Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Implementasi Pasal 3 Ayat (2) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 Tentang Perkawinan dalamĀ  Pemberian Izin Poligami di Pengadilan Agama Giri Menang Nihayatuzzain; Fathoni, M. Yazid
Private Law Vol 5 No 3 (2025): Private Law Universitas Mataram
Publisher : Faculty of Law, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/mx3w4n16

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi Pasal 3 Ayat (2) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan dalam pemberian izin poligami di Pengadilan Agama Giri Menang serta mengidentifikasi kendala yang dihadapi dalam proses pengajuan izin tersebut. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum empiris dengan pendekatan normatif dan sosiologis. Data diperoleh melalui studi kepustakaan dan wawancara dengan pihak-pihak terkait di Pengadilan Agama Giri Menang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan Pasal 3 Ayat (2) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 dalam praktik di Pengadilan Agama Giri Menang telah berpedoman pada ketentuan normatif peraturan perundang-undangan dan Kompilasi Hukum Islam, serta mempertimbangkan faktor kemaslahatan dan keadilan bagi para pihak. Namun, dalam praktiknya masih terdapat kendala berupa kurangnya pemahaman pemohon mengenai persyaratan administratif, seperti tidak terpenuhinya surat pernyataan izin dari istri pertama dan surat kesiapan dari calon istri kedua, yang menyebabkan permohonan izin poligami tidak dapat dikabulkan. Penelitian ini menegaskan pentingnya peningkatan pemahaman hukum masyarakat mengenai prosedur dan syarat izin poligami agar pelaksanaannya sejalan dengan prinsip keadilan dan perlindungan hukum dalam perkawinan.
Transformasi Pola Kepemimpinan Kiai di Pesantren Salaf: Studi Kasus di Pesantren Salafiyyah Al-Muhsin Yogyakarta Nihayatuzzain
Jurnal Manajemen Pendidikan : Jurnal Ilmiah Administrasi, Manajemen dan Kepemimpinan Pendidikan Vol. 7 No. 2 (2025): October Issue
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jump.v7i2.86675

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji transformasi pola kepemimpinan kiai di lingkungan pesantren salaf, dengan fokus pada studi kasus di Pesantren Salafiyyah Al-Muhsin Yogyakarta. Berbeda dengan tipikal pesantren salaf yang cenderung otoriter dan terpusat, pesantren ini menerapkan model kepemimpinan yang lebih demokratis dan partisipatif di bawah pimpinan Kiai Nasrul Hadi. Kiai memberikan ruang musyawarah bagi santri dan pengurus dalam pengambilan keputusan strategis, seperti penentuan kitab kuning dan perencanaan kegiatan pesantren. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi kasus, melalui teknik observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gaya kepemimpinan partisipatif ini tidak hanya meningkatkan keterlibatan dan kemandirian santri, tetapi juga mendorong munculnya budaya dialog, penguatan kepemimpinan santri, serta keterbukaan pesantren terhadap teknologi digital. Transformasi ini membuktikan bahwa pesantren salaf dapat mengadopsi pendekatan modern tanpa kehilangan identitas keagamaannya.