Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pembagian Waris Anak Yang Mengganti (Memperbaiki) Jenis Kelamin Berdasarkan Hukum Perdata dan Hukum Islam MELI YANTI; Yanti, Meli; Wahyuningsih, Wiwiek
Private Law Vol 5 No 3 (2025): Private Law Universitas Mataram
Publisher : Faculty of Law, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/vgdme843

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kedudukan hukum dan pembagian waris terhadap anak yang melakukan pergantian atau perbaikan jenis kelamin dalam perspektif hukum perdata dan hukum Islam. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan, konseptual, dan perbandingan hukum. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam hukum perdata Indonesia, belum terdapat pengaturan secara eksplisit mengenai pergantian atau perbaikan jenis kelamin. Namun, berdasarkan Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan, operasi yang bertujuan mengubah identitas tidak diperbolehkan, kecuali bersifat rekonstruktif untuk perbaikan kelainan biologis. Selama tidak termasuk dalam kategori yang terhalang mewaris, individu yang melakukan perbaikan jenis kelamin tetap berhak menjadi ahli waris dan memperoleh bagian yang sama. Sementara itu, dalam hukum Islam, Fatwa MUI Nomor 03/MUNAS-VIII/MUI/2010 menegaskan bahwa pergantian jenis kelamin dalam kondisi normal hukumnya haram, sedangkan tindakan yang bersifat perbaikan (tashih) diperbolehkan. Dalam konteks kewarisan, individu yang melakukan perbaikan jenis kelamin memiliki hak waris berdasarkan jenis kelamin pascaoperasi, sedangkan bagi yang mengganti jenis kelamin dalam keadaan normal, penetapan kewarisannya tetap mengacu pada jenis kelamin semula.
PENERAPAN MEDEL PEER-REVIEW DALAM MEMBANGUN KETERAMPILAN MENULIS TEKS LAPORAN HASIL OBSERVASI SISWA DI SEKOLAH DASAR NEGERI 109/II DESA MANGGIS Pitriyani; Meli Yanti; Ahlia Ramadini; Dea Rahmadona; Rahmat Reziq Ramadhan; Sugeng Kurniawan
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 03 (2026): Volume 11 Nomor 03, September 2026 Public
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i03.59911

Abstract

This study aimed to describe the implementation of the peer-review model in developing students’ skills in writing observation report texts at SD Negeri 109/II Desa Manggis. The study was motivated by the low level of students’ writing skills, particularly in generating ideas, organizing sentences systematically, selecting appropriate vocabulary, and applying proper language conventions in writing observation report texts. This research employed a qualitative approach with a descriptive qualitative design. The research participants consisted of teachers and students involved in learning activities related to writing observation report texts. Data were collected through observation, interviews, and documentation, while data analysis followed the interactive model of Miles, Huberman, and Saldaña, which includes data reduction, data display, and conclusion drawing. The findings revealed that students’ writing skills still required intensive guidance, especially in idea development and vocabulary use. The implementation of the peer-review model was carried out through several stages, including teacher instruction, writing activities, exchanging written work among students, providing feedback by peers, and reinforcement from the teacher. Students generally showed positive responses toward the peer-review model, as reflected in their enthusiasm and active participation during the learning process. The peer-review model was found to improve the quality of students’ writing through revision processes based on feedback from both peers and teachers. In addition, the model enhanced students’ learning motivation, self-confidence, critical thinking skills, and collaborative abilities. The challenges encountered during the implementation included limited vocabulary, low reading interest, and differences in students’ writing abilities. These challenges were addressed through collaborative learning and continuous support from teachers and peers. Therefore, it can be concluded that the implementation of the peer-review model had a positive impact on students’ observation report writing skills and can serve as an effective alternative teaching strategy for improving writing literacy at the elementary school level.