tanggung jawab di lingkungan keluarga. Dari bentuk-bentuk life style para istri yang diperlihatkan diatas, dalam hukum Islam dianggap bertentangan dengan perintah Allah Swt dimana gaya hidup tersebut kurang baik bagi keluarga yang berpenghasilan rendah. (2) Dalam hukum Islam dampak dari life style semacam itu tidak dibenarkan karena dari gaya hidup diatas dapat menimbulkan sifat tabarruj atau dapat menarik perhatian laki-laki untuk menatapnya dan menimbulkan beberapa mudharat bagi keluarga sakinah, mawaddah dan rahmah karena kedamaian dan ketentraman serta kasih sayang yang ada didalam suatu keluarga bisa berkurang atau bahkan bisa hilang begitu saja karena faktor dari gaya hidup yang berlebihan/tabarruj. Temuan penelitian menunjukkan bahwa gaya hidup istri yang cenderung hedonis dan konsumtif berdampak negatif terhadap keharmonisan keluarga SAMAWA. Istri harus lebih bijak dalam penggunaan produk kecantikan dan memperhatikan tanggung jawab dalam keluarga sesuai dengan ajaran Islam.
The Role of Mediation in Resolving Family Communication Conflicts: An Islamic Family Law Approach in Indonesia SR, Naharuddin; Ahmad, Ahmad; Shabri, Faisal Nur Shadiq; Hidayatullah, Ahmad
Jurnal Marital: Kajian Hukum Keluarga Islam Vol 4 No 1 (2025): MARITAL: Kajian Hukum Keluarga Islam
Publisher : IAIN Parepare

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35905/marital_hki.v4i1.14373

Abstract

Komunikasi yang buruk dalam keluarga sering menjadi penyebab utama ketegangan dan disfungsi hubungan antar anggota keluarga. Ketidakmampuan dalam berkomunikasi dapat menimbulkan jarak emosional, perasaan terabaikan, dan konflik yang tak kunjung selesai, yang akhirnya mengganggu keharmonisan rumah tangga. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis penyebab komunikasi buruk dalam keluarga dan solusi yang dapat diterapkan berdasarkan hukum keluarga Islam di Indonesia, dengan fokus pada pendekatan mediasi dan advokasi. Penelitian ini menggunakan metode kepustakaan (library research) dengan pendekatan kualitatif, yang menganalisis berbagai literatur terkait, seperti Kompilasi Hukum Islam (KHI), Peraturan Mahkamah Agung (PERMA) No. 1 Tahun 2016, serta prinsip-prinsip syariat dalam mediasi keluarga. Temuan penelitian menunjukkan bahwa mediasi berbasis prinsip syariat Islam, seperti sulh (perdamaian) dan hakam (penunjukan mediator), terbukti efektif dalam memperbaiki komunikasi buruk dan menyelesaikan konflik tanpa harus melalui perceraian. Rekomendasi dari penelitian ini adalah memperkuat penerapan mediasi dalam penyelesaian sengketa keluarga, meningkatkan kesadaran keluarga akan pentingnya komunikasi yang sehat, dan mengintegrasikan program konseling berbasis Islam di Pengadilan Agama.