Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Stimulating Children's Independence from an Early Age Through Semada Activities faizah, Khoirul; Ismaiyah, Nurul; Hotiati, St.; Muammaroh, Faiqotul; Aini, Selfi Yatul; Sa'diyah, Halimatus
BUHUTS AL ATHFAL: Jurnal Pendidikan dan Anak Usia Dini Vol 4, No 2 (2024)
Publisher : UIN Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24952/alathfal.v4i2.13655

Abstract

This study examines the effectiveness of the SEMADA (One Day Night at RA Asy-Syuhada’ program in stimulating early childhood independence. The type of research uses a classroom astion research method, data were collected through systematic observation, steuctured interviews and comprehensive documentation of 72 students divided into four groups. The SEMADA program is a overnight activity at school with teacher assistance without the presence of parents which is carried out in a structured manner with a series of activities that have been designed. The implementation of the program includes the preparation, implementation, and evaluation phases with a focus on developing aspects of independence in daily activities. The results of the study showed a significant increase in indicators of child independence, including the ability to carry out personal activities, simple decision making, and emotional management. These finding indicate that the SEMADA program is effective as a strategy for stimulating early childhood independence in the context of formal education, especially in early childhood education.
Stimulating Children's Independence from an Early Age Through Semada Activities faizah, Khoirul; Ismaiyah, Nurul; Hotiati, St.; Muammaroh, Faiqotul; Aini, Selfi Yatul; Sa'diyah, Halimatus
BUHUTS AL ATHFAL: Jurnal Pendidikan dan Anak Usia Dini Vol 4, No 2 (2024)
Publisher : UIN Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24952/alathfal.v4i2.13655

Abstract

This study examines the effectiveness of the SEMADA (One Day Night at RA Asy-Syuhada’ program in stimulating early childhood independence. The type of research uses a classroom astion research method, data were collected through systematic observation, steuctured interviews and comprehensive documentation of 72 students divided into four groups. The SEMADA program is a overnight activity at school with teacher assistance without the presence of parents which is carried out in a structured manner with a series of activities that have been designed. The implementation of the program includes the preparation, implementation, and evaluation phases with a focus on developing aspects of independence in daily activities. The results of the study showed a significant increase in indicators of child independence, including the ability to carry out personal activities, simple decision making, and emotional management. These finding indicate that the SEMADA program is effective as a strategy for stimulating early childhood independence in the context of formal education, especially in early childhood education.
Strategi Pembelajaran Nilai-nilai Pancasila dalam Membentuk Karakter Cinta Tanah Air pada Anak Usia 5-6 Tahun Hotiati, ST.
BUHUTS AL ATHFAL: Jurnal Pendidikan dan Anak Usia Dini Vol 5, No 2 (2025)
Publisher : UIN Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24952/alathfal.v5i2.16065

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap strategi pembelajaran nilai-nilai Pancasila dalam membentuk karakter cinta tanah air pada anak usia 5–6 tahun di TK Quantum Cendikia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru menerapkan strategi pembelajaran yang menyenangkan dan sesuai dengan tahap perkembangan anak usia dini, melalui kegiatan pembiasaan, keteladanan, kegiatan tematik, serta penggunaan media pembelajaran visual dan interaktif. Anak-anak diajak mengenal dan menghayati nilai-nilai Pancasila melalui aktivitas seperti menyanyikan lagu kebangsaan, mengenal simbol negara, membuat karya seni bertema nasionalisme, serta mengikuti kegiatan yang berkaitan dengan peringatan hari besar nasional. Peran guru, dukungan kepala sekolah, keterlibatan orang tua, serta lingkungan belajar yang kondusif turut mendukung proses pembentukan karakter cinta tanah air. Strategi pembelajaran yang diterapkan tidak hanya membentuk pemahaman anak secara kognitif, tetapi juga membangun sikap dan perilaku yang mencerminkan kecintaan terhadap bangsa sejak dini.
Strategi Pembelajaran Nilai-nilai Pancasila dalam Membentuk Karakter Cinta Tanah Air pada Anak Usia 5-6 Tahun Hotiati, ST.
BUHUTS AL ATHFAL: Jurnal Pendidikan dan Anak Usia Dini Vol 5, No 2 (2025)
Publisher : UIN Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24952/alathfal.v5i2.16065

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap strategi pembelajaran nilai-nilai Pancasila dalam membentuk karakter cinta tanah air pada anak usia 5–6 tahun di TK Quantum Cendikia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru menerapkan strategi pembelajaran yang menyenangkan dan sesuai dengan tahap perkembangan anak usia dini, melalui kegiatan pembiasaan, keteladanan, kegiatan tematik, serta penggunaan media pembelajaran visual dan interaktif. Anak-anak diajak mengenal dan menghayati nilai-nilai Pancasila melalui aktivitas seperti menyanyikan lagu kebangsaan, mengenal simbol negara, membuat karya seni bertema nasionalisme, serta mengikuti kegiatan yang berkaitan dengan peringatan hari besar nasional. Peran guru, dukungan kepala sekolah, keterlibatan orang tua, serta lingkungan belajar yang kondusif turut mendukung proses pembentukan karakter cinta tanah air. Strategi pembelajaran yang diterapkan tidak hanya membentuk pemahaman anak secara kognitif, tetapi juga membangun sikap dan perilaku yang mencerminkan kecintaan terhadap bangsa sejak dini.