Pamangin, Elsa Mangambe
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENYULUHAN ISPA HIPERTENSI DAN BAHAYA SAMPAH PADA MASYARAKAT LIKUPANG KAMPUNG AMBONG KECAMATAN LIKUPANG TIMUR Mangande, solideo; Kaunang, Wulan P J; Mamonto, Sitty Fatimah; Elvin, Jesika; Rondonuwu, Julia Elisabeth; Fitriana, Annisa Ranti Nur; Pamangin, Elsa Mangambe; Onsu, Hanna
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2024): SEPTEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i3.30349

Abstract

Seiring berjalannya waktu, masalah kesehatan terus meningkat dan kompleks. Infeksi Saluran Pernapasan (ISPA), Hipertensi dan Bahaya Sampah yang banyak diabaikan terus menerus menimbulkan berbagai penyakit. ISPA dan Hipertensi selalu menjadi penyakit yang termasuk ke dalam 10 penyakit terbanyak di Puskesmas Likupang Timur. Adapun prevalensi ISPA di Indonesia sebesar 9,0%, dan prevalensi Hipertensi sebesar 34,1% pada tahun 2018 dan terus mengalami peningkatan tiap tahunnya. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini berbentuk penyuluhan dengan memberikan pertanyaan kuesioner pre-test sebelum penyuluhan dan pertanyaan kuesioner post-test sesudah penyuluhan yang terkait dengan ISPA, Hipertensi dan Bahaya Sampah dengan judul Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA), Sampah dan Dampaknya, serta Cegah dan Kendalikan Penyakit Hipertensi dengan Perilaku CERDIK (Cek kesehatan rutin, Kurangi merokok, Jaga aktivitas, Diet seimbang, Istirahat cukup dan Kelola stress). Kegiatan ini merupakan bagian dari Praktik Belajar Lapangan (PBL) oleh Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Sam Ratulangi yang bertempat di Jaga II Likupang Kampung Ambong Kecamatan Likupang Timur. Kegiatan ini dilakukan pada hari Selasa, 25 Juli 2023 bertempat di Kantor Desa Likupang Kampung Ambong. Hasil yang diperoleh yaitu adanya peningkatan pengetahuan yang baik pada masyarakat setelah diberikan kuesioner post-test. Kesimpulan dari kegiatan ini yakni pelaksanaan penyuluhan membuat adanya peningkatan pengetahuan pada masyarakat terkait ISPA, Hipertensi dan Bahaya Sampah
HUBUNGAN ANTARA KELELAHAN KERJA SUBJEKTIF DENGAN PRODUKTIVITAS KERJA PADA PEKERJA DI PT. X KOTA BITUNG Pamangin, Elsa Mangambe; Sondakh, Ricky C.; Maddusa, Sri Seprianto
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 9 No. 3 (2025): DESEMBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v9i3.51291

Abstract

Produktivitas kerja dipengaruhi oleh berbagai faktor salah satunya yaitu kelelahan kerja. Kelelahan kerja dapat diukur secara subjektif dan objektif, dimana kelelahan kerja subjektif mengukur tentang perasaan kelelahan yang dialami oleh seorang pekerja baik merasakan kelelahan secara fisik, mental atau emosional berdasarkan persepsi pribadinya. Kelelahan kerja subjektif yang tidak ditangani dengan baik dapat memberikan dampak negatif baik terhadap individu maupun perusahaan. Karyawan yang mengalami kelelahan kerja subjektif cenderung menunjukkan penurunan motivasi, semangat kerja, komitmen, kepuasan kerja, terjadinya gangguan psikologis (seperti mudah stress dan depresi ringan), dan bahkan dapat menyebabkan kecelakaan kerja yang dapat berujung pada meningkatnya angka keluar-masuk karyawan (turnover) dan menurunnya tingkat produktivitas kerja (Pramono, 2025). Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui hubungan antara kelelahan kerja subjektif dengan produktivitas kerja pada pekerja di PT. X Kota Bitung. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif menggunakan metode survei analitik dengan desain penelitian cross sectional study, dilaksanakan di PT. X Kota Bitung dengan total sampling dari seluruh populasi pekerja bagian skinning sebanyak 58 pekerja. Pengukuran kelelahan kerja subjektif menggunakan kuesioner Industrial Fatigue Research Committee (IFRC) dan kuesioner produktivitas kerja. Hasil penelitian menggunakan uji korelasi Spearman Rank antara kelelahan kerja subjektif dengan produktivitas kerja diperoleh p value sebesar 0,002 dengan r = -0,390 menunjukkan nilai p <0,05. Kesimpulan yang didapatkan yaitu terdapat korelasi yang bermakna antara kelelahan kerja subjektif dengan produktivitas kerja pada pekerja bagian skinning di PT. X Kota Bitung dengan kekuatan hubungan cukup dengan arah korelasi negatif, artinya semakin tinggi kelelahan kerja subjektif maka semakin tidak produktif pekerja.