Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Peningkatan Ragam Motif Batik Untuk Generasi Milenial Desa Cisaat, Kabupaten Subang Berutu, Meta; Usep Suhud; Henry Eryanto; Sri Indah Nikensari; Sri Zulaihati; Tresno Eka Jaya; Maulana Amirul Adha
Community : Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol. 3 No. 3 (2023): November : Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi - Studi Ekonomi Modern

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51903/community.v3i3.426

Abstract

Salah satu potensi Desa Cisaat yang turut menjadi perhatian Pemerintah Daerah Kabupaten Subang termasuk diantaranya adalah membatik. Membatik menjadi kegiatan yang difokuskan oleh pemerintah daerah setempat belakangan ini, hal ini dibuktikan dengan didirikannya rumah batik di Desa Cisaat. Pendirian rumah batik tersebut tidak lain sebagai bentuk realisasi atas tujuan pemerintah daerah untuk menjadikan Desa Cisaat sebagai desa wisata batik. Melalui rumah batik ini, sebagian besar penduduk mengasah keterampilan mereka dalam mengukir motif batik khas Desa Cisaat yang identik dengan kekayaan alam di lingkungan sekitar mereka. Ada pun melalui kesenian batik tersebut, nama Desa Cisaat pun berhasil unggul, bahkan hingga ke kancah internasional. Dalam penciptaan motif batik, sebagian besar warga terinspirasi dari kekayaan alam yang tersedia di Desa Cisaat, seperti perkebunan nanas dan teh. Motif-motif tersebut berhasil menarik daya beli masyarakat, khususnya wisatawan Desa Cisaat. Keunggulan diatas tidak lantas luput dari kekurangan yang ada, dengan ragam motif yang terbatas dengan objek yang itu-itu saja, dikhawatirkan kesenian batik Desa Cisaat akan mengalami kejenuhan. Untuk itu, kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk melakukan pendampingan terhadap komunitas Desa Cisaat, Kecamatan Ciater, Kabupaten Subang, dalam hal peningkatan ragam motif batik, terkhususnya untuk generasi milenial. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan untuk meningkatkan strategi media promosi untuk memasarkan kerajinan batik warga Desa Cisaat, melalui pemasaran digital, mengingat kondisi warga Cisaat yang masih minim pengetahuan akan hal tersebut. Kegiatan ini menargetkan luaran, diantaranya menciptakan ragam motif batik baru, berupa motif batik petani dan kesenian tradisional. Selain itu, luaran lainnya yaitu pendaftaran motif batik itu sendiri. Begitu juga melalui kegiatan pengabdian ini diharapkan pihak masyarakat desa dapat mengoptimalkan penggunaan media sosial sebagai media pemasaran, memahami tata cara pembuatan konten marketing yang unik, mampu mendesain brosur yang menarik untuk mempromosikan keunggulan desa, dan melibatkan influencer sebagai salah satu media promosi. Kata kunci: batik, desa Cisaat, milenial
Pengaruh Solvabilitas, Profitabilitas, Likuiditas, dan Biaya Operasional terhadap Book Tax Differences: Pada Perusahaan Properti dan Real Estate yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Periode 2022-2024 Badrus Agusandara; Tresno Eka Jaya; Hera Khairunnisa
Akuntansi dan Ekonomi Pajak: Perspektif Global Vol. 3 No. 2 (2026): Mei: Akuntansi dan Ekonomi Pajak: Perspektif Global (AEPPG)
Publisher : Asosiasi Riset Ekonomi dan Akuntansi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/aeppg.v3i2.2209

Abstract

This study examines how solvency, profitability, liquidity, and operating costs are affected by book-tax differences (BTD) among property and real estate companies listed on the Indonesia Stock Exchange from 2022 to 2024. One key indicator of financial reporting transparency is BTD, which reflects the difference between accounting and taxable income. This is particularly relevant for the property sector, which contributes Rp185 trillion to national tax revenue. The results of the study, conducted using the Random Effects Model panel data regression method with 93 observations from 31 companies, show that solvency (DER) has a significant effect on BTD, while profitability (ROA) also has a significant effect, indicating that companies with high profits tend to engage in more aggressive tax planning practices and financial reporting strategies. On the other hand, liquidity and operating costs do not have a significant impact on corporate tax reporting behavior. 98% of the variation in BTD can be explained by the model.