Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PERLINDUNGAN HUKUM BAGI KORBAN PEMERKOSAAN : DILEMA ABORSI Nabiila, Adzroo Atiiqoh Nur; Salsabilah, Alya; Tsabitah, Humairah Fahma; Zahra, Nasywa Athiyah; Wasir, Riswandy
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 4 (2024): DESEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i4.37812

Abstract

Kehamilan yang tidak diinginkan (KTD) akibat pemerkosaan memunculkan adanya dilema hukum dan etis yang cukup kompleks dan sensitif, terutama dalam hal keputusan untuk dilakukannya suatu tindakan aborsi. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya hak reproduksi perempuan dalam konteks hukum, sosial, dan moral serta untuk mendukung tindakan aborsi yang aman bagi korban pemerkosaan. Penelitian ini menggunakan metode literature review dengan mengidentifikasi lebih dari 100 artikel yang membahas perlindungan bagi korban pemerkosaan dan berkaitan dengan hukum aborsi. Setelah dilakukan seleksi berdasarkan relevansi dan kualitasnya, sebanyak 15 artikel yang memenuhi kriteria inklusi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun hukum aborsi di Indonesia memberikan ruang bagi korban pemerkosaan untuk melakukan aborsi, masih banyak perempuan merasa tidak memiliki pilihan nyata untuk mengakses hak tersebut. Hal ini diperburuk oleh pandangan masyarakat yang memandang aborsi adalah tindakan yang tidak bermoral. Stigma dan tekanan sosial inilah yang menyebabkan korban enggan untuk mencari dukungan hukum atau medis. Akibatnya, banyak korban mengalami trauma yang berkepanjangan karena tidak mendapatkan dukungan dan akses terhadap pelayanan kesehatan yang tepat waktu.  Kesimpulan dari penelitian ini menyoroti pentingnya peningkatan sosialisasi kebijakan, akses yang lebih baik terhadap pelayanan kesehatan, serta pendekatan yang lebih empatik dari tenaga kesehatan dalam memastikan pemenuhan hak reproduksi perempuan. Peningkatan pemahaman ini diharapkan dapat memperkuat kesadaran akan pentingnya akses yang adil terhadap pelayanan kesehatan reproduksi perempuan dan aborsi bagi korban pemerkosaan di Indonesia
Studi Literatur: Hubungan Minuman Manis Kemasan dengan Peningkatan Risiko Diabetes Melitus Pada Usia Muda Ahmad, Nasya Asifa; Febriyani, Giska Dwi Sari; Jaohar, Talitha Athazora; Tsabitah, Humairah Fahma; Tiaradewi, Raden Roro Mahira Kasya; Aryanto, Januar
Jurnal Dunia Kesmas Vol 14, No 4 (2025): Volume 14 Nomor 4
Publisher : Persatuan Dosen Kesehatan Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jdk.v14i4.21308

Abstract

Pemerintah Indonesia telah menetapkan batas konsumsi gula harian sebesar 50 gram dalam Permenkes No. 30 Tahun 2013. Namun, kenyataannya konsumsi gula masyarakat, terutama dari minuman manis kemasan, masih melebihi batas tersebut. Hal ini berdampak langsung pada peningkatan kasus diabetes, termasuk pada anak-anak. Penelitian ini bertujuan mengkaji hubungan antara konsumsi minuman kemasan tinggi gula dengan risiko diabetes dini, serta memahami prevalensinya di kalangan anak muda. Penelitian ini merupakan studi literatur dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Data diperoleh melalui analisis berbagai artikel ilmiah dari basis data terindeks seperti Google Scholar, ScienceDirect, PubMed, Springer, GARUDA, dan Neliti. Literatur dipilih berdasarkan kriteria inklusi dan kriteria eksklusi. Hasil/temuan penelitian menunjukkan bahwa konsumsi minuman kemasan tinggi gula berdampak serius terhadap kesehatan, terutama dalam memicu obesitas dan meningkatkan risiko resistensi insulin. Pemerintah dapat melakukan upaya pencegahan melalui promosi kesehatan yang dilakukan secara menyeluruh terutama di tingkat sekolah dasar dan menengah. Penelitian ini bisa digunakan sebagai dasar untuk mengembangkan intervensi edukatif dan regulasi pemerintah guna menekan konsumsi gula berlebih melalui literasi gizi, pengawasan produk, serta promosi gaya hidup sehat di kalangan generasi muda.