Mengembangkan potensi anak salah satunya mengembangkan kemampuan fisik motorik yang bisa dikatakan penting dalam menentukan tumbuh kembang anak secara keseluruhan. Berdasarkan dari observasi yang telah peneliti lakukan terhadap 2 lembaga yaitu TK AL-ALIM dan TK ABA IV bahwa ada beberapa anak yang kurang tahu mengenai nama-nama buah atau sayur, penerapan kegiatan pembelajaran anak cenderung kurang semangat karena masih menerapkan kegiatan seperti menggunting, menempel dan kurang menarik pada penggunaan media dalam pembelajaran masih sederhana dan belum memiliki media atau permainan khusus yang mengasah fisik motorik. Berkaitan dengan permasalahan diatas, maka peneliti melakukan penelitian “Pengembangan Media Matras Labirin “BuSay” Untuk Menstimulasi Kemampuan Fisik Motorik Pada Anak Usia 5-6 Tahun”. Tujuan penelitian ini untuk menghasilkan media yang diuji kelayakannya dalam menstimulasi kemampuan fisik motorik anak untuk mendorong dan mengedukasi dalam kualitas teknis serta tampilan yang variatif. Selain itu, kelayakan media oleh dua ahli materi, dua ahli media, ahli pengguna dan hasil uji coba. Penelitian ini menggunakan metode penelitian dan pengembangan (RnD) dengan model pengembangan menurut teori Pramono (2019). Lembar validasi ahli materi, ahli media, dan ahli pengguna (guru) sebagai instrumen pengumpulan data yang kemudian dianalisis menggunakan skala linkert. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media Matras Labirin “BuSay” sangat layak dikembangkan yang dilihat dari presentase nilai 86% dari dua ahli materi, 89% dari dua ahli media dan 93% dari ahli pengguna (guru). Berdasarkan skala linkert, rata-rata total persentase nilai dari ahli materi, ahli media, dan ahli pengguna sebesar 89% dimana >82% ? 100%, sehingga media Matras Labirin “BuSay” termasuk dalam kategori sangat layak.