Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Kontribusi Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) dalam Membentuk Perilaku Keagamaan Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Muara Bungo Hidayat, Husnil; Febrina Agustin, Reza; Azzahra, Chairunnisa
Sang Pencerah: Jurnal Ilmiah Universitas Muhammadiyah Buton Vol. 10 No. 3 (2024): Sang Pencerah: Jurnal Ilmiah Universitas Muhammadiyah Buton
Publisher : Lembaga Jurnal dan Publikasi Universitas Muhammadiyah Buton

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35326/pencerah.v10i3.5985

Abstract

IMM merupakan ORTOM dari Muhammadiyah khusus sebagai wadah mahasiswa. Penelitian ini bertujaun untuk melihat sejauh mana peran IMM dengan barbagai kegiatannya seperti (Darul Arqam Dasar) DAD dapat membentuk perilaku keagamaan di UMMUBA. Penelitian ini bertujuan mengetahui kontribusi Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) dalam membentuk perilaku keagamaan mahasiswa Universitas Muhammadiyah Muara Bungo. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif dengan menggunakan sumber data premier yang diambil melaluiĀ  kuesioner kepada Anggota IMM yag telah mengikuti DAD sebanyak 27 orang. Kuisioner berupa angket dengan 8 (delapan) pertanyaan dengan skala linkert. Hasil dari penelitian ini mengunggkapkan ada kiontribusi dari IMM dalam membentuk perilaku keagamaan dalam bentuk DAD, kajian keIslaman serta dari Impelentasi mata Kuliah Al Islam Kemuhammadiyahan. Melalui pegkaderan DAD IMM dan kajian kajian keislaman yang dilakukan dapat menjadi acuan serta implementasi dari kader IMM dalam perilaku keseharian baik itu didalam kampus maupu di luar kampus. kader-kader atau tenaga penggerak yang berkemampuan dan memiliki integritas yang kuat dalam mengemban misi Gerakan Muhammadiyah, sehingga diharapkan terjadi perubahan perilaku beragama dalam diri kader seusai mengikuti pengkaderan dan kajian keislaman sertaa memahami visi dan misi perjuangan Muhammadiyah.
Webinar Edukatif-Reflektif Sebagai Strategi Penguatan Literasi Digital Etis dan Berkelanjutan untuk Mendukung Sustainable Development Goals (SDGS) Nur, Delyardi; Febrina Agustin, Reza; Pratama Putra, Yuda
Jurnal Pengabdian Pendidikan Masyarakat (JPPM) Vol 7 No 1 (2026): Jurnal Pengabdian Pendidikan Masyarakat (JPPM) Vol.7 No 1 (Maret 2026)
Publisher : LPPM UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MUARA BUNGO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52060/jppm.v7i1.3925

Abstract

The rapid development of digital transformation brings great opportunities as well as serious challenges, especially related to the low level of ethical, inclusive, and sustainable digital literacy. Inequality of access, misuse of technology, and lack of critical public understanding of the digital space are the main problems that need to be overcome through a participatory educational approach. This community service activity aims to improve ethical and sustainable digital literacy. This community service activity is carried out through a cross-campus webinar series program designed to improve the digital literacy of students, young lecturers, and the general public. The method used is an educational-reflective approach that emphasizes active participation, critical dialogue, and the preparation of concrete action plans using the Digital Action Plan Canvas. The results of the activity showed a significant increase in knowledge, critical awareness, and participants' ability to formulate contextual and applicable digital strategies. Pre-test and post-test evaluations showed an increase in the average digital literacy comprehension score, while reflection through action plans strengthened participants' commitment to apply learning into real practice. In addition, this activity succeeded in expanding academic networks across institutions and building strategic collaborations that are oriented towards sustainability. The discussion shows that the educational-reflective webinar model is effective in addressing the digital literacy gap, supports the SDG 4 (quality education) and SDG 17 (global partnership) agendas, and can be replicated in various community contexts. With an adaptive, participatory, and collaborative approach, this activity makes a real contribution to improving ethical and inclusive digital literacy in supporting sustainable development.