Angka kelulusan uji kompetensi di Indonesia pada bulan Oktober 2025 berkisar 80%, dimana masih ada sekitar 20% mahasiswa yang mengalami kegagalan dalam uji kompetensi. Dampak kegagalan tidak hanya akan dirasakan oleh mahasiswa tapi juga akan berdampak pada menurunnya mutu sebuah institusi pendidikan. Strategi yang komprehensif untuk meningkatkan kelulusan mahasiswa dalam uji kompetensi sangat diperlukan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan memetakan strategi yang dapat digunakan untuk meningkatkan kelulusan mahasiswa keperawatan dalam uji kompetensi berbasis bukti. Desain penelitian ini adalah Scoping Review dengan pendekatan framework PCC (Population, Concept dan Context). Pencarian literatur dilakukan pada tiga database yaitu Scopus, Pubmed dan Wiley dengan kata kunci “Strategy AND NCLEX OR "Nursing Competency Test" AND Success” yang terbit di tahun 2020-2025. Seleksi Artikel dilakukan sesuai diagram PRISMA dengan hasil akhir 8 artikel yang akan di analisis. Strategi peningkatan kelulusan yang didapatkan adalah strategi akademik (penguatan kurikulum, bimbingan intensiif dengan metode coaching), strategi berbasis teknologi (menggunakan aplikasi untuk try out online dan chat GPT untuk latihan soal) dan strategi non akademik (budaya belajar dan lingkungan belajar). Integrasi seluruh strategi ini selaras dengan Cognitive Load Theory, dimana bertujuan untuk mengurangi beban kognitif mahasiswa selama dalam tahap persiapan menghadapi uji kompetensi.