Mohd Fauzan
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGUATAN KECERDASAN SYARI’AH KE FADHILAH (AHKAM SYARI’AH KE MAKARIM SYARI’AH) (TEOLOGIS-SOSIOLOGIS) Mohd Fauzan
Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia Vol. 2 No. 4 (2023): Volume 2 No 4
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpion.v2i4.223

Abstract

Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui Penguatan Kecerdasan Syari’ah ke Fadhilah (Ahkam Syari’ah ke Makarim Syari’ah) (Teologis-Sosiologis). Metode yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan studi literature, studi yang dilakukan untuk menghasilkan yang berkaitan dengan topik pembahasan. Hasil makalah ini Ahkam al-syari’ah merupakan aturan yang diperuntukkan untuk manusia. Ahkam al-syari’ah dapat dikatakan sebagai apa-apa yang Allah tetapkan untuk hamba-hamba-Nya dan mengutus utusan dengan kitab-kitab untuk menyampaikannya dan untuk menunjukkan manusia kepada kebaikan akhlak, muamalah dan dalam hubungan dengan Sang Pencipta, dengan makna ini syari’ah bermakna agama secara keseluruhan yang mencakup dasar dan bagian-bagiannya. Makarim Syari’ah adalah suatu ungkapan terhadap sesuatu yang tidak akan menjauhkan diri dari sifat-sifat Tuhan yang terpuji seperti kebijaksanaan, kebaikan, murah hati, pengetahuan dan kepemaafan. Makarim Syariah menggambarkan suatu kondisi atau maqam yang dialami manusia dalam memperoleh kemuliayaan (nilai) dari ibadah-ibadah syariah yang dilakukan. Ahkam Syariah dan Makarim Syari’ah menunjukkan bahwa kedua konsep ini tidak dapat dipisahkan. Hal ini disebabkan seseorang tidak dapat memperoleh kesempurnaan pada dirinya atau Makarim Syari’ah selama ia tidak melaksanakan ibadah fardhu yang telah ditetapkan. Kedudukan ibadah fardhu sebagai prasyarat bagi Makarim Syari’ah. Makarim Syari’ah ini dapat dikatakan sebagai sesuatu yang sunat, fadl atau nafl yang merupakan nilai tambah terhadap yang fardhu
Desain Hadits Tarbawi dalam Aqidah Spritual dan Kurikulumnya Mohd Fauzan; Husti, Ilyas; Nurhadi, Nurhadi
Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia Vol. 3 No. 3 (2024): Volume 3 No 3
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpion.v3i3.300

Abstract

The aim of this research is to find out the spiritual aqidah curriculum and the curriculum contained in the hadith. The research method used is literature study because the research data comes from hadith books, books, journals and research results of researchers and Islamic scholars. The conclusion is; Aqidah education is an approach to religious education, meaning that the teachings of a particular religion are used as a source of inspiration to develop pedagogical theories or concepts and form spiritual aqidah education in clearly explained hadiths, namely faith in Allah SWT, faith in the angels of Allah SWT, faith in the books Allah, belief in Allah's Messengers, belief in the hereafter, belief in good and bad destiny are from Allah SWT (qada' and qadar).