Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENERAPAN MODEL BLENDED LEARNING DALAM PEMBELAJARAN TEKNIK PERMESINAN BUBUT BERBANTUAN APLIKASI WHATSAPP MESSENGER (ONLINE) DAN PENDEKATAN SCIENTIFIC (OFFLINE) UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN PEMAHAMAN SISWA KELAS XI SMK MA’ARIF SUMEDANG Jaskarti, Etty; Ginanjar
JESA-Jurnal Edukasi Sebelas April Vol 7 No 1 (2023): JESA - Jurnal Edukasi Sebelas April
Publisher : LPPM UNSAP & Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pengaruh implementasi model Blended Learning terhadap peningkatan kemampuan memahami konsep siswa pada permesinan mesin bubut. Model Blended Learning menggambarkan perpaduan pembelajaran secara tatap muka dan online secara harmonis dan melebur sesuai dengan dua lingkungan pembelajaran yang berbeda potensi . Aplikasi WhatsApp Messenger merupakan aplikasi pertukaran pesan lintas platform pada ponsel yang menggunakan paket data internet, memiliki fitur auto sync to phone addres book sehingga pengiriman pesan tak terbatas pada alamat kontak ponsel yang menggunakan aplikasi WhatsApp. Metoda yang digunakan quasi-experiment dengan desain penelitian one group pretest-postest. Instrument yang digunakan termasuk pretest dan postest kemampuan memahami konsep mesin bubut dan lembar observasi. Diukur dari pencapaian nilai KKM (70) pada materi teknik permesinan bubut . Hasil perhitungan uji t diperoleh t-hitung = 2,21 selanjutnya dibandingkan dengan table dengan derajat kebebasan db = n-2 = 14 -2 =12 .Jika dk = 12 dan taraf kesalahan atau taraf signifikasi (alpha) sebesar 5% dengan taraf keberartian 95% pada uji pihak kanan, maka diperoleh harga t-tabel (0,95; 12) =2,18. Harga t-hitung = 2,21 > 2,18. Dapat disimpulkan, model Blended Learning dapat memberikan peningkatan yang signifikansi terhadap hasil belajar siswa materi teknik permesinan bubut kelas XI SMK Ma’arif 1 Sumedang tahun pelajaran 2020/2021.
PERFORMA PERTUMBUHAN DAN KELANGSUNGAN HIDUP POST LARVA UDANG VANAME (Litopenaeus vannamei) STADIA PL 4-10 DENGAN PEMEBERIAN Artemia sp. DAN PAKAN BUATAN Ginanjar; Nuhman; Subagio, Hari; Trisyani, Ninis
FISHERIES Jurnal Perikanan dan Ilmu Kelautan Vol 7 No 1 (2025): April
Publisher : Universitas Hang Tuah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30649/fisheries.v7i1.107

Abstract

Salah satu tantangan utama dalam produksi larva udang vaname adalah rendahnya kualitas post larva yang dihasilkan. Hal ini umumnya disebabkan oleh mutu dan kandungan nutrisi pakan yang belum dapat memenuhi kebutuhan optimal post larva. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui performa pertumbuhan dan kelangsungan hidup post larva udang vaname stadia PL 4-10 dengan pemberian pakan Artemia sp. dan pakan buatan powder, serta menentukan jenis pakan terbaik. Penelitian dilaksanakan pada bulan Mei di CV. Sumber Hatchery Bangka menggunakan metode eksperimental dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) tiga perlakuan dan lima ulangan, yaitu perlakuan A (pakan alami naupli Artemia sp. 100%), perlakuan B (pakan buatan powder 100%), dan perlakuan C (kombinasi pakan alami naupli Artemia sp. 50% dan pakan buatan powder 50%). Post larva ditebar dengan padat tebar 20 ekor/liter, total 10.000 ekor/bak. Parameter yang diamati meliputi pertumbuhan berat mutlak, pertambahan panjang mutlak, kelangsungan hidup, dan kualitas air. Data dianalisis menggunakan ANOVA dengan tingkat kepercayaan 95% dan uji lanjut Beda Nyata Terkecil (BNT). Hasil menunjukkan perlakuan C memberikan pertumbuhan berat mutlak tertinggi (0,009±0,001 g), berbeda nyata (p<0,05) dengan perlakuan A (0,008±0,001 g) dan B (0,007±0,001 g). Perlakuan C juga menghasilkan pertambahan panjang mutlak tertinggi (0,456±0,044 cm), berbeda nyata dengan perlakuan A (0,394±0,032 cm) dan B (0,386±0,047 cm). Kelangsungan hidup tertinggi diperoleh pada perlakuan A (96±0,038%), diikuti perlakuan B (95±0,025%) dan C (91±0,037%). Kualitas air selama penelitian dalam kisaran optimal sesuai SNI 8678-4:2021 untuk pemeliharaan post larva udang vaname. Kesimpulannya, pakan kombinasi memberikan hasil pertumbuhan terbaik, sedangkan pemberian pakan alami 100% menghasilkan kelangsungan hidup tertinggi.