Irwan Amar
Unknown Affiliation

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Gambaran Implementasi Surat Ijin Kerja Aman (SIKA) pada Pekerjaan Ketinggian PT. Green Diamond Indonesia (GDI) pada Proyek Instalasi Base Transceiver Station (BTS) di Wilayah Sulawesi Selatan Tahun 2025 Asran, Asran; Muh. Rusdi; Karlina Bte Muhammad; Irwan; Irwan Amar; Adi Hermawan
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 4 No. 2: Februari 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v4i2.7776

Abstract

SIKA adalah dokumen resmi yang dikeluarkan oleh pihak berwenang dalam proyek untuk memastikan bahwa pekerjaan dilakukan sesuai dengan standar keselamatan yang berlaku. Penelitian ini membahas gambaran implementasi Surat Ijin Kerja Aman (SIKA) pada pekerjaan ketinggian PT. Green Diamond Indonesia (GDI) pada proyek instalasi base transceiver station (BTS) di wilayah sulawesi selatan tahun 2025. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari identifikasi pembuatan SIKA dan analisis implementasi SIKA di PT. Green Diamond Indonesia. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif. Metode yang digunakan ialah observasi. Data hasil observasi disajikan dalam bentuk naratif. Hasil penelitian ini adalah bahwa yang terlibat dalam pembuatan SIKA peminta ijin yaitu atasan peminta ijin dari lingkungan PT. Green Diamond Indonesia. Pemegang ijin, adalah pelaksana pekerjaan baik dari pekerja atau mitra kerja ataupun kontraktor PT. Green Diamond Indonesia. Sedangkan analisis implementasi implementasi Surat Ijin Kerja Aman (SIKA) di PT. Green Diamond Indonesia dapat terlihat dari sisi keselamatan, penurunan jumlah insiden dan peningkatan efisiensi kerja.
Gambaran Keteraturan Penimbangan Balita di Posyandu Kecamatan Rumbia Kabupaten Bombana: An Overview of the Regularity of weighing toddlers at the Posyandu, Rumbia District, Bombana Regency Muhammad syafri; Sahdan Mustari; Irwan Amar
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 6 No. 1 (2023): January 2023
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v6i1.2959

Abstract

Latar belakang: Posyandu sebagai kegiatan peran serta masyarakat dengan tenaga pelaksanaanya para kader sukarela maka aktifitasnya terutama tergantung dari kemauan kader serta penerimaan masyarakat. Pemerintah hanya bersifat membantu dan membimbing, namun dewasa ini menunjukkan jumlah keterlibatan kader dalam kegiatan Posyandu menurun, hal ini berdampak pada menurunnya kegiatan Posyandu dan akhirnya menurunnya kunjungan ke Posyandu. Tujuan: Untuk mengetahui gambaran jenis pelayanan kesehatan yang diperoleh Balita pada pelaksanaan Posyandu Kecamatan Rumbia Metode: penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan menggunakan pendekatan survei untuk memperoleh informasi dan gambaran keteraturan penimbangan, aktivitas kader, akses masyarakat terhadap Posyandu dan jenis pelayanan di Posyandu Kecamatan Rumbia Kabupaten Bombana Hasil: Data yang sudah diolah disajikan dalam bentuk tabel kemudian dianalisis secara deskriptif untuk menggambarkan aktivitas kader, akses Posyandu, jenis pelayanan dan keteraturan penimbangan Balita di Posyandu Kecamatan Rumbia Kabupaten Bombana Kesimpulan: Keteraturan penimbangan Balita di Posyandu Kecamatan Rumbia Kabupaten Bombana menunjukan tidak teratur setiap bulan. Aktivitas kader Posyandu pada kegiatan Posyandu Kecamatan Rumbia menunjukan tidak aktif. Akses masyarakat terhadap Posyandu yang ada di Kecamatan Rumbia menunjukan bahwa posyandu mudah diakses.
Pengaruh Penyuluhan Kesehatan Terhadap Kemandirian Keluarga Merawat Penderita Tuberculosis Paru Program DOTS di Wilayah Kerja Puskesmas Hamadi Kota Jayapura : The Influence of Health Counseling on the Independence of Families in Care of Pulmonary Tuberculosis Patients DOTS Program in the Working Area of Hamadi Health Center, Jayapura City Adi Hermawan; Irwan Amar
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 6 No. 4 (2023): April 2023
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v6i4.3329

Abstract

Latar belakang: Di Papua, kasus Tuberculosis selama beberapa tahun terakhir cenderung mengalami peningkatan. Pada tahun 2017 terdapat sebanyak 2301 orang yang sembuh sebanyak 2085 orang atau 90,6 %. Tahun 2018 jumlah penderita Tuberculosis BTA (+) yang mendapat pengobatan sebanyak 3187 orang dan yang sembuh sebanyak 2764 orang atau 86,7 % sedangkan pada tahun 2019 jumlah penderita TBC BTA (+) yang mendapat pengobatan sebanyak 1620 orang atau 72,6 % (Dinkes Prov. Papua, 2019). Tujuan : Diketahuinya pengaruh penyuluhan kesehatan terhadap tingkat kemandirian keluarga dalam merawat penderita Tuberculosis Paru Program Direct Observed Short Course Treatment (DOTS) di wilayah kerja Puskesmas Hamadi Kota Jayapura. Metode : Desain penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah Quasi Experiment dengan menggunakan metode one group pretest-postest design yaitu penelitian yang menggunakan satu kelompok subyek, pengukuran dilakukan sebelum dan setelah pemberian perlakuan pada subyek. Perbedaan kedua hasil pengukuran dianggap sebagai efek perlakuan. Hasil: Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuissioner, observasi dan wawancara. Lembar kuissioner dianalisa berdasarkan jawaban yang benar disusun atas skala Guttman, untuk nilai kuissioner : Ya = 1, Tidak = 0, kemudian skor dijumlahkan dan hasilnya menunjukkan tingkat kemandirian keluarga. Kesimpulan: 1. Tingkat kemandirian keluarga dalam merawat penderita Tuberculosis Paru Program Direct Observed Short Course Treatment (DOTS) sebelum pemberian penyuluhan kesehatan tentang TBC Paru termasuk dalam tingkat kemandirian 2 (dua). 2. Tingkat kemandirian keluarga dalam merawat penderita Tuberculosis Paru Program Direct Observed Short Course Treatment (DOTS) setelah pemberian penyuluhan kesehatan tentang TBC Paru termasuk dalam tingkat kemandirian 4 (empat). 3. Terdapat pengaruh penyuluhan kesehatan tentang TBC Paru terhadap peningkatan kemandirian keluarga dalam merawat penderita Tuberculosis Paru Program Direct Observed Short Course Treatment (DOTS)
Pengaruh Promosi Kesehatan Isi Piringku terhadap Tingkat Pengetahuan Ibu dalam Pemberian Makan pada Balita di Wilayah Kerja Puskesmas Makkasau: The Effect of Health Promotion on the Contents of my Plate on Mothers' Level of Knowledge in Feeding Toddlers in the Makkasau Community Health Center Working Area Nanang Rahmadani; Sahdan Mustari; Irwan Amar
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 6 No. 10 (2023): October 2023
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v6i10.4188

Abstract

Latar belakang: Peningkatan pengetahuan dan kesadaran akan sikap dan tindakan seorang ibu dalam pemilihan makanan yang sehat bagi balita dapat dilakukan dengan program kesehatan masyarakat salah satunya dengan memberikan pendidikan kesehatan. Pendidikan kesehatan merupakan intervensi terhadap perilaku sebagai determinan kesehatan atau kesehatan masyarakat. Secara umum, pendidikan kesehatan bertujuan untuk mengembangkan perilaku individu, kelompok atau masyarakat agar mereka berperilaku hidup sehat Tujuan: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Pengaruh Promosi Kesehatan Isi Piringku Terhadap Tingkat Pengetahuan Ibu dalam Pemberian Makan pada Balita di Wilayah Kerja Puskesmas Makkasau. Metode: Jenis penelitian yang digunakan pada penelitian ini menggunakan metode deskriptif analitik dengan menggunakan desain penelitian eksperimen semu (Quasi Eksperimental) dengan metode pendekatan One Group Pretest Posttest Design Sampel pada penelitian ini yaitu ibu yang memiliki balita di wilayah kerja puskesmas Makkasau yang berjumlah 20 responden yang diambil dengan teknik purposive sampling Hasil: Berdasarkan hasil uji statistik diperoleh nilai ?-value = 0,000 yang berarti ada pengaruh Promosi Kesehatan Isi Piringku Terhadap Tingkat Pengetahuan Ibu Dalam Pemberian Makan Pada Balita di Wilayah Kerja Puskesmas Makkasau. Kesimpulan: Sebelum dilakukan promosi Kesehatan isi piringku, pengetahuan ibu balita sebagian besar kurang baik. Setelah dilakukan promosi Kesehatan isi piringku, pengetahuan ibu balita sebagian besar baik. Terdapat Pengaruh Promosi Kesehatan Isi Piringku Terhadap Tingkat Pengetahuan Ibu Dalam Pemberian Makan Pada Balita di Wilayah Kerja Puskesmas Makkasau.