Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Faktor Resiko Terjadinya Emesis Gravidarum Pada Ibu Hamil Trimester I Sari, Indah Dewi; Rauda, Rauda; Suwardi, Suyanti; Sormin, Leliana
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 4 No. 1: Desember 2024
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v4i1.6410

Abstract

Morning sickness merupakan kejadian umum yang dialami oleh 80% ibu hamil. Sindrom ini ditandai dengan seringnya muntah, penurunan berat badan, dan dehidrasi akibat kelaparan. Sindrom ini juga ditandai dengan ketonuria dan alkalosis akibat penurunan asam lambung HCL. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang berhubungan dengan terjadinya emesis gravidarum pada ibu hamil trimester pertama di Klinik Pratama Ar Razi tahun 2024. Penelitian ini merupakan survei analitik dengan pendekatan cross-sectional. Populasi penelitian adalah seluruh ibu hamil trimester pertama yang melakukan ANC antara bulan Januari sampai dengan Desember 2023. Total ibu yang diperiksa di Klinik Pratama Ar Razi tahun 2024 sebanyak 85 orang. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan data sekunder. Penelitian ini menggunakan analisis univariat dan bivariat dengan uji statistik chi-square. Hasil penelitian berdasarkan uji chi square secara definitif menunjukkan bahwa variabel usia memiliki nilai p sebesar 0,059 (<0,05), paritas memiliki nilai p sebesar 0,041 (<0,05) dan pekerjaan memiliki nilai p sebesar 0,002 (<0,05). Hal ini membuktikan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara usia, paritas dan pekerjaan dengan kejadian emesis gravidarum pada ibu hamil trimester pertama. Penelitian ini membuktikan bahwa usia, paritas dan pekerjaan memiliki hubungan terhadap kejadian emesis gravidarum pada ibu hamil trimester pertama di Klinik Pratama Ar Razi Tahun 2024. Tenaga kesehatan di klinik harus lebih peka terhadap ibu hamil. Sebaiknya melakukan kunjungan ANC secara rutin dan mengimplementasikan informasi yang diperoleh dari tenaga kesehatan untuk mencegah kejadian emesis gravidarum.
Analisis Faktor Resiko Terjadinya Emesis Gravidarum Pada Ibu Hamil Trimester I Di Klinik Pratama Rawat Inap Ar Razi Tahun 2024 Indah Dewi, Indah Dewi Sari; Rauda, Rauda; Suwardi, Suyanti; Sormin, Leliana
Excellent Midwifery Journal Vol. 8 No. 2 (2025): Volume 8 No. 2, Oktober Tahun 2025
Publisher : STIKes Mitra Husada Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55541/emj.v8i2.310

Abstract

Latar Belakang: Angka prevalensi emesis gravidarum di Indonesia mencapai 80%. Sindrom ini ditandai dengan frekuensi mual muntah yang tinggi, penurunan berat badan, serta dehidrasi yang dapat dikenali melalui ketonuria dan alkalosis akibat penurunan kadar asam HCL dalam lambung. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan kejadian Emesis Gravidarum Pada Ibu Hamil Trimester I. Metode: Jenis penelitian ini adalah survei analitik dengan menggunakan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian ini seluruh ibu hamil trimester I yang melakukan kunjungan ANC dari bulan Januari–Desember 2023 sebanyak 85 ibu yang ditemui di Klinik Pratama Ar Razi Tahun 2024. Pengambilan data menggunakan data sekunder. Analisa yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisa univariat dan bivariat dengan uji statistik chisquare. Hasil: Hasil penelitian berdasarkan uji chi square menunjukkan pada variable umur p-value 0,059 (<0,05), paritas p-value 0,041 (<0,05) dan pekerjaan p-value 0,002 (<0,05) yang berarti terdapat hubungan yang signifikan antara umur, paritas dan pekerjaan dengan kejadian Emesis gravidarum pada ibu hamil trimester I. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan adanya hubungan antara faktor risiko, yaitu umur, paritas, dan pekerjaan, dengan kejadian emesis gravidarum pada ibu hamil trimester I di Klinik Pratama Ar Razi Tahun 2024. Disarankan agar tenaga kesehatan di klinik lebih peka terhadap ibu hamil, mendorong mereka untuk secara rutin melakukan kunjungan ANC, serta menyampaikan informasi yang diperoleh dari petugas kesehatan guna mencegah terjadinya emesis gravidarum.