Imam Nugraha Albania
Mathematics Study Program, Universitas Pendidikan Indonesia

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Analisis kemampuan koneksi matematis siswa smp kelas VII pada materi sistem persamaan linear dua variabel ditinjau dari gaya belajar Silmi Ghaida; Siti Fatimah; Imam Nugraha Albania
Journal on Mathematics Education Research (J-MER) Vol 5, No 1 (2024): May
Publisher : Departemen Pendidikan Matematika, FPMIPA, UPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/j-mer.v5i1.78505

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pencapaian dan peningkatan kemampuan komunikasi matematis siswa dengan pendekatan saintifik yang mendapat model pembelajaran Problem-Based Learning lebih tinggi daripada siswa dengan pendekatan saintifik saja secara keseluruhan dan berdasarkan kategori KAM. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif menggunakan metode quasi experimental. Desain penelitian yang digunakan adalah Pretes-Postes non-equivalent group design. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa SMA kelas X di salah satu SMA yang berada di Kota Bandung dengan 2 kelas diantaranya menjadi sampel penelitian yang diambil dengan teknik purposive sampling. Instrumen yang digunakan adalah instrumen tes berupa soal kemampuan komunikasi matematis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) pencapaian kemampuan komunikasi matematis siswa dengan pendekatan saintifik yang mendapat model pembelajaran Problem-Based Learning lebih tinggi daripada siswa dengan pendekatan saintifik saja secara keseluruhan; 2) peningkatan kemampuan komunikasi matematis siswa dengan pendekatan saintifik yang mendapat model pembelajaran Problem-Based Learning lebih tinggi daripada siswa dengan pendekatan saintifik saja secara keseluruhan; 3) peningkatan kemampuan komunikasi matematis siswa dengan pendekatan saintifik yang mendapat model pembelajaran Problem-Based Learning lebih tinggi daripada siswa dengan pendekatan saintifik saja berdasarkan kategori Kemampuan Awal Matematis (KAM). Oleh karena itu, model pembelajaran Problem-Based Learning dapat diterapkan dalam pembelajaran matematika sebagai upaya untuk meningkatkan kemampuan komunikasi matematis siswa.
Function-Theoretic Operator Norm Inequalities: A Kosaki-type Generalization to Symmetric Probability Weights Albania, Imam Nugraha; Rosjanuardi, Rizky
CAUCHY: Jurnal Matematika Murni dan Aplikasi Vol 10, No 2 (2025): CAUCHY: JURNAL MATEMATIKA MURNI DAN APLIKASI
Publisher : Mathematics Department, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18860/cauchy.v10i2.36905

Abstract

Operator norm comparisons play a fundamental role in matrix analysis, yet existing proofs often depend on operator means or interpolation techniques. This study provides a function-theoretic approach to operator norm inequalities. It also extends the classical two-term Heinz comparison to multi-term averages with arbitrary symmetric probability weights. Our approach translates each operator norm comparison into a scalar condition. The condition is derived from functional calculus for the left and right multiplication operators. We examine positive-definiteness and infinite divisibility through Fourier-measure representations. We also use elementary closure properties. For positive operators and any unitarily invariant norm, the two-term Heinz symmetrization is dominated by the binomial average when the exponent differs from one-half by at most one divided by twice the number of terms. For general symmetric probability weights, domination occurs exactly when the exponent lies within a specific threshold. This threshold equals the smallest positive distance from the midpoint to any index carrying nonzero weight. The proposed function-theoretic framework yields necessary and sufficient thresholds to unify the binomial and general symmetric cases.
Order Ideals on Lexicographic Direct Sum of Three Totally Ordered Abelian Groups Latifah, Dian; Gozali, Sumanang Muhtar; Rosjanuardi, Rizky; Albania, Imam Nugraha
CAUCHY: Jurnal Matematika Murni dan Aplikasi Vol 9, No 1 (2024): CAUCHY: JURNAL MATEMATIKA MURNI DAN APLIKASI
Publisher : Mathematics Department, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18860/ca.v9i1.24116

Abstract

Order ideals play an important role in the study of abstract algebra, especially in the study of ordered groups. In this paper, we focus on the study of order ideals in lexicographic direct sums of totally ordered Abelian groups. We begin by examining the order ideals in the group of integers , and the group of real numbers  It is shown that there are no non-trivial order ideals in both groups. Next, we revisit the order ideals in the lexicographic direct sum of two totally ordered Abelian groups,  The only non-trivial order ideal of  is  Furthermore, our study extends to the lexicographic direct sum of three totally ordered Abelian groups:  and  We investigate the non-trivial order ideals in these structures. It is stated that the non-trivial order ideals of  are only  and  Furthermore, the non-trivial order ideals of  are only  and .Keywords: order ideal; lexicographic order; direct sum.
Ideal Urutan pada Jumlah Langsung Leksikografik dari Grup Abel Terurut Total R dan Z Eneng Riska Nuraeni; Imam Nugraha Albania; Rizky Rosjanuardi; Sumanang Muhtar Gozali
Limits: Journal of Mathematics and Its Applications Vol. 21 No. 1 (2024): Limits: Journal of Mathematics and Its Applications Volume 21 Nomor 1 Edisi Ma
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah LPPM Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Misalkan G1 = R ._lex Z dan G2 = Z ,_lex R adalah grup abel terurut total. Bentuk umum setiap subgrup dari G1 adalah G ,_lex nZ, sedangkan bentuk umum subgrup dari G2 adalah nZ ,_lex G dengan G merupakan subgrup dari R dan n adalah anggota dari himpunan bilangan asli atau nol (n e N U {0}). Tujuan dari paper ini adalah memperoleh gambaran mengenai ideal urutan tak trivial dari G1 dan G2. Metode yang digunakan diawali dengan menentukan subgrup-subgrup dari R dan Z, kemudian menjumlahkan langsung subgrup-subgrup dari R dan Z tersebut. Hasil penjumlahan langsung tersebut merupakan subgrup-subgrup tak trivial dari G1 dan G2. Selanjutnya dilakukan uji sifat pengawetan urutan dari setiap bentuk subgrup tak trivial dari G1 dan G2 tersebut. Dari metode tersebut diperoleh hasil bahwa satu-satunya ideal urutan tak trivial dari G1 adalah subgrup {0} ,_lex Z dan satu-satunya ideal urutan tak trivial dari G2 adalah subgrup {0} ,_lex R, meskipun setiap subgrup tak trivial dari R dan Z masing-masing tidak memiliki sifat pengawetan urutan. Kesimpulan pada paper ini adalah bahwa satu-satunya ideal urutan tak trivial pada R ,_lex Z adalah {0} ,_lex Z yang isomorfik dengan Z sebagai grup, sedangkan satu-satunya ideal urutan tak trivial pada Z ,_lex R adalah {0} ,_lex R yang isomorfik dengan R sebagai grup.