Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

PENGARUH AIR REBUSAN DAUN SIRIH MERAH TERHADAP PENURUNAN GEJALA FLUOR ALBUS PADA WANITA USIA SUBUR Syari, Mila; Harahap, Novy Ramini; Nasution, Pratiwi; Rauda, Rauda; Dwitari, Gita
Indonesian Trust Health Journal Vol 5 No 2 (2022): Indonesian Trust Health Journal
Publisher : Universitas Murni Teguh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37104/ithj.v5i2.102

Abstract

According to WHO, the number of women in the world in 2015 was 6.7 billion and those who had experienced fluoride albus were around 75%. Meanwhile, data from BPS in North Sumatra in 2014 shows that as many as 75% of women experience vaginal discharge, in Medan City as much as 45% of women experience vaginal discharge. The research objective was to determine the effect of red betel leaf boiled water on the reduction of fluor albus symptoms in fertile aged women at the Dolok Masihul Public Health Center in 2020. The research design was a Quasi Experiment with one group pre test post test without control. The total population was 35 respondents and the sample used purposive sampling as many as 35 respondents. The data used are primary and secondary data. Data analysis used univariate and bivariate using non-parametric using the Wilcoxon test. The results showed that there was an effect of Red Betel Leaf Boiled Water on the Decrease in Symptoms of Fluor Albus in Fertile Women with p value = 0.000 <0.05. The conclusion is that there is the effect of Red Betel Leaf Boiled Water on Decreasing Symptoms of Fluor Albus in Women of Fertile Age at Dolok Masihul Public Health Center in 2020. It is hoped that women couples of childbearing age will increase their knowledge about the benefits of red betel leaves and problems for women of childbearing age to maintain their health. especially for the reproductive section of mothers and for health workers to provide information on the importance of maintaining reproductive organs and applying betel leaf in caring for reproductive organs to the community, especially WUS. Abstrak Menurut WHO jumlah wanita didunia pada tahun 2015 sebanyak 6,7 milyar jiwa dan yang pernah mengalami flour albus sekitar 75%. Data BPS di Sumatera Utara tahun 2014 bahwa sebanyak 75% perempuan mengalami keputihan, di Kota Medan sebanyak 45% perempuan mengalami keputihan. Tujuan Penelitan untuk mengetahui Pengaruh Air Rebusan Daun Sirih Merah Terhadap Penurunan Gejala Fluor Albus Pada Wanita Usia Subur di Puskesmas Dolok Masihul Tahun 2020. Desain penelitian yaitu Quasi Eksperimen dengan one grup pre test post test without control. Jumlah populasi sebanyak 35 responden dan sampel menggunakan Purposive Sampling yaitu sebanyak 35 responden. Data yang digunakan dengan menggunakan data primer dan sekunder. Analisis data menggunakan univariat dan bivariat menggunakan non parametrik dengan uji wilcoxon. Hasil penelitian diperoleh ada pengaruh Air Rebusan Daun Sirih Merah Terhadap Penurunan Gejala Fluor Albus Pada Wanita Usia Subur dengan hasil p value =0.000 <0.05. Kesimpulan ada pengaruh Air Rebusan Daun Sirih Merah Terhadap Penurunan Gejala Fluor Albus Pada Wanita Usia Subur di Puskesmas Dolok Masihul Tahun 2020. Diharapkan kepada wanita pasangan usia subur untuk menambah pengetahuan tentang manfaat daun sirih merah dan permasalahan bagi wanita usia subur untuk menjaga kesehatannya, khususnya bagian reproduksi ibu dan untuk tenaga kesehatan agar memberi informasi pentingnya menjaga alat reproduksi dan mengaplikasikan daun sirih dalam merawat alat reproduksi kepada masyarkat khsususnya WUS.
PENGARUH AROMA TERAPI LEMON TERHADAP EMESIS GRAVIDARUM Harahap, Novy Ramini; Rauda, Rauda; Nasution, Pratiwi; Syari, Mila; Pitriana, Dewi
Indonesian Trust Health Journal Vol 5 No 2 (2022): Indonesian Trust Health Journal
Publisher : Universitas Murni Teguh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37104/ithj.v5i2.103

Abstract

One of treatments in handling emesis gravidarum is aromatherapy essential oils such as citrus oil (orange, grapefruit, mandarin, lime, bergamot and grapefruit) safe and soft to use at this time. Solution four drops of the oil of choice which you prefer in the 5ml/1 teaspoon of the oil base, pour the bath, or pour two drops on a cotton round to breathe when you feel nausea. The study aimed to determine the influence of Lemon Aromatherapy against Emesis Gravidarum in the Erna Wati Clinic in Labuhanbatu District 2020.The study was Quasi Experiment with research two group pretest posttest with control group. The population was all pregnant women at Erna Wati Clinic of 22 pregnant women in first Trimester of gestational age of 1-12 weeks. The sample was 22 first Trimester pregnant women of gestational age of 1-12 weeks. Analysis of data used univariate and bivariate using wilcoxon test. The results showed the frequency of emesis gravidarum before being given aromatherapy the majority of mothers experienced nausea and vomiting 6 times were 9 respondents (40.9%), and after being given aromatherapy the majority of mothers experienced nausea and vomiting 2 times were 15 respondents (58.2%) with the results of the Wilxocon test (p-value=0.000). Conclusion showed the Influence of Lemon Aromatherapy against Emesis Gravidarum found in Erna Wati Clinic in 2020. It is recommended to pregnant women in order to get additional knowledge about Lemon aromatherapy against Emesis Gravidarum by looking for information from either print media or electronic media. Abstrak Salah satu penanganan yang dilakukan untuk menangani emesis gravidarum adalah aromaterapi minyak esensial seperti minyak sitrus (jeruk, jeruk mandarin, limau, bergamot dan grapefruit) aman dan lembut saat digunakan. Larutan empat tetes minyak pilihan dalam 5 ml / 1 sendok teh minyak dasar, tuangkan pada bak mandi, atau tuangkan dua tetes pada kapas bulat untuk dihirup saat merasa mual. Tujuan penelitian untuk mengetahui Pengaruh Aroma Terapi Lemon terhadap Emesis Gravidarum di Klinik Bidan Erna Wati Kabupaten Labuhanbatu Tahun 2020. Desain penelitian adalah Quasi Experiment dengan penelitian two group pretest posttest with control group. Populasi dalam penelitian ini adalah keseluruhan ibu hamil yang ada di Klinik Bidan Erna Wati Kabupaten Labuhanbatu Tahun 2020 sebanyak 22 ibu hamil Trimester I usia kehamilan 1-12 minggu. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 22 ibu hamil Trimester I usia kehamilan 1-12 minggu. Analisa data menggunakan analisa univariat dan bivariat menggunakan uji wilcoxon. Hasil penelitian berdasarkan frekuensi emesis gravidarum sebelum diberikan aroma terapi mayoritas ibu mengalami mual dan muntah 6 kali sebanyak 9 responden (40,9%), dan sesudah diberikan aroma terapi mayoritas ibu mengalami mual dan muntah 2 kali sebanyak 15 responden (58,2%) dengan hasil uji wilxocon (p value = 0,000). Kesimpulan penelitian ini memperlihatkan bahwa ada Pengaruh Aroma Terapi Lemon terhadap Emesis Gravidarum di Klinik Bidan Erna Wati Kabupaten Labuhanbatu Tahun 2020. Disarankan kepada ibu hamil agar mendapatkan tambahan pengetahuan tentang Aroma Terapi Lemon terhadap Emesis Gravidarum dengan mencari informasi baik dari media cetak ataupun media elektronik.
Analisis Faktor Resiko Terjadinya Emesis Gravidarum Pada Ibu Hamil Trimester I Sari, Indah Dewi; Rauda, Rauda; Suwardi, Suyanti; Sormin, Leliana
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 4 No. 1: Desember 2024
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v4i1.6410

Abstract

Morning sickness merupakan kejadian umum yang dialami oleh 80% ibu hamil. Sindrom ini ditandai dengan seringnya muntah, penurunan berat badan, dan dehidrasi akibat kelaparan. Sindrom ini juga ditandai dengan ketonuria dan alkalosis akibat penurunan asam lambung HCL. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang berhubungan dengan terjadinya emesis gravidarum pada ibu hamil trimester pertama di Klinik Pratama Ar Razi tahun 2024. Penelitian ini merupakan survei analitik dengan pendekatan cross-sectional. Populasi penelitian adalah seluruh ibu hamil trimester pertama yang melakukan ANC antara bulan Januari sampai dengan Desember 2023. Total ibu yang diperiksa di Klinik Pratama Ar Razi tahun 2024 sebanyak 85 orang. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan data sekunder. Penelitian ini menggunakan analisis univariat dan bivariat dengan uji statistik chi-square. Hasil penelitian berdasarkan uji chi square secara definitif menunjukkan bahwa variabel usia memiliki nilai p sebesar 0,059 (<0,05), paritas memiliki nilai p sebesar 0,041 (<0,05) dan pekerjaan memiliki nilai p sebesar 0,002 (<0,05). Hal ini membuktikan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara usia, paritas dan pekerjaan dengan kejadian emesis gravidarum pada ibu hamil trimester pertama. Penelitian ini membuktikan bahwa usia, paritas dan pekerjaan memiliki hubungan terhadap kejadian emesis gravidarum pada ibu hamil trimester pertama di Klinik Pratama Ar Razi Tahun 2024. Tenaga kesehatan di klinik harus lebih peka terhadap ibu hamil. Sebaiknya melakukan kunjungan ANC secara rutin dan mengimplementasikan informasi yang diperoleh dari tenaga kesehatan untuk mencegah kejadian emesis gravidarum.
Pengaruh Aplikasi Pojok Remaja terhadap Pengetahuan Remaja tentang Kesehatan Reproduksi di SMA Muhammadiyah 01 Medan Syari, Mila; Harahap, Novy Ramini; Nasution, Pratiwi; Rauda, Rauda
MAHESA : Malahayati Health Student Journal Vol 4, No 12 (2024): Volume 4 Nomor 12 (2024)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mahesa.v4i12.15657

Abstract

ABSTRACT Adolescents are a rental group that must be given information about reproductive health, adolescents who are an active group using the Internet can be used to use the application to obtain information about adolescent health, 34.5% of adolescents are boys and 33.3% of adolescent girls start dating who have sexual intercourse and transmit sexual diseases. This study aims to determine weight loss in adolescents. The design of the study is a quasi-experimental design, with the One Group Pretest and Posttest designs. The population in this study was all eleventh-grade students in Muhammadiyah High School 01 Field of 63 students using total sampling techniques. The data used are primary data and secondary data. The data was analyzed using a t-test pair analysis test. Study results: The study results obtained a t-pair value of 6,740 and p-value=0.001, this proves p-value=0.001<α=0.05, then Ha was accepted and Ho was rejected, which means there was an influence of the Poker Application on adolescent knowledge about adolescent reproductive health. The behavioral signs of parents and minors can be well identified by parents. Keywords: Application “POKER” Knowledge Reproductive Health, Adolescents   ABSTRAK Remaja merupakan kelompok rentan yang harus diberikan informasi tentang kesehatan reproduksi, remaja yang merupakan kelompok aktif penggunaan internet dapat dimanfaat untuk menggunakan aplikasi untuk mendapatkan informasu tentang kesehatan remaja, 34,5% remaja laki laki dan 33,3% remaja perempuan mulai berpacaran yang bersiko melakukan seks pranikah dan menularkan penyakit sesksual. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh aplikasi pojok remaja terhadap pengetahuan remaja tentang kesehatan reproduksi pada remaja. Desain penelitian ini adalah quasi experimental designs, dengan rancangan One Group Pretest dan Posttest. Populasi dalam penelitian ini seluruh siswa kelas XI di SMA Muhammadiyah  01 Medan sebanyak 63 siswa dengan menggunakan teknik total populasi. Data yang digunakan adalah data primer dan sekunder. Data dianalisis dengan menggunakan uji analisis paired t-test. Hasil penelitian didapatkan nilai t-paired sebesar 6,740  dan p-value=0.001, hal ini membuktikan p-value=0.001< α=0.05, maka Ha diterima dan Ho ditolak, yang berarti ada pengaruh Aplikasi POKER terhadap pengetahuan remaja tentang kesehatan reproduksi remaja. Diharapkan Aplikasi POKER ini dapat dimanfaat dengan baik oleh remaja, keluarga serta dapat memberikan pemahaman yang baik sehingg siswa dapat memahaminya dengan benar Kata Kunci: Aplikasi “POKER” Pengetahuan Kesehatan Reproduksi, Remaja
PENINGKATAN KESEHATAN LANSIA BAHAGIA, KELUARGA SEJAHTERA MELALUI PENDEKATAN PROMOTIF DAN PREVENTIF Syari, Mila; Nurrahmaton, Nurrahmaton; Rauda, Rauda; Juliani, Sri; Harahap, Novy Ramini
EBIMA : Jurnal Edukasi Bidan di Masyarakat Vol 6 No 2 (2025): Ebima: Jurnal Edukasi Bidan di Masyarakat
Publisher : Jurusan Kebidanan Poltekkes Kemenkes Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Lansia merupakan individu yang berusia 60 tahun keatas yang mengalami proses penuaan yang ditandai dengan penurunan fungsi organ dan kerentanan terhadap penyakit. Jumlah lansia di Indonesia terus meningkat, sehingga diperlukan Upaya promotive dan preventif untuk menjaga kualitas hidup mereka. Salah satu tantangan yang dihadapi adalah rendahnya pengetahuan lansia terkait pola makan sehat,aktifitas fisik dan menajemen stress lanisa. Untuk mengurangi kesakitan dan meningkatkan kesejahteraan lansia di perlukan Upaya promotive dan preventif pada lansia untuk hidup lebih baik. Kegiatan pengabdian masyarakat ini merupakan implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi yang dilaksanakan di Desa Brahrang, Kecamatan Selesai, Kabupaten Langkat. Sasaran kegiatan adalah lansia sejumlah 41. Bentuk pengabdian dilakukan dengan memberikan informasi dan edukasi kepada lansia. Informasi tentang tentang pentingnya melakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin untuk mngurangi rasa kesakitan yang dialami, penyuluhan tentang asupan makanan yang bergizi, olahraga ringan yang dilakukan minimal satu minggu sekali dan manajemen stress untuk mengurangi beban hidup lansia. Pemeriksaan kesehatan lansia dapat dilakukan secara rutin melalui posyandu lansia yang diadakan puskesmas setempat untuk dapat memeriksakan tekanan darah, gula darah dan kolesterol, imunisasi lansia dan rujukan ke fasilitas kesehatan yang lebih lengkap jika diperlukan. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan pengetahuan lansia tentang gaya hidup sehat dan deteksi dini penyakit, serta meningkatnya kesadaran untuk melakukan pemeriksaan kesehatan rutin. Diharapkan intervensi ini dapat memicu perubahan perilaku dan meningkatkan derajat kesehatan lansia di desa tersebut.
EDUKASI GAYA HIDUP SEHAT DAN DETEKSI DINI PENYAKIT BAGI LANSIA Harahap, Novy Ramini; Rauda, Rauda; Nurrahmaton, Nurrahmaton; Juliani, Sri; Syari, Mila
EBIMA : Jurnal Edukasi Bidan di Masyarakat Vol 6 No 2 (2025): Ebima: Jurnal Edukasi Bidan di Masyarakat
Publisher : Jurusan Kebidanan Poltekkes Kemenkes Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Lansia merupakan kelompok usia yang sangat rentan terhadap penyakit tidak menular, sehingga diperlukan upaya promotif dan preventif untuk meningkatkan derajat kesehatannya. Di Indonesia, prevalensi hipertensi pada lansia usia ≥ 55 tahun mencapai hingga 55,2 %, dan prevalensi diabetes melitus pada kelompok lansia berkisar 6,29 %, di Kabupaten Langkat sendiri, data menunjukkan prevalensi hipertensi sebesar 26,36 %. Salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah melalui edukasi gaya hidup sehat dan deteksi dini penyakit. Kegiatan pengabdian masyarakat ini merupakan implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi yang dilaksanakan di Desa Pantai Cermin, Kecamatan Selesai, Kabupaten Langkat. Sasaran kegiatan adalah lansia sejumlah 35 orang. Bentuk pengabdian meliputi edukasi mengenai gaya hidup sehat (pola makan seimbang, aktivitas fisik teratur, manajemen stres) dan pemeriksaan deteksi dini (tekanan darah, gula darah). Metode pelaksanaan mencakup ceramah, diskusi interaktif, demonstrasi, dan praktik langsung pemeriksaan kesehatan. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan pengetahuan lansia tentang gaya hidup sehat dan deteksi dini penyakit, serta meningkatnya kesadaran untuk melakukan pemeriksaan kesehatan rutin. Diharapkan intervensi ini dapat memicu perubahan perilaku dan meningkatkan derajat kesehatan lansia di desa tersebut.
Analisis Faktor Resiko Terjadinya Emesis Gravidarum Pada Ibu Hamil Trimester I Di Klinik Pratama Rawat Inap Ar Razi Tahun 2024 Indah Dewi, Indah Dewi Sari; Rauda, Rauda; Suwardi, Suyanti; Sormin, Leliana
Excellent Midwifery Journal Vol. 8 No. 2 (2025): Volume 8 No. 2, Oktober Tahun 2025
Publisher : STIKes Mitra Husada Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55541/emj.v8i2.310

Abstract

Latar Belakang: Angka prevalensi emesis gravidarum di Indonesia mencapai 80%. Sindrom ini ditandai dengan frekuensi mual muntah yang tinggi, penurunan berat badan, serta dehidrasi yang dapat dikenali melalui ketonuria dan alkalosis akibat penurunan kadar asam HCL dalam lambung. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan kejadian Emesis Gravidarum Pada Ibu Hamil Trimester I. Metode: Jenis penelitian ini adalah survei analitik dengan menggunakan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian ini seluruh ibu hamil trimester I yang melakukan kunjungan ANC dari bulan Januari–Desember 2023 sebanyak 85 ibu yang ditemui di Klinik Pratama Ar Razi Tahun 2024. Pengambilan data menggunakan data sekunder. Analisa yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisa univariat dan bivariat dengan uji statistik chisquare. Hasil: Hasil penelitian berdasarkan uji chi square menunjukkan pada variable umur p-value 0,059 (<0,05), paritas p-value 0,041 (<0,05) dan pekerjaan p-value 0,002 (<0,05) yang berarti terdapat hubungan yang signifikan antara umur, paritas dan pekerjaan dengan kejadian Emesis gravidarum pada ibu hamil trimester I. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan adanya hubungan antara faktor risiko, yaitu umur, paritas, dan pekerjaan, dengan kejadian emesis gravidarum pada ibu hamil trimester I di Klinik Pratama Ar Razi Tahun 2024. Disarankan agar tenaga kesehatan di klinik lebih peka terhadap ibu hamil, mendorong mereka untuk secara rutin melakukan kunjungan ANC, serta menyampaikan informasi yang diperoleh dari petugas kesehatan guna mencegah terjadinya emesis gravidarum.