Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

AUTOKORELASI SPASIAL PREVALENSI BAYI BERAT BADAN LAHIR RENDAH DI PROVINSI JAWA TENGAH DAN JAWA TIMUR TAHUN 2022 Hariastuti, Dwi Ristiani; Anggondowati, Trisari; Makful, Martya Rahmaniati
Jurnal Manajemen Kesehatan Indonesia Vol 12, No 1 (2024): April 2024
Publisher : Magister Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jmki.12.1.2024.45-59

Abstract

Latar Belakang: Secara global, berat badan lahir rendah (BBLR) merupakan masalah kesehatan masyarakat yang signifikan. Prevalensi BBLR di Indonesia pada tahun 2022 sebesar 3,3%, dimana prevalensi BBLR di provinsi Jawa Tengah dan Jawa Timur melebihi prevalensi di Indonesia (5,1% di Jawa Tengah dan 4,1% di Jawa Timur). Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antar wilayah di Provinsi Jawa Tengah dan Provinsi Jawa Timur berdasarkan prevalensi BBLR pada tahun 2022. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan analisis spasial dengan jenis penelitian observasional, dimana unit analisisnya adalah kabupaten/kota. dan kota di Provinsi Jawa Tengah dan Jawa Timur dengan menggunakan data sekunder. Hasil: Penelitian menunjukkan bahwa secara global terdapat autokorelasi spasial positif dengan pola sebaran spasial mengelompok berdasarkan prevalensi BBLR (I = 0,224) dan secara lokal terdapat autokorelasi antara kabupaten/kota di Jawa Tengah dan Jawa Timur berdasarkan prevalensi BBLR (E(I) = - 0 ,0139). Kesimpulan: Intervensi program menurunkan prevalensi BBLR menyasar daerah hotspot yaitu Kabupaten Banjarnegara, Kebumen, Purbalingga, dan Wonosobo (Jawa Tengah) serta Kabupaten Probolinggo (Jawa Timur). Namun perlu juga adanya intervensi terhadap wilayah sekitar (tetangga).