Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Hukum dan Perlindungan Anak Terkait Hak Asasi Manusia dalam Kasus Tindak Pidana Pencabulan Anak di Bengkulu Utara Chichi Savitri
Jurnal Kajian Hukum Dan Kebijakan Publik | E-ISSN : 3031-8882 Vol. 2 No. 1 (2024): Juli - Desember
Publisher : CV. ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62379/5g9fcr67

Abstract

This study discusses "Case studies regarding criminal acts of sexual abuse against children in the North Bengkulu region, in 2023". This research was motivated by a number of confusing cases. Therefore, it is necessary to understand what drives sexual criminal behavior and how law enforcement attempts to address or minimize cases that reveal children. This type of research is normative juridical. The data source is secondary data. This data was taken from a report to the police on April 15 2023 regarding child molestation and same-sex molestation precisely in the jurisdiction of the North Bengkulu Police. From the research results, the cause of sexual abuse in North Bengkulu district, namely the cause of criminal acts of sexual abuse against minors in the jurisdiction of the North Bengkulu Police, is an internal factor (moral factor). Cancel. factors, education, sex, bad habits, etc.). External factors (economic factors, free social environment, opportunities). The crime of obscenity against minors in the jurisdiction of the North Bengkulu Police is caused by giving the perpetrator the opportunity to realize his own evil intentions, and does not allow him to control the consequences, especially the bad consequences of the perpetrator's own sexuality. help. The perpetrator's habit of wanting small children to satisfy his own desires. The way to overcome or minimize sexual violence in North Bengkulu is to take repressive action against perpetrators of violence against children, especially in accordance with applicable laws and regulations.
Patologi Sosial Akibat Penggunaan Smartphone Di Kalangan Remaja Di Era Modern Muhammad Fadhel Febriansyah; Chichi Savitri; Petra Alfa Almunziri; Yuanda Restu Putri Chalista; Wevy Efticha Sary
Jurnal Kajian Hukum dan Pendidikan Kewarganegaraan Vol. 2 No. 1 (2025): Oktober - Desember
Publisher : GLOBAL SCIENTS PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penggunaan smartphone di kalangan remaja pada era modern semakin meningkat seiring dengan perkembangan teknologi yang pesat. Fenomena ini membawa dampak signifikan tidak hanya dalam aspek positif seperti kemudahan komunikasi dan akses informasi, tetapi juga menimbulkan berbagai patologi sosial yang mengganggu fungsi sosial dan psikologis remaja. Penelitian ini mengkaji berbagai bentuk dari patologi sosial yang muncul akibat penggunaan smartphone secara berlebihan, seperti kecanduan digital, penurunan kemampuan interaksi tatap muka, serta peningkatan resiko gangguan mental seperti stres, kecemasan, dan depresi. Selanjutnya penelitian ini juga menyoroti dampak negatif pada produktivitas akademik dan pola perilaku remaja, termasuk munculnya perilaku agresif, cyberbullying, serta penyebaran konten negatif dan hoaks yang berkontribusi pada kerusakan moral dan norma sosial. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode normatif dengan studi literatur dan analisis terhadap data sekunder dari berbagai sumber terpercaya. Penelitian ini menyimpulkan perlunya implementasi strategi edukasi digital dan program pengawasan yang tepat guna untuk mengurangi dampak negatif smartphone, sehingga penggunaan teknologi dapat mendukung perkembangan remaja yang sehat secara sosial dan psikologis di era modern.