Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Terorisme Siber Dilingkungan Generasi Millennial Saat Pandemi Mahardhika, Dutasena; Cheryanti, Grace; Salim, Kelvin; Natania, Marleen
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 5 (2023): Innovative: Journal of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Di era digital sat in, terorisme siber menjadi ancaman yang semakin nyata. Generasi milenial merupakan pengguna aktif teknologi dan media sosial sehingga menjadikan mereka sasaran empuk berbagai bentuk terorisme siber. Kekhawatiran terhadap terorisme siber semakin meningkat di kalangan generasi milenial karena mereka menghabiskan lebih banyak waktu online selama pandemi COVID-19. Studi ini membahas dampak cyber terrorism terhadap generasi milenial selama pandemi dan kemungkinan langkah mitigasinya. Kami menganalisis berbagai taktik dan strategi yang digunakan ole kelompok teroris siber untuk mempengaruhi dan merekrut generasi milenial. Dalam konteks ini, kami juga membahas peran media sosial, penyebaran misinformasi, dan terorisme online. Temuan in menunjukkan pentingnya pendidikan digital dan kesadaran digital sebagai kunci pertahanan generasi milenial seta bagaimana generasi milenial dapat berperan aktif dalam mengidentifikasi, melaporkan, dan merespons ancaman terorisme siber. Dengan pemahaman yang lebih mendalam mengenai risiko dan tindakan pencegahan ini, generasi Milenial dapat berkontribusi dalam perang melawan terorisme siber selama dan setelah pandemi. Pemerintah juga mencegah Terorisme siber meluas dengan cara membentuk Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) Namun terorisme siber semakin menyebar luas dan mengintai generasi milenial, mempengaruhi pandangan dunia dan keterlibatan politik mereka. Artikel ini membahas dampak dampak terorisme siber pada generasi milenial dalam konteks pandemi global. Generasi ini terpapar risiko radikalisasi online, penyebaran propaganda ekstremis, dan serangan siber yang mengancam dan merusak privasi dan keamanan mereka.
Transformasi Kebijakan Penetapan Pajak Digital Lintas Negara dalam Perkembangan Sistem Perpajakan Indonesia Pasca Penerapan PMK Nomor 81/PMK.03/2024 S.T. Kansil, Christine; Natania, Marleen
QISTINA: Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol 4, No 2 (2025): December 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/qistina.v4i2.7554

Abstract

Perkembangan ekonomi digital global telah menimbulkan tantangan baru bagi sistem perpajakan nasional, khususnya dalam penetapan pajak atas transaksi digital lintas negara yang melibatkan pelaku usaha luar negeri. Perubahan pola transaksi tersebut menuntut reformasi kebijakan yang adaptif dan berbasis teknologi agar dapat menjamin keadilan dan kepastian hukum dalam pemungutan pajak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis transformasi kebijakan penetapan pajak digital lintas negara pasca penerapan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 81/PMK.03/2024 sebagai bagian dari perkembangan sistem perpajakan Indonesia. Metode penelitian yang digunakan ialah pendekatan yuridis normatif melalui analisis terhadap peraturan perundang-undangan, asas hukum, dan doktrin perpajakan modern. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PMK 81/PMK.03/2024 menghadirkan reformasi mendasar melalui digitalisasi administrasi perpajakan, penguatan basis data Coretax, dan penyederhanaan mekanisme penetapan pajak bagi pelaku usaha digital luar negeri. Transformasi tersebut tidak hanya memperkuat efektivitas pemungutan pajak lintas yurisdiksi, tetapi juga mencerminkan langkah strategis menuju sistem perpajakan yang transparan, akuntabel, dan berkeadilan.