ABSTRAK Pendidikan tinggi memegang peranan krusial dalam kehidupan, namun realitas saat ini menunjukkan adanya penurunan minat masyarakat untuk menempuh studi di universitas. Fenomena ini dipicu oleh rendahnya motivasi belajar serta pudarnya keyakinan bahwa pendidikan tinggi dapat menjadi sarana untuk mencapai kemajuan diri. Tujuan: kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan minat siswa dalam prospek kerja dari bidang administrasi kesehatan. Metode pelaksanaan pengabdian masyarakat adalah Penyuluhan dengan pendekatan Collaborative Service Learning yang mengintegrasikan teori perkantoran dengan praktik spesialisasi administrasi kesehatan. Hasil: Terdapat peningkatan pengetahuan siswa prospek kerja dalam bidang administrasi kesehatan pada kategori cukup tentang dan terdapat peningkatan sikap tentang minat siswa dalam melanjutkan pendidikan tingkat perguruan tinggi pada bidang administrasi kesehatan . Kesimpulan: Berdasarkan kegiatan pengabdian masyarakat di SMK Ma’arif Jakarta oleh siswa/Siswi Kelas XII pada jurusan Administrasi Perkantoran. Pengetahuan siswa tentang prospek kerja dalam bidang administrasi kesehatan setelah dilakukan penyuluhan yang berkategori cukup meningkat, ini sangat membantu mereka dalam menentukan karir masa depan. Kemudian dari segi sikap siswa tentang minat siswa dalam melanjutkan pendidikan tingkat perguruan tinggi pada bidang administrasi kesehatan juga tejadi peningkatan pada kategori cukup, yang berarti dapat menjadi jawaban atas tingginya kebutuhan tenaga administrator kesehatan. Kata Kunci: Kompetensi, Peluang Kerja, Administrasi Kesehatan. ABSTRACT Higher education held a crucial role in life, yet the reality at that time showed a decline in public interest in pursuing university studies. This phenomenon was triggered by low learning motivation and the fading belief that higher education could serve as a means to achieve self-improvement. Objective: This community service activity aimed to increase students' knowledge and interest in the job prospects of the health administration field. Method: The implementation method was counseling using a Collaborative Service Learning approach, which integrated office theory with specialized health administration practices. Results: There was an increase in students' knowledge regarding job prospects in health administration, reaching the "fair" category, and there was an improvement in students' attitudes concerning their interest in continuing higher education in the field of health administration. Conclusion: Based on the community service activities at SMK Ma’arif Jakarta conducted with Grade XII students majoring in Office Administration, the students' knowledge of job prospects in health administration increased to the "fair" category after the counseling, which significantly helped them in determining their future careers. Furthermore, in terms of attitude, students' interest in pursuing higher education in health administration also showed an increase in the "fair" category, which meant it could serve as a solution to the high demand for health administration personnel. Keywords: Competence, Job Opportunities, Health Administration.