Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Strategi Pengembangan Usaha Tani Ubi Cilembu secara Berkelanjutan Melbi Tanjung; Nida Amani Nurfadliela
Jurnal Jembatan Efektivitas Ilmu dan Akhlak Ahlussunah Wal Jama'ah Vol 4 No 01 (2023): Maret
Publisher : LPPM UNU CIREBON

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52188/ja.v4i01.398

Abstract

Efforts to develop sweet potato farming in Cilembu Village are a form of adaptation by farmers in facing reduced productivity of the Neerkom variety. This study aims to explain efforts to develop ecological, economic, and socio-cultural factors in order to create sustainable Cilembu sweet potato farming. This research was conducted using qualitative research methods. Data collection techniques were carried out using questionnaires, in-depth interviews with farmers, traders, researchers, and agricultural extension workers from the Sumedang District Agriculture Service, as well as observation and documentation. Development of ecological factors, namely plant age, adaptability, cultivation techniques, physical cassava, and taste of cassava. The development of economic factors includes land area, productivity, production costs, cassava prices, income, and market demand. Development of socio-cultural factors, namely the age of farmers, education, farming experience, and habits. These three factors are interrelated, in which implementation requires good coordination among relevant stakeholders, namely farmers, traders, credit institutions, agricultural extension workers, and agricultural researchers in order to be able to drive sustainable agricultural development, especially in rural areas.
Persepsi dan Partisipasi Mahasiswa dalam Pengelolaan Sampah di Sekolah Nida Amani Nurfadliela; Melbi Tanjung
Envirology Vol. 2 No. 1 (2024): ENVIROLOGY
Publisher : Universitas Persatuan Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65483/envirology.v2i1.206

Abstract

Permasalahan sampah terus meningkat seiring bertambahnya aktivitas manusia, termasuk di lingkungan sekolah. Sekolah memiliki peran strategis dalam menumbuhkan kesadaran dan perilaku pengelolaan sampah sejak dini melalui keterlibatan aktif siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persepsi dan partisipasi siswa dalam pengelolaan sampah di lingkungan sekolah serta mengkaji hubungan antara persepsi dan partisipasi tersebut. Penelitian dilaksanakan pada Juli–September 2023 dengan menggunakan metode campuran kualitatif dan kuantitatif. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner dan wawancara. Responden penelitian berjumlah 101 siswa, sedangkan informan terdiri atas empat siswa dan dua guru. Analisis data dilakukan secara deskriptif dan korelasional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa memiliki tingkat persepsi yang tinggi terhadap pentingnya pengelolaan sampah di sekolah, namun tingkat partisipasinya masih tergolong rendah. Selain itu, terdapat hubungan yang signifikan antara persepsi siswa dan partisipasi mereka dalam pengelolaan sampah sekolah. Temuan ini menunjukkan bahwa persepsi yang baik belum sepenuhnya terimplementasi dalam tindakan nyata, sehingga diperlukan strategi pengelolaan sampah sekolah yang lebih partisipatif untuk mendorong keterlibatan aktif siswa.
Penerapan Green Chemistry Berbasis Reach Pada Industri Kimia di Kabupaten Bandung Anna Novia Angelica; Melbi Tanjung
Envirology Vol. 2 No. 2 (2024): ENVIROLOGY
Publisher : Universitas Persatuan Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65483/envirology.v2i2.236

Abstract

Penggunaan bahan kimia yang tidak terkelola dengan baik dalam kegiatan industri berpotensi menimbulkan dampak negatif terhadap lingkungan, kesehatan manusia, dan keberlanjutan kehidupan, terutama apabila melibatkan bahan berbahaya dan beracun (B3). Konsep green chemistry merupakan pendekatan penting dalam mendorong penggunaan bahan kimia yang lebih ramah lingkungan, sementara kerangka regulasi REACH (Registration, Evaluation, Authorisation and Restriction of Chemicals) dapat dijadikan acuan dalam pengelolaan risiko bahan kimia di industri. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan prinsip green chemistry berbasis REACH pada sebuah industri kimia di Kabupaten Bandung (PT X Indonesia). Penelitian dilaksanakan pada November 2024 dengan metode deskriptif kualitatif. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam dengan informan kunci dari bagian Operation Manager, Research and Development, dan Product Stewardship, serta melalui observasi lapangan dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perusahaan telah menerapkan beberapa praktik green chemistry yang selaras dengan REACH, antara lain substitusi Alkylphenol Ethoxylate (APEO) dengan Ethoxylated Alcohol, eliminasi produk berbahan Aminoethyl Ethanolamine (AEEA), pembatasan penggunaan pelarut Hexylene Glycol, penggunaan Stearic Acid bersertifikat Roundtable on Sustainable Palm Oil (RSPO), serta pengaturan tahapan proses produksi. Integrasi penerapan green chemistry dengan kepatuhan terhadap regulasi REACH berkontribusi dalam meningkatkan keamanan penggunaan bahan kimia serta mendukung keberlanjutan lingkungan dan perlindungan kesehatan manusia.
Planning the Implementation of a 3R (Reduce, Reuse, and Recycle) Waste Management Facility for the Prevention of Waste-Related Diseases in Sukawening Village, Bandung Regency Allan Darma Putra Pramudita; Melbi Tanjung; Sri Ratna Wulan; Muhammad Anang Hadiat; Riska Septiana; Dita Septiani
Society : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 3 (2026): Mei
Publisher : Edumedia Solution

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55824/ntf0an28

Abstract

Waste generation in Sukawening Village has exceeded the capacity of the existing 3R (Reduce, Reuse, and Recycle) temporary waste management facility (TPS 3R), while current waste treatment practices still rely on open burning. Therefore, it is necessary to develop a plan for a TPS 3R facility capable of accommodating all household waste and reducing waste generation without the use of burning in Sukawening Village.The community service methodology employed in this study includes educational seminars on waste management, the promotion of a healthy environmental culture, and practical training on household-scale composting. In addition, a quantitative approach was applied to develop a feasible TPS 3R planning framework for Sukawening Village. The outcomes of this community service activity are expected to promote more environmentally friendly behavior among the community, enable households to reduce waste generation through composting practices, and provide a viable plan for the development of a TPS 3R facility in Sukawening Village.