Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

KEGIATAN MENUMBUHKAN JIWA KEPEMIMPINAN PADA ANAK MELALUI EDUKASI DIGITAL DI YAYASAN DOMYADHU LEBAK BULUS Adi Hermawan; Dedi Saputra; Dian Nur Fadhilah; Eva Sulistia Pratiwi; Ina Rakhma; Indah Herlina Farid; Lusiana Lusiana; Yulia Kristiana
PENGABDIAN SOSIAL Vol 2, No 1 (2022): JURNAL PENGABDIAN SOSIAL
Publisher : Universiitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (282.649 KB) | DOI: 10.32493/pbs.v2i1.18431

Abstract

ABSTRACT The purpose of implementing this PKM is to provide knowledge to children so that they can be more motivated to be more creative and independent in growing their leadership spirit through digital education. Discipline itself when it raises an independent and creative attitude in which children will be able to overcome various kinds of problems faced so as to grow the spirit of leadership itself.The method used in this PKM is the presentation method which aims to make the understanding of the growth of leadership spirit easily accepted by the children. And as a result of this PKM, we hope that the children can understand more about the definition of leadership and see examples of people around them who can be used as leaders so that they better understand what a leader is like so that they know that leadership is very important and can be started in activities. daily. Keywords: Leadership, Children, and Digital Education  ABSTRAK Tujuan dilaksanakannya PKM ini untuk memberikan pengetahuan kepada anak-anak agar mereka bias lebih termotivasi untuk lebih disiplin kreatif dan mandiri dalam menumbuhkan jiwa kepemimpinan melalui edukasi digital. Sikap disiplin sendiri kapan memunculkan sikap mandiri dan kreatif dimana anak-anak akan mampu mengatasi berbagai macam masalah yang dihadapi sehingga menumbuhkan jiwa kepemimpinan itu sendiri. Metode yang dipakai dalam PKM ini adalah metode presentasi dimana bertujuan agar pemahaman tentang penumbuhan jiwa kepemimpinan ini mudah diterima oleh anak-anak. Dan hasil dari PKM ini kami berharap anak-anak dapat lebih paham mengenai definisi kepemimpinan dan melihatcontoh orang sekitar yang bias dijadikan sosok pemimpin supaya mereka lebih mengerti seperti apa sosok pemimpin itu sendiri sehingga mereka tahu bahwa jiwa kepemimpinan sangat penting diterapkan dan bisa dimulai pada kegiatan sehari-hari. Kata Kunci: Kepemimpinan, Anak, dan Edukasi Digital
FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEAKTIFAN KADER DALAM KEGIATAN POSYANDU DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS TAMAONA KECAMATAN TOMBOLO PAO KABUPATEN GOWA Adi Hermawan
Jurnal Mitrasehat Vol. 9 No. 1 (2019): Jurnal Mitrasehat
Publisher : LPPM STIK Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51171/jms.v9i1.113

Abstract

Kader Posyandu merupakan warga masyarakat setempat yang di pilih dan ditinjau oleh masyarakat dan dapat bekerja secara suka rela. Tidak dapat di pungkiri bahwa hampir semua kegiatan pelayanan posyandu tidak akan berjalan dengan baik tanpa kehadiran kader sebagai tenaga sukarela.kader inilah sebenarnya yang menjadi rohnya posyandu karena lancar tidaknya penyelenggara kegiatan posyandu ditentukan sejauh mana kemampuan dan keaktifan kader melaksanakan fungsinya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan keaktifan kader dalam kegiatan Posyandu di Wilayah Kerja Puskesmas Tamaona Kecamatan Tombolo Pao Kabupaten Gowa tahun 2014. Desain penelitian yang digunakan adalah penelitian “Deskriptif Analitik “ dengan desain/rancangan Crossectional Study. Seluruh kader yang ada di puskesmas tamaona menjadi populasi sebanyak 90 orang kader. cara pengambilan sampel dengan tekhnik Purposive Sampling berjumlah 47 orang dengan menggunakan kuesioner untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan serta motivasi dengan keaktifannya dalam kegiatan posyandu dengan menggunakan Uji Chi-Square dengan bantuan sistem komputerisasi. Berdasarkan uji statistic diperoleh hasil penelitian sebagai barikut: ada hubungan antara pengetahuan dengan keaktifan kader dimana nilai p=0,48 <α = 0,05 sedangkan motivasi dengan keaktifan kader dalam kegiatan posyandu di peroleh nilai p=0,000 < α= 0,05. Kesimpulan penelitian ini adalah bahwa tingkat pengetahuan,dan motivasi mempunyai hubungan dengan keaktifan kader dalam kegiatan posyandu. Saran dari hasil penelitian Puskesmas Tamaona lebih meningkatkan pelatihan kesehatan bagi kader secara rutin untuk meningkatkan pengetahuan mereka agar termotivasi untuk selalu aktif dalam kegiatan posyandu.
Penyuluhan Kesehatan Upaya Pencegahan Penyakit Infeksi HIV/AIDS Pada Keluarga Kelurahan Batua Wilayah Kerja Puskesmas Batua Makassar Rachmat Ramli; Adi Hermawan
Jurnal Pengabdian Ilmu Kesehatan Vol. 2 No. 1 (2022): Maret: Jurnal Pengabdian Ilmu Kesehatan
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2915.919 KB) | DOI: 10.55606/jpikes.v2i1.327

Abstract

One of the main contributors to the global spread of HIV is migrant workers. The purpose of this community service is to determine whether the community's efforts, especially at the Batua Health Center, prevent HIV/AIDS in families at risk of HIV/AIDS. This research was conducted with a cross-sectional design with a quantitative approach. The study population was all patients who visited Batua Health Center, and 94 samples were taken. Data collection was carried out in August-September 2020. Data analysis included univariate and bivariate analysis. The results of this study indicate that individual characteristics, adolescent behavior p = 0.486, sources of information p = 0.680, knowledge p = 0.003, and attitudes p = 0.589 relationship with adolescent behavior toward HIV/AIDS. Knowledge with p = 0.865 shows no significant relationship between knowledge and risk behavior toward HIV/AIDS.
Peran Pancasila dalam Mendorong Keadilan Sosial bagi Karyawan di PT. Pharos Indonesia Anggun Dinianti; Sahdan Mustari; Muhammad Syafri; Adi Hermawan; Irwan Irwan; Asran Asran
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 4 (2024): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Sekolah Tinggi Pastoral Kateketik Santo Fransiskus Assisi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jpkm.v3i4.497

Abstract

This community service program aims to improve the understanding and application of Pancasila values, especially the fifth principle, in promoting social justice for employees. Through a series of socialization and discussion activities, this program focuses on employee awareness of the importance of social justice in the work environment. The results of this activity show an increase in employee understanding of the application of Pancasila values ​​in work relationships, which is expected to create a fairer and more harmonious work atmosphere. This program emphasizes that the application of Pancasila values ​​in the world of work is a strategic step to realize social justice for all employees.
Hubungan Penggunaan Popok Bayi dan Perilaku Ibu terhadap Kelainan Kulit pada Bayi 0-12 Bulan di Desa Tobadak II Mamuju Tengah Provinsi Sulawesi Barat Asmiana Saputri Ilyas; Adi Hermawan; Muhammad Syafri
Jurnal Mitrasehat Vol. 12 No. 1 (2022): Jurnal Mitrasehat
Publisher : LPPM STIK Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51171/jms.v12i1.326

Abstract

Popok bayi merupakan alat yang digunakan dan diciptakan untuk menyerap urine dan menampung feses yang didesain untuk menjaga kulit tetap kering sehingga terhindar dari pakaian, tempat tidur dan lingkungan sekitar bayi secara langsung. Popok bayi terdiri dari dua jenis yaitu popok kain dan popok sekali pakai, yang pada proses pembuatannya memiliki perbedaan. Pada proses pembuatan popok sekali pakai ada proses pemutihan dengan menggunakan bahan kimia seperti klorin, yang berbahaya jika perilaku ibu dalam penggunaannya tidak benar karena dapat menyebabkan kelainan kulit pada bayi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan penggunaan popok bayi dan perilaku ibu terhadap kelainan kulit pada bayi 0-12 bulan di Desa Tobadak II Mamuju Tengah Provinsi Sulawesi Barat. Jenis penelitian ini bersifat analitik kuantitatif. Populasi dan sampel responden adalah seluruh bayi 0-12 bulan yang menggunakan popok bayi yang berjumlah 64 orang. Metode pengukuran perilakunya menggunakan metode scoring dan untuk pengolahan data menggunakan analisis univariate dan bivariate. Data dianalisis secara deskriptif dalam bentuk tabel dan narasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat pengetahuan ibu yang sudah baik sebanyak 60,9%, sikap ibu yang baik 54,6%, tindakan ibu yang baik sebanyak 31,3%. Tidak ada hubungan yang signifikan antara pengetahuan ibu terhadap kelainan kulit pada bayi (p value= 0,648), tidak ada hubungan yang signifikan antara sikap ibu terhadap kelainan kulit pada bayi (p value= 0,256), namun ada hubungan yang signifikan antara tindakan ibu terhadap kelainan kulit pada bayi (p value= 0,045). Saran untuk semua ibu untuk berkonsultasi kepada tenaga kesehatan mengenai popok bayi yang sesuai dengan kondisi si bayi
Gambaran Implementasi Surat Ijin Kerja Aman (SIKA) pada Pekerjaan Ketinggian PT. Green Diamond Indonesia (GDI) pada Proyek Instalasi Base Transceiver Station (BTS) di Wilayah Sulawesi Selatan Tahun 2025 Asran, Asran; Muh. Rusdi; Karlina Bte Muhammad; Irwan; Irwan Amar; Adi Hermawan
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 4 No. 2: Februari 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v4i2.7776

Abstract

SIKA adalah dokumen resmi yang dikeluarkan oleh pihak berwenang dalam proyek untuk memastikan bahwa pekerjaan dilakukan sesuai dengan standar keselamatan yang berlaku. Penelitian ini membahas gambaran implementasi Surat Ijin Kerja Aman (SIKA) pada pekerjaan ketinggian PT. Green Diamond Indonesia (GDI) pada proyek instalasi base transceiver station (BTS) di wilayah sulawesi selatan tahun 2025. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari identifikasi pembuatan SIKA dan analisis implementasi SIKA di PT. Green Diamond Indonesia. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif. Metode yang digunakan ialah observasi. Data hasil observasi disajikan dalam bentuk naratif. Hasil penelitian ini adalah bahwa yang terlibat dalam pembuatan SIKA peminta ijin yaitu atasan peminta ijin dari lingkungan PT. Green Diamond Indonesia. Pemegang ijin, adalah pelaksana pekerjaan baik dari pekerja atau mitra kerja ataupun kontraktor PT. Green Diamond Indonesia. Sedangkan analisis implementasi implementasi Surat Ijin Kerja Aman (SIKA) di PT. Green Diamond Indonesia dapat terlihat dari sisi keselamatan, penurunan jumlah insiden dan peningkatan efisiensi kerja.
PEMERIKSAAN STATUS KESEHATAN DAN PEMBAGIAN PAKET SEMBAKO Zulfitrawati, Zulfitrawati; Adi Hermawan; Asmiana Saputri Ilyas; Irmawati S; Sri Hariati Mustari; Rini Jusriani; Benny Leonard Panggabean
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT (JUPENGMAS) Vol 1 No 2 (2024): 10 Juni 2024
Publisher : CV. CAHAYA BINTANG CEMERLANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat dengan judul Pemantauan Status Kesehatan dan Pembagian Paket Sembako ini mendokumentasikan kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat di daerah tertentu. Kegiatan tersebut mencakup pemantauan kesehatan rutin, seperti pemeriksaan tekanan darah dan penimbangan berat badan yang dilakukan oleh tim medis sukarelawan. Selain itu, dalam rangka mendukung kebutuhan dasar masyarakat, tim juga membagikan paket sembako yang berisi bahan pangan pokok seperti beras. Program ini tidak hanya membantu meningkatkan kesehatan dan gizi masyarakat, tetapi juga mempererat hubungan antara tim pengabdian dengan komunitas setempat, serta memberikan edukasi tentang pentingnya menjaga kesehatan dan pola makan yang baik. Respon positif dari masyarakat menunjukkan bahwa kegiatan ini berhasil mencapai tujuannya dan memberikan dampak nyata dalam membantu meringankan beban hidup masyarakat.
Developing A Collaborative Governance Model for Stunting Reduction in Jeneponto Regency Adi Hermawan; Rifdan; Nurussyariah; Muhammad Nur Yamin
Journal of Indonesian Scholars for Social Research Vol. 6 No. 1 (2026): JISSR
Publisher : Cendekiawan Indonesia Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59065/jissr.v6i1.259

Abstract

Stunting represents a multidimensional human development challenge that requires cross-sectoral responses through sustained collaboration among diverse actors. Jeneponto Regency, as one of the regions with a relatively high prevalence of stunting, faces persistent difficulties in effectively integrating the roles of government institutions, communities, and non-governmental stakeholders. This study aims to develop a collaborative governance model for stunting reduction in Jeneponto Regency that strengthens coordination, policy integration, and program sustainability. Employing a qualitative approach with a case study design, data were collected through in-depth interviews, field observations, and policy document analysis involving local government officials, relevant sectoral agencies, village administrations, health professionals, community representatives, and development partners. Data were thematically analyzed using a collaborative governance framework that emphasizes initial conditions, institutional design, collaborative processes, and collaborative outcomes. The findings reveal that collaborative efforts in stunting reduction remain constrained by fragmented authority, uneven actor capacity, and underdeveloped mechanisms of communication and inter-organizational trust. Nevertheless, significant opportunities for strengthening collaboration exist through the facilitative role of local government, enhanced village-level engagement, and the utilization of integrated data systems to support evidence-based decision-making. This study proposes a collaborative governance model that prioritizes cross-sectoral role integration, institutional strengthening, and sustained community participation. The model is expected to contribute theoretically to the advancement of public administration scholarship and provide practical policy recommendations for local governments seeking to accelerate stunting reduction in an effective and sustainable manner.
Efektifitas Pelatihan APD Ramah Anak terhadap Peningkatan Pengetahuan dan Kepatuhan Penggunaan Masker dalam Pencegahan Penularan COVID-19 pada Siswa SD Marjinal di Kota Makassar: The Effectiveness of Child Friendly PPE Training on Increasing Knowledge and Compliance with the Use of Masks in Preventing the Transmission of COVID-19 in Marginal Elementary School Students in Makassar City Sulistyaningtyas, Nunik; Nanang Rahmadani; Adi Hermawan
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 5 No. 11 (2022): November 2022
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v5i11.2798

Abstract

Latar belakang: Masker dapat berfungsi secara efektif dalam pencegahan penularan COVID-19 jika mengerti cara pemakaian yang benar dan patuh dalam penggunaannya. Tujuan: untuk mengetahui efektifitas pelatihan APD ramah anak terhadap pengetahuan dan kepatuhan penggunaan masker dalam rangka pencegahan COVID-19 pada siswa SD Marjinal di Kota Makassar. Metode: Desain Penelitian ini menggunakan randomized pre test – post test with control group design. Sampel penelitian sebanyak 40 siswa dengan 20 siswa pada kelompok control dan 20 siswa pada kelompok eksperimen. Tehnik pengambilan sampel secara simple random sampling yaitu dengan melakukan pemilihan sekolah secara acak. Hasil: Analisis data menggunakan tehnik analisis Wilcoxon Signed Rank Test menunjukan adanya perbedaan pengetahuan dan kepatuhan penggunaan masker pada siswa SD Marjinal di Kota Makassar dengan nilai Asymp. sig > α 0.05. Nilai Asymp.sig untuk pengetahuan penggunaan masker pada kelas eksperimen = 0,125, sedangkan pada kelas kontrol nilai Asymp.sig = 0,356. Untuk kepatuhan penggunaan masker nilai Asymp.sig pada kelas eksperimen bernilai 0,186, sedangkan pada kelas control nilai Asymp.sig = 0,406. Maka H0 ditolak dan Ha diterima. Kesimpulan: bahwa pengetahuan dan kepatuhan siswa dalam penggunaan masker untuk mencegah penularan COVID-19 setelah diberikan pelatihan mengalami peningkatan. Pelatihan sangat efektif untuk meningkatkan pengetahuan dan kepatuhan siswa dalam penggunaan masker untuk mencegah penularan COVID-19.
Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Stunting pada Balita Usia 25-59 Bulan di Posyandu Wilayah Kerja Puskesmas Wonomulyo Tahun 2021: Factors Related to Stunting Incidence in Toddlers Aged 25-59 Months at Posyanduworking Area of Wonomulyo Puskesmas in 2021 Adi Hermawan; Fredy Akbar K
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 6 No. 1 (2023): January 2023
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v6i1.2990

Abstract

Latar belakang: Stunting masih menjadi permasalahan dalam masalah gizi dan tumbuh kembang anak di Indonesia. Stunting di Sulawesi Barat pada tahun 2019 sebesar 11,4%. Prevelensi stunting tertinggi berada di Kabupaten Polewali Mandar yaitu sebanyak 7,7% balita pendek dan 23,3% balita sangat pendek. Penyumbang angka stunting tertinggi adalah Puskesmas Wonomulyo dengan 549 balita. Diketahuinya faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian stunting. Tujuan: Mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian stunting pada balita usia 25-59 bulan di Posyandu Wilayah Kerja Puskesmas Wonomulyo Tahun 2021. Metode : Penelitian ini bersifat observasional dengan desain case control dengan menggunakan data sekunder dari buku KIA ibu dan data primer melalui wawancara. Variabel yang diteliti meliputi tinggi badan ibu, tingkat pendidikan ibu, status ekonomi, pemberian ASI eksklusif, berat lahir, dan jenis kelamin. Teknik pengambilan sampel menggunakan simpel rundom sampling. Jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 152 sampel yang meliputi 76 kelompok kasus dan 76 kelompok kontrol. Hasil: Hasil penelitian didapatkan variabel yang berhubungan dengan kejadian stunting adalah tinggi badan ibu p- value 0,015 (95% CI 1,495-40,012), pemberian ASI Eksklusif p-value 0,006 (95% CI 1,366 – 6,228), jenis kelamin p-value 0,002 (95% CI 1,590-7,312). Hasil analisis multivariat tinggi badan ibu memiliki besar risiko paling tinggi terhadap dengan kejadian stunting (p=0,015 OR=7,735, 95% CI=1,495-40,012) dan jenis kelamin merupakan faktor yang paling signifikan terhadap kejadian stunting p- value 0,002 (95% CI 1,590-7,312). Tinggi badan ibu merupakan faktor yang paling dominan dalam hubungannya dengan kejadian stunting. Kesimpulan: Semua variable dalam penelitian ini memiliki hubungan dengan kejadian stunting pada balita usia 25-59 bulan di Posyandu Wilayah Kerja Puskesmas Wonomulyo Tahun 2021.